Dewi Marwati Nuryanti, Dewi Marwati
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI PETANI TERHADAP PUPUK ORGANIK DI KECAMATAN WALENRANG UTARA KABUPATEN LUWU UTARA Intisari, Intisari; Ayu, Srida Mitra; Rosnina, Rosnina; Nuryanti, Dewi Marwati
Journal TABARO Agriculture Science Vol 3, No 2: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.011 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v3i2.296

Abstract

Persepsi dapat mempengaruhi petani dalam mengambil keputusan pada kegiatan usahataninya.  Persepsi yang keliru atau negatif terhadap suatu produk akan menyebabkan sikap yang negatif, perilaku yang kurang bagus terhadap produk tersebut dan tentunya akan mempengaruhi pada keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan produk tersebut.  Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menganalisis persepsi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap pupuk organik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 258 orang petani padi yang ada di Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa persepsi petani terhadap pupuk organik adalah ramah lingkungan, tidak ada kandungan zat kimianya, harganya lebih murah,  mudah di dapat, mudah di buat, produk yang dihasilkan lebih banyak di cari orang, simbol dari gaya hidup yang sehat, harga dari produk yang dihasilkan lebih mahal, hasil yang banyak dalam jangka panjang, pupuk yang dianjurkan oleh pemerintah, harga dari produk yang dihasilkan mahal, produk yang dihasilkan lebih bergengsi, pupuk yang terbuat dari kotoran hewan dan bahan alami lainnya serta tidak mengandung bahan kimia, pupuk organik terbatas produksinya dan susah didapatkan apabila dibutuhkan dalam jumlah yang banyak sekaligus.  Dan tingkat persepsi petani terhadap pupuk organik adalah negatif (35,3).
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI POLA ROTASI TANAMAN PADI-JAGUNG MANIS DI DESA MULYASARI KECAMATAN SUKAMAJU Nuryanti, Dewi Marwati; Kasim, Niken Nur
Journal TABARO Agriculture Science Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.774 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mulyasari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara, pada bulan Juni-Agustus 2017, bertujuan untuk  mengetahui pendapatan usahatani pola rotasi tanaman padi-jagung manis. Desa lokasi penelitian  dipilih dengan sengaja dengan pertimbangan jumlah petani yang paling banyak mengusahakan pola rotasi tanaman tersebut. Responden dipilih secara acak sebesar 35%. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yaitu data yang diperoleh dari responden melalui wawancara dengan bantuan kuisioner dan observasi terhadap obyek yang diteliti, sedangkan data sekunder diperoleh dari Instansi yang terkait dengan penelitian ini. Penelitian ini mengunakan metode  analisa biaya dan pendapatan dengan rumus Pi=TRi-TCi, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C untuk mengetahi kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan usahatani padi adalah sebesar  Rp. 8.968.001,- per ha per musim tanam dengan R/C sebesar 2,35, pendapatan usahatani jagung manis adalah sebesar   Rp. 8.453.804,- per ha per musim tanam dengan R/C sebesar 1,8 dan usahatani pola rotasi tanaman padi- jagung manis-jagung manis adalah sebesar   Rp. 17.186.696,- per ha per tahun dengan R/C 2,01.
ANALISIS USAHA PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KAYU GERGAJIAN DI UD. SUMARNI KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA Nuryanti, Dewi Marwati
Journal TABARO Agriculture Science Vol 1, No 1: MEI 2017
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.588 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v1i1.4

Abstract

Utilization of waste lumber skin in addition to increasing revenue can also make efficient use of natural wood and wood folk and reduce environmental damage. Waste processing of lumber skin held in UD. Sumarni starting from procurement of raw materials, sawing, drying, sorting, packaging and marketing. Waste  lumber skin used as raw materials generally durian (Durio zibethinus) wood and some kind of small porous timber such as teak (Tectona grandis L.F), Uru (Elmerrillia sp), Jabon (Anthocephalus sp) with a minimum length of 1 (one) meter, a minimum thickness of 1.5 cm, and is not easily cracked / broken. Within a year the amount of Waste lumber skin than can be processed by UD.Sumarni as  many as 360 trucks equivalent to 5.184 sm. Of waste treatment is obtained revenue amounted to Rp. 890.400.000,- with a total cost of Rp. 744.530.000,- in order to obtain a gain of Rp. 145.870.000,- per year or Rp. 458.710,69 per m³ and break even point was 67.78 m³ or Rp. 188.190.476,19 per year. In order for the processing of  waste lumber skin got gain, then UD.Sumarni should result in the production of over 67,78 m³ per year or earn an income above Rp. 188.190.476,19 per year.
Pendekatan Perspektif Weber terhadap Tindakan Rasionalisme Pembuatan Perahu Pinisi Dwi Hastuti, Diah Retno; Mardia, Mardia; Nuryanti, Dewi Marwati; Ali, Muhammad Saleh; Demmalino, Eymal B.; Rahmadanih, Rahmadanih
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Fundamental Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.763 KB)

