Syarfaini Syarfaini, Syarfaini
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Insektisida Hayati Terhadap Nyamuk Aedes aegypti Saleh, Muhammad; Susilawaty, Andi; Syarfaini, Syarfaini; Musdalifah, Musdalifah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3, No 1 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insektisida hayati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan terbukti berpotensi untuk mengendalikan vektor, baik untuk pemberantasan larva maupun nyamuk dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti dan untuk mengetahui estimasi nilai Lethal Concentration (LC50) dari ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk betina Aedes aegypti umur 2-5 hari sebanyak 300 ekor yang dibagi ke dalam empat barrel uji yang masing-masing berisi 25 ekor nyamuk dengan perlakuan (0%, 15%, 30% dan 60%) serta ulangan sebanyak 3 kali dengan waktu pajanan selama 20 menit. Perhitungan total kematian nyamuk dilakukan pada jam ke-24 setelah perlakuan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa persentase rata-rata kematian nyamuk  pada konsentrasi 15% yaitu sebesar 25%, konsentrasi 30% yaitu sebesar 45%, dan konsentrasi 60% yaitu sebesar 62%. Hasil uji anova diperoleh bahwa p-value = 0,004 (p = <0,05) sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan yang signifikan pada jumlah nyamuk yang mati antar kelompok konsentrasi yang dibandingkan. Dan hasil uji probit diperoleh bahwa estimasi nilai Lethal Concentration (LC50) pada ektrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yaitu pada konsentrasi 40,087%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) efektif sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti. Diharapkan pada penelitian selanjutnya untuk menemukan formulasi insektisida dari ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dan praktis di masyarakat. Kata Kunci : Kulit Buah Jeruk Nipis, Insektisida Hayati, Nyamuk Aedes aegypti
Perilaku Personal Hygiene Terhadap Anak Jalanan di Kota Makassar Tahun 2016 Jusfaega, Jusfaega; Nurdiyanah, Nurdiyanah; Syarfaini, Syarfaini
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 2, No 3 (2016): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene is an action to maintain the cleanliness of oneself, welfare, physical and psychological to improve health. Street children is identified as a community that lack of attention to healthy behavior. This has resulted in disruption in their daily lives, especially personal hygiene needs. This study aims to determine the behavior of knowledge about personal hygiene, body image, social support, and the availability of street children in the city of Makassar in 2016. The design study is qualitative phenomenological approach. Determination of informants using purposive sampling technique. The collection of data through indepth interviews in the form of a dialogue of individuals using interview guide. The survey results revealed that there was some street children who already know but have not yet fully understood. Street children body image that they believe themselves to clothing that is used everyday, want to look attractive. The role of parents emotionally to street children who support children to always maintain personal hygiene and some parents actually indifferent and the support of volunteers in the information to street children. Besides supporting facilities in implementing good personal hygiene is still zero in a halfway house and save street child at home street children. Interest groups especially to a halfway house in order to provide a more focused attention on the importance of maintaining personal hygiene and provide guidance to street children for creativity that is worth selling as a source of income. Keywords : Personal Hygiene, Save Street Child, Street Children
Pengaruh Pelatihan Pengelolaan Sampah Terhadap Penurunan Volume Sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba Syarfaini, Syarfaini; Amansyah, Munawir; Khairunnisa, Khairunnisa
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3, No 1 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hingga saat ini sampah masih menjadi masalah serius di Indonesia. Perilaku dan kebiasaan masyarakat atau individu untuk mengelola sampah belum mengarah kepada perilaku yang positif seperti membuang sampah pada tempatnya. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengelolaan sampah terhadap penurunan volume sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba. Metode: kuantitatif, desain: Quasi-Eksperiment (eksperimen semu). Sampel sebanyak 30 responden, metode penarikan sampel: teknik purposive sampling. Hasil: Tingkat pemilahan dan pewadahan sampah responden sebelum pelatihan dalam kategori kurang dan setelah pelatihan dalam kategori baik. Rata-rata volume sampah rumah tangga setelah pelatihan lebih kecil dari rata-rata volume sampah sebelum pelatihan. Pemberian pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga berpengaruh terhadap penurunan volume sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba dengan nilai p=0,000. Diharapkan agar pemerintah setempat menyediakan kontainer sampah dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi maupun pelatihan pengelolaan sampah serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengelolaan sampah agar masyarakat dapat lebih meningkatkan partisipasinya dalam mengelola sampah. Kata Kunci : Pelatihan, Pengelolaan Sampah, Volume Sampah, Pemilahan, Pewadahan
