Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana

HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL HDL SAAT MASUK RUMAH SAKIT DENGAN LUARAN KLINIS PASIEN STROKE ISKEMIK DI RS BETHESDA YOGYAKARTA Florence, Florence; Pinzon, Rizaldy Taslim; Pramudita, Esdras Ardi
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 1, No 1 (2015): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/bikdw.v1i1.1

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Prinsip dasar terjadinya stroke adalah adanya aterosklero- trombosis. Kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat menjadi faktor protektif terhadap stroke iskemik. Kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat memperbaiki luaran klinis stroke iskemik. Penelitian terdahulu masih kontroversial dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Metode: Penelitian ini merupakan studi prognostik dengan menggunakan metode penelitian kohort retrospektif. Sampel didapatkan dari data rekam medis pasien di poliklinik saraf Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta pada tahun 2013 sampai 2014. Data yang diperoleh kemudian dianalisis univariat, dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan uji chi-square serta uji t-independen dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Dari 102 data rekam medis pasien stroke iskemik dengan onset < 24 jam didapatkan 65 pasien laki-laki (63,7%) dan 37 pasien perempuan (36,3%) dengan usia terbanyak yang menderita stroke adalah usia 61-70 tahun yaitu sebanyak 36 orang (35,3%). Pasien yang memiliki kadar kolesterol HDL yang normal saat masuk rumah sakit adalah sebanyak 53 pasien (52%). Hasil analisis bivariat didapatkan variabel yang berhubungan signifikan dengan luaran klinis stroke iskemik adalah kolesterol total (RR: 0,273, 95%CI: 0,106-0,700, p: 0,005), afasia (RR: 0,256, 95%CI: 0,087-0,754,p: 0,010) dan kekuatan otot (RR: 0,344, 95%CI: 0,137-0,863, p: 0,020). Hubungan kadar kolesterol HDL dengan luaran klinis stroke iskemik yang diukur menggunakan skor mRS didapatkan hubungan yang tidak signifikan (RR: 0,61&, 95%CI: 0,253-1,485, p: 0,276). Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik didapatkan hasil bahwa kolesterol total dan afasia merupakan faktor independen yang mempengaruhi luaran klinis stroke iskemik. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol HDL saat masuk dengan luaran klinis stroke iskemik yang diukur dengan skor mRS. Kata Kunci: stroke iskemik, kadar kolesterol HD/, luaran klinis, modified Rankin Scale (mRS)