Abstract

Indonesia's maritime triumph from history to being written in a song lyric is not a question, especially its reliability in making Pinisi boats whose processes are full of local wisdom and cultural values reflected in everyday life. The research conducted in Bira Village, Bontobahari Sub-district, Bulukumba District in            May 2018 aims to examine the rationalism of making pinisi boats with Weber's perspective approach. The aim is to use qualitative methods with Weber's approach in the verstehen perspective. The findings show that the making of the Pinisi boat is still filled with mystical nuances of religion ranging from the determination of the day of manufacture to its launch in the sea even though the elements of modernization began to come in to streamline time and streamline costs as a form of rationality in acting, as in Weber's perspective, zwerk rational, werk rational, affectual action, and traditional actions
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI POLA TANAM JAGUNG MANIS-SAYURAN DI DESA KETULUNGAN KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA Nuryanti, Dewi Marwati; Rusida, Rusida; Kasim, Niken Nur; Nuraeni, Nuraeni
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.491 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.130

Abstract

Penelitian ini di laksanakan di Desa Ketulungan Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara, pada Juli  2017 sampai dengan Februari  2018, bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani pola tanam jagung manis-sayuran. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan jumlah petani yang paling banyak mengusahakan usahatani pola tanam jagung manis-sayuran yaitu sejumlah 244 petani. Responden dipilih secara acak sebesar 10% dari popolasi adalah 24 petani.  Data terdiri dari data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden melalui wawancara dengan berpedoman pada daftar pertanyaan serta observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yang berhubungan dengan penelitian ini. Penelitian mengunakan metode analisis biaya dan pendapatan dengan rumus Pi=TRi-TCi, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C untuk mengetahui kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukan.terdapat 4 macam pola tanam 1). Pola tanam jagung manis-kangkung-bayam sebanyak 83,33% dengan pendapatan sebesar Rp 6.982.867 dan nialai R/C Ratio 1,57; 2). Pola  tanam jagung manis-kacang panjang-timun sebanyak  8,33% dengan pendapatan sebesar Rp 9.868.386 dan nilai R/C Ratio 1,93; 3). Pola  tanam jagung manis-kacang panjang-paria sebanyak 4,17%  dengan pendapatan sebesar Rp 10.208.215 dan nilai R/C Ratio 1,96; 4). Pola tanam jagung manis-timun sejumlah 4.17% dengan pendapatan sebesar Rp 7.671.974 dan nilai R/C Ratio 1,86. Dari empat pola tanam tersebut yang memberi keuntungan yang paling baik adalah pola tanam jagung manis-kacang panjang-paria karena memiliki nilai R/C Ratio tertinggi yaitu sebesar 1,96. Ini berarti dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1,- akan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 1.98,-
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN (Studi Kasus Desa Balantang Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur) Nuryanti, Dewi Marwati; Ilsan, Mais; Ismail, Shelviana
Journal TABARO Agriculture Science Vol 3, No 1: MEI 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.058 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v3i1.202

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Balantang Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, pada Mei sampai Februari 2018, dengan tujuan mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan dan tingkat penyerapan pangan rumah tangga nelayan. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan penduduknya yang mayoritas nelayan berjumlah 604 KK. Responden dipilih secara acak sebesar 10% dari popolasi yaitu 60 KK. Data bersumber dari data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden melalui wawancara dengan berpedoman pada daftar pertanyaan serta observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yang berhubungan dengan penelitian ini. Penelitian mengunakan metode analisis pengukuran tingkat penyerapan pangan rumah tangga nelayan tipe agroekosistem pesisir. Hasil penelitian menunjukan: 1).  kondisi  sosial ekonomi rumah tangga nelayan adalah rata-rata responden berumur produktif ( 44 tahun), dengan rata-rata tingkat pendidikan SMP, rata-rata jumlah tanggungan keluarga terbanyak 4 orang serta rata-rata pendapatan Rp. 3.508.333,3,- di atas upah minimum Kabupaten (UMK) Luwu Timur 2017 yaitu Rp. 2.468.100,-; 2). Tingkat penyerapan pangan rumah tangga nelayan nilainya 140 tergolong tahan pangan (TP) dengan tingkat kecukupan energi  (TKE) nilainya 60 tergolong sangat tahan pangan (STP), tingkat kecukupan protein (TKP) nilainya 60 tergolong sangat tahan pangan STP), tingkat kecukupan vitamin A (TKVA) nilainya 5 tergolong sangat rawan pangan (SRP) dan penganekaragam pangan (PRP) nilainya 15 tergolong agak rawan pangan (ARP).
PENGEMBANGAN KOMODITI PERTANIAN SUBSEKTOR HORTIKULTURA SAYURAN DAN BUAH-BUAHAN KAWASAN ANDALAN KOTA PALOPO PROVINSI SULAWESI SELATAN Rusida, Rusida; Nuryanti, Dewi Marwati
Journal TABARO Agriculture Science Vol 4, No 1: MEI 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.586 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v4i1.362

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui komoditi unggulan sektor pertanian subsektor hortikultura sayuran dan buah-buahan yang menjadi basis produksi pada kawasan andalan Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan analisis LQ. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Sendana sangat unggul untuk komoditi bawang merah, Kecamatan Wara Selatan, Bara dan Telluwanua untuk komoditi cabai, Kecamatan Wara Barat untuk komoditi petsai dan Kecamatan Wara Selatan, Mungkajang, Bara, Telluwanua dan Wara Barat untuk komoditi tomat. Kecamatan Wara, Wara Timur, Mungkajang dan Telluwanua sangat unggul untuk komoditi mangga, Kecamatan Mungkajang dan Telluwanua sangat unggul untuk komoditi durian, Kecamatan Wara Selatan, Sendana, Wara, Wara Utara dan Bara sangat unggul untuk komoditi pisang dan Kecamatan Sendana, Wara Utara dan Wara Barat sangat unggul untuk komoditi pepaya