Gambaran Konsentrasi Karbon Monoksida Dalam Darah (COHb) pada Mekanik General Repair Servis dan Suku Cadang Dealer Otomotif Makassar Basri, Syamsuryana; Mallapiang, Fatmawaty; Ibrahim, Irviani Anwar; Syarfaini, Syarfaini; Ibrahim, Hasbi; Basri, Syahrul
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3, No 3 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu komponen pencemar udara yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor yang berdampak menurunkan kualitas dan kenyamanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsentrasi karbon monoksida dalam darah mekanik general repair service dan suku cadang di PT. Hadji Kalla menurut umur, masa kerja, lama kerja, dan kebiasaan merokok. Jenis penelitian ini adalah field research kuantitatif dengan analisa laboratorium dalam darah Mekanik General Repair Service & Suku Cadang PT. Hadji Kalla Makassar dan menjadikan semua populasi sebagai sampel dengan jumlah populasi 23 orang. Responden dalam penelitian ini adalah mekanik bagian General Repair Service & Suku Cadang PT. Hadji Kalla Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanik yang memiliki konsentrasi Karbon Monoksida tidak memenuhi syarat yaitu pada umur 23-26 yaitu 4.21% sampai 8.97%. Mekanik yang memiliki masa kerja baru lebih banyak yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat, lama kerja mekanik yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat yaitu 8 jam kerja dibandingkan dengan bekerja selama 7 jam per hari dan kebiasaan merokok juga memdukung tingginya kadar CO dalam darah. Kesimpulan dari penelitian ini dari aspek kelompok umur tertinggi yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah tidak memenuhi syarat adalah kelompok umur 23- 26 tahun, Mekanik yang memiliki masa kerja baru lebih banyak yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat dibandingkan dengan masa kerja yang lama, mekanik yang perokok lebih banyak yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat dibandingkan dengan yang bukan perokok sedangkan Mekanik yang bekerja 8 jam per hari lebih banyak yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat dibandingkan yang bekerja 7 jam per hari.Kata Kunci : COHb, Karbon Monoksida, Pekerja
Pengaruh Pemberian Otak-Otak Rumput Laut (Eucheuma Spinosum) Subtitusi Ikan Kembung Banyar Terhadap Status Gizi Pada Siswa Gizi Kurang Di MIS DDI Ainus Syamsi Kecamatan Mariso Kota Makassar 2015 Syarfaini, Syarfaini; Nildawati, Nildawati; Kasmiati, Kasmiati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 7, Nomor 2, Tahun 2015
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/as.v7i2.1989

Abstract

Otak-otak rumput laut (Eucheuma Spinosum) subtitusi ikan kembung banyar adalah perpaduan rumput laut (Eucheuma spinosum) dan ikan kembung banyar yang dibuat menjadi produk otak-otak yang diperuntukkan sebagai makanan tambahan untuk siswa gizi kurang. Status gizi merupakan ekspresi dari keadaan keseimbangan atau perwujudan dari nutriture dalam bentuk variabel tertentu. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian otak-otak rumput laut (Eucheuma Spinosum) subtitusi ikan kembung banyar terhadap status gizi pada siswa gizi kurang di MIS DDI Ainus Syamsi Kecamatan Mariso Kota Makassar 2015. Metode: jenis penelitian kuantitatif Lapangan, desain analitik melalui pendekatan eksperimen semu. Responden sebanyak 34 siswa gizi kurang dimana 17 orang sebagai kasus dan 17 orang sebagai kontrol, tekhnik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil : Ada pengaruh status gizi pada kelompok kasus sebelum dan setelah dilakukan intervensi (p value=0,007). Tidak ada pengaruh status gizi pada kelompok kontrol sebelum dan setelah dilakukan intervensi (p value=0,582). Ada perbedaan rata-rata asupan energi sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada kelompok kasus p value=0,005) maupun pada kelompok kontrol (p value=0,017). Ada perbedaan rata-rata asupan protein sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada kelompok kasus (p value=0,001) maupun pada kelompok kontrol (p value=0,012). Ada perbedaan rata-rata berat badan kelompok kasus sebelum dan setelah dilakukan intervensi (p value=0,002), tidak ada perbedaan rata-rata berat badan kelompok kontrol sebelum dan setelah dilakukan intervensi (p value=0,422). 
