Evytrisna Kusuma Ningrum, Evytrisna Kusuma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN ISPA NON PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI PINANG Ningrum, Evytrisna Kusuma
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakISPA merupakan salah satu penyebab kematian utama pada balita, khususnya di Negaraberkembang. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA terbagi atas dua kelompok besaryaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungankondisi fisik rumah dan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA non pneumonia di wilayah kerjaPuskesmas Sungai Pinang tahun 2011. Jenis dari penelitian ini adalah observasional analitik denganmenggunakan metode pendekatan crose sectional. Hasil analisis data menggunakan chi squaremenunjukkkan suhu dengan P-value = 1,000, kelembapan dengan P-value = 1,000, luas ventilasidengan P-value =0,213, dan kepdatan hunian dengan P-value = 0,281, artinya semua variabelindependen tidak ada hubungan yang signifikan dengan variabel dependen.Kata-kata kunci: Fisik rumah, kepatan hunian, ISPA non pneumonia. AbstractISPA is one of the main causes of mortality in children under five years, especially indeveloping countries. Risk factor associated with incedent ISPA is divided into two major groups, thatis : factor intrisic and factor extrinsic. The purpose of this study was to analyze the correlationbetween condition of dwelling house and density house with incedence of ISPA non pneumonia in thearea work of Sungai Pinang Public healt center in 2011. This type of research is observational analyticapprouch a crose sectional. Result of data analysis using chi squeare test showed that housingcondition that are not associated with incedence of ISPA non pneumonia is temperature with p value= 1,000, moisture with p value = 1,000, widely ventilation with p value = 0,213, and desinty ofoccupancy with p value = 0,218.Keywords: dwelling house, desinty occupancy, ISPA
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN ISPA NON PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI PINANG Ningrum, Evytrisna Kusuma
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakISPA merupakan salah satu penyebab kematian utama pada balita, khususnya di Negaraberkembang. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA terbagi atas dua kelompok besaryaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungankondisi fisik rumah dan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA non pneumonia di wilayah kerjaPuskesmas Sungai Pinang tahun 2011. Jenis dari penelitian ini adalah observasional analitik denganmenggunakan metode pendekatan crose sectional. Hasil analisis data menggunakan chi squaremenunjukkkan suhu dengan P-value = 1,000, kelembapan dengan P-value = 1,000, luas ventilasidengan P-value =0,213, dan kepdatan hunian dengan P-value = 0,281, artinya semua variabelindependen tidak ada hubungan yang signifikan dengan variabel dependen.Kata-kata kunci: Fisik rumah, kepatan hunian, ISPA non pneumonia. AbstractISPA is one of the main causes of mortality in children under five years, especially indeveloping countries. Risk factor associated with incedent ISPA is divided into two major groups, thatis : factor intrisic and factor extrinsic. The purpose of this study was to analyze the correlationbetween condition of dwelling house and density house with incedence of ISPA non pneumonia in thearea work of Sungai Pinang Public healt center in 2011. This type of research is observational analyticapprouch a crose sectional. Result of data analysis using chi squeare test showed that housingcondition that are not associated with incedence of ISPA non pneumonia is temperature with p value= 1,000, moisture with p value = 1,000, widely ventilation with p value = 0,213, and desinty ofoccupancy with p value = 0,218.Keywords: dwelling house, desinty occupancy, ISPA
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN ISPA NON PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI PINANG Ningrum, Evytrisna Kusuma
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2015): April 2015
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ISPA merupakan salah satu penyebab kematian utama pada balita, khususnya di Negara berkembang. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA terbagi atas dua kelompok besar yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kondisi fisik rumah dan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA non pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Sungai Pinang tahun 2011. Jenis dari penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan metode pendekatan crose sectional. Hasil analisis data menggunakan chi square menunjukkkan suhu dengan P-value = 1,000, kelembapan dengan P-value = 1,000, luas ventilasi dengan P-value =0,213, dan kepdatan hunian dengan P-value = 0,281, artinya semua variabel independen tidak ada hubungan yang signifikan dengan variabel dependen. Kata-kata kunci: Fisik rumah, kepatan hunian, ISPA non pneumonia.Abstract ISPA is one of the main causes of mortality in children under five years, especially in developing countries. Risk factor associated with incedent ISPA is divided into two major groups, that is : factor intrisic and factor extrinsic. The purpose of this study was to analyze the correlation between condition of dwelling house and density house with incedence of ISPA non pneumonia in the area work of Sungai Pinang Public healt center in 2011. This type of research is observational analytic approuch a crose sectional. Result of data analysis using chi squeare test showed that housing condition that are not associated with incedence  of ISPA non pneumonia is temperature with p value = 1,000, moisture with p value = 1,000, widely ventilation with p value = 0,213, and desinty of occupancy with p value = 0,218.Keywords: dwelling house, desinty occupancy, ISPA