Studi Penilaian Risiko Keselamatan Kerja di Bagian Boiler PT Indonesia Power UPJP Bali Sub Unit PLTU Barru Hasnah, Nur; Ibrahim, Hasbi; Syarfaini, Syarfaini
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 4, No 2 (2018): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan pembangkit listrik yang banyak digunakan di Indonesia yang memanfaatkan energi panas dari uap (steam) untuk memutar sudu turbin sehingga dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik melalui generator. Salah satu bagian terpenting dari sistem pembangkit listrik tenaga uap di Barru dan memiliki risiko tinggi mengalami ledakan dan kebakaran adalah boiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penilaian risiko keselamatan kerja yang ada di PT Indonesia Power UPJP Bali Sub Unit PLTU Barru khususnya di bagian boiler. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif observasional, dimana proses identifikasi risiko bahaya menggunakan worksheet HAZOPS untuk mengidentifikasi bahaya pada mesin di boiler dan JSA untuk mengidentifikasi tahapan pekerjaan di boiler. Proses analisis risiko menggunakan metode semi kuantitatif berdasarkan AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan nilai risiko keselamatan kerja pada mesin di boiler yang didapat dari worksheet HAZOPS tertinggi dengan risk rating yaitu very high adalah pertama risiko temperatur lebih pada kompenen cyclone, kedua risiko temperatur lebih pada kompenen superheater. Nilai risiko keselamatan kerja pada tahapan pekerjaan pemeliharaan di boiler yang didapat dari worksheet JSA tertinggi dengan risk rating adalah kebocoran pada safety valve pada aktifitas pengetesan safety valve. Saran pada penelitian ini adalah mengkomunikasikan kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi PLTU terkait kebijakan K3, menerapkan secara menyeluruh tentang Standart operational procedure atau SOP Keselamatan kerja, menerapkan secara menyeluruh tentang cara mengidentfikasi bahaya di tempat kerja dengan menggunakan JSA, pengawasan lebih terhadap peralatan atau mesin yang sering mengalami kerusakan/penyimpangan dan pengawasan lebih terhadap sistem pengaman pada boiler, dengan mengawasi jadwal pemeliharaannya agar sistem pengaman boiler bekerja secara baik sesuai dengan fungsinya. Kata Kunci : Boiler, JSA,HAZOP, Penilaian risiko, AS/NZS 4360:2004
PENGARUH PEMBERIAN BISKUIT UBI JALAR UNGU (Ipomea Batatas L. Poiret) TERHADAP STATUS GIZI KURANG PADA ANAK BALITA USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOMBA OPU A. Ibrahim, Irviani; Syarfaini, Syarfaini; Muslimah. N, Nur
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi kurang merupakan keadaan gizi seseorang dimana jumlah energi yang masuk lebih sedikit dari energi yang dikeluarkan, sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi, yang dinyatakan berdasarkan indikator BB/U dengan nilai z-score yaitu, -3 SD s/d <-2 SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit ubi jalar ungu terhadap status gizi kurang pada anak balita usia 12-36 bulan di wilayah kerja puskesmas Somba Opu. Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif lapangandengan desain non randomized pre-post controldesign melalui pendekatan quasi eksperimental.Jumlah sampel sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling.Metode Analisis menggunakan paired-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak  ada pengaruh status gizi pada kelompok intervensi (p=0.067)dan kelompok kontrol (p=0.137), ada pengaruh asupan energi pada kelompok intervensi (p=0.003)dan kelompok kontrol (p=0.008),tidak ada pengaruh asupan protein pada kelompok intervensi (p=0.529)dan kelompok kontrol (p=0.395),tidak ada pengaruh asupan vitamin C pada kelompok intervensi (p=0.122)dan kelompok kontrol (p=0.445),ada pengaruh asupan zat besi pada kelompok intervensi (p=0.030)dan kelompok kontrol (p=0.030),ada pengaruh berat badan pada kelompok intervensi (p=0.000)dan kelompok kontrol (p=0.000).Pemberian biskuit ubi jalar ungu dan biskuit tepung terigu belum mampu mengubah status gizi (BB/U) anak balita gizi kurang selama 30 hari ditandai dengan rata-rata nilai Zscorenya masih berada pada angka <-2 SD menandakan anak balita masih berada pada kategori gizi kurang. Jadi disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui durasi dan frekuensi yang efisien untuk pemberian intervensi guna mendapatkan hasil yang optimal. Kata Kunci : Gizi Kurang, anak batita usia 12-36 bulan, biskuit ubi jalar ungu, biskuit tepung terigu
Gambaran Pengelolaan Persediaan Obat di Gudang Farmasi RSUD Syekh Yusuf Gowa Satrianegera, Fais; Syarfaini, Syarfaini; Adha, Andi Syamsiah; Husain, Nurul Iwanah
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan yang diberikan rumah sakit sangat berpengaruh terhadap citra rumah sakit dan kepuasan pasien yang berkunjung kerumah sakit tersebut. Salah satu faktor yang berperan terhadap mutu pelayanan rumah sakit adalah pengelolaan obat yang dilakukan di rumah sakit. Pengelolaan obat perlu untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan obat (stock out), kelebihan obat (over stock), dan pembelian obat secara cito. RSUD Syekh Yusuf Gowa pernah terjadi kekosongan obat yang disebabkan oleh peningkatan jumlah pasien. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran manajemen pengelolaan persediaan obat di Gudang Farmasi RSUD Syekh Yusuf Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel pada  penelitian ini menggunakan Teknik Non Random (Non Probability) Sampling dengan metode purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Instalasi Farmasi, Penanggung Jawab Sediaan Obat dan BMHP, Pengelola Obat dan Pengelola BMHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan obat di gudang farmasi RSUD Syekh Yusuf Gowa sudah cukup efektif, tetapi ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kekosongan obat. Hal ini terlihat dari beberapa komponen Input (Sarana terutama gudang penyimpanan yang kurang representatif), Proses (ketidakkonsistenan terhadap penggunaan sediaan, perencanaan yang kurang teliti, suhu ruangan yang berubah-ubah mempengaruhi sediaan yang ada, keterlambatan pelaporan sediaan yang kosong dan kelalaian petugas yang mengakibatkan sediaan menjadi rusak dan expired) dan Output (sudah sesuai dengan kebutuhan). Diharapkan kepada Kepala Instalasi Farmasi RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk mempertimbangkan penambahan luas gudang farmasi yang dianggap belum cukup memadai, pengadaan pendingin ruangan yang sesuai dengan standar dan diharapkan kepada petugas gudang untuk lebih teliti dalam proses perencanaan sediaan untuk meminimalisir sediaan yang terlupa.
Pengaruh Pemberian Bakpao Abon Ikan Kembung Substitusi Rumput Laut Terhadap Status Gizi Ibu Hamil KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar Tahun 2015 Syarfaini, Syarfaini; Azriful, Azriful; Ibrahim, Irviani Anwar; Waris, Musyhirah
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 9, Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KEK adalah keadaan dimana ibu menderita keadaan kekurangan makanan yang berlangsung menahun (kronis) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan ibu dengan tanda-tanda/gejala antara lain badan lemah dan muka pucat (Depkes, 1995). Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Bakpao Abon Ikan Kembung Substitusi Rumput Laut, bakpao abon ikan kembung dan perbedaan keduanya terhadap status gizi ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Kassi Kassi Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain non randomized pre- post control design melalui pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria ibu hamil mengalami KEK ditandai dengan lingkar lengan       atas <23,5 cm, rentang umur 19-49 tahun, trimester II, tidak anemia dan mengalami penyakit infeksi serta bersedia mengkonsumsi Bakpao Abon Ikan Kembung Substitusi Rumput Laut dan bakpao abon ikan kembung sesuai saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bakpao Abon Ikan Kembung Substitusi Rumput Laut dan bakpao abon ikan kembung selama 30 hari meningkatkan rata- rata berat badan, lingkar lengan atas, dan asupan energi ibu hamil KEK. Tidak terdapat pengaruh pemberian Bakpao Abon Ikan Kembung Substitusi Rumput Laut dan bakpao abon ikan kembung terhadap status gizi ibu hamil KEK, yang ditandai dengan rata-rata lingkar lengan atas        masih <23,5 cm. 
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Garam Beryodium Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Pallengu Kabupaten Jeneponto Ibrahim, Irviani Anwar; Raodhah, Sitti; Syarfaini, Syarfaini; Syahraini, Syahraini
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 1, Tahun 2018
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yodium adalah zat gizi esensial bagi tubuh karena merupakan komponen dari hormon tiroid, yaitu tetraiodotironin (T4) atau tiroksin dan triiodotironin (T3) yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf serta fungsi neuromuskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan  pemanfaatan  garam  beryodium  rumah  tangga  di  Kelurahan Pallengu Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan dua tahap pengambilan, proses pertama  menggunakan  proporsional  random  sampling  setelah  itu  tahap  selanjutnya sampel dipilih secara acak dengan metode arisan. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 282 responden dari 961 populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pendidikan ibu (p=0.490) dan sikap ibu (p=0.0229) dengan pemanfaatan garam beryodium rumah tangga, sedangkan terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pengetahuan (p=0.001) dan harga garam (p=0.000) dengan pemanfaatan garam beryodium rumah tangga. Diharapkan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan ketersediaan garam beryodium di rumah tangga serta melakukan penyuluhan tentang pentingnya penggunaan garam beryodium sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan garam beryodium.