Ninik Murtiyani, Ninik
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KORELASI DEMENSIA DENGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITIES OF DAILY LIVING Murtiyani, Ninik; Haryani, Reny
Jurnal Keperawatan Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan, Volume 9, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.968 KB)

Abstract

Demensia adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kerusakan fungsi kognitif global yang biasanya bersifat progresif dan akan mempengaruhi aktivitas social dan okupasi yang normal juga Activities of Daily Living (ADL). Salah satu usia yang rentan mengalami demensia adalah lansia. Penurunan fungsi yang terjadi pada lansia ini, dapat mengakibatkan masalah antara lain memori panjang dan proses informasi, dalam memori panjang lansia akan kesulitan dalam mengungkapkan kembali cerita atau kejadian yang tidak begitu menarik perhatiannya dan informasi baru atau informasi tentang orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara demensia dengan ketergantungan dalam pemenuhan Activities of Daily Living (ADL). Desain penelitian ini menggunakan Non-Experimental dengan pendekatan cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua lansia yang tinggal di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan di Pandaan sebanyak 107 lansia, dengan sampel sebanyak 34 lansia menggunakan metode Simple Random Sampling. Variabel penelitian ini adalah lansia yang mengalami demensia yang diukur menggunakan lembar observasi MMSE dan ketergantungan dalam pemenuhan Activities of Daily Living yang diukur menggunakan Indeks Barthel yang dimodifikasi  di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan di Pandaan. Analisa data dengan menggunakan Uji korelasi Spearman dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan demensia pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan di Pandaan sebagian besar mengalami demensia sedang. Tingkat ketergantungan lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan di Pandaan sebagian besar adalah ketergantungan moderat. Terdapat hubungan demensia dengan tingkat ketergantungan dalam pemenuhan activities of daily living (ADL) pada Lansia (ρ = 0,022 < α = 0,05). Sebaiknya peran perawat panti  perlu meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada lansia sehingga bisa mencegah terjadinya demensia sehingga Activities of Daily Living lansia terjamin dan bisa memenuhi Activities of Daily Living tanpa harus  bergantung dengan orang lain
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP DEPRESI PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA PASURUAN, LAMONGAN Murtiyani, Ninik; Lestari, Yufi Aris; Suidah, Hartin; Okhfarisi, Hendra Ruzzy
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.628 KB) | DOI: 10.36720/nhjk.v7i1.29

Abstract

Background: Depresi merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani sehingga tidak dapat menimbulkan dampak yang merugikan pada lansia. Lansia yang mengalami depresi tidaklah sedikit, sehingga depresi dapat menggangu masalah kesehatan dan kesejahteraan lansia.Purpose: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis senam yoga terhadap depresi pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan di Lamongan.Method: Penelitian ini adalah quasy-experimental dengan desain penelitian adalah Pre-Post Test with Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 28 lansia dengan dibagi 2 kelompok yaitu 14 lansia sebagai kelompok perlakuan dan 14 lansia lainnya sebagai kelompok kontol. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner GDS. Data analisis yang digunakan adalah uji t test 2 sampel berpasangan.Results: Hasil penelitian pengaruh senam yoga terhadap depresi pada lansia didapatkan data nilai untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diketahui bahwa nilai p value = 0,000 ? ? = 0,05, maka H1 Diterima dan Ho ditolak yang berati ada pengaruh senam yoga terhadap depresi pada lansia di UPT Pelayanan Lanjut Usia Pasuruan di Lamongan.Conclusion: Dengan melakukan senam yoga terhadap lansia diharapkan terdapat suatu penurunan depresi. Karena dengan melakukan senam yoga secara rutin dapat memberikan suatu ketenangan hati, dapat mengendalikan emosi, serta dapat menjaga keseimbangan kejiwaan lansia didalam dirinya. Juga masih banyak lagi kegunaan senam yoga dalam kesehatan tertama dalam menghadapi stres maupun depresi. Key words: Senam yoga, depresi, lansia.
PENGARUH PEMBERIAN INTERVENSI 12 BALANCE EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN POSTURAL PADA LANSIA Murtiyani, Ninik; Suidah, Hartin
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan, Volume XII, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.652 KB)

Abstract

Latar Belakang : Lansia adalah suatu keadaan yang merupakan tahap lanjut dari proses kehidupan ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Gangguan keseimbangan postural merupakan hal yang sering terjadi pada lansia. Jika keseimbangan postural lansia tidak dikontrol, maka akan dapat meningkatkan resiko jatuh. Latihan fisik berupa latihan keseimbangan pada lansia diperlukan untuk mengurangi kemungkinan kejadian jatuh. Karena komplikasi lebih lanjut akibat jatuh adalah kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengajarkan lansia untuk meningkatkan keseimbangan postural yang dimiliki melalui terapi komplementer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektivitas balance strategy exercise dengan 12 balance exercise terhadap keseimbangan postural pada lansia.. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian Lansia di Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian yang diambil menggunakan teknik simpel random sampling. Data penelitian berupa data primer yang didapatkan dari hasil pengukuran keseimbangan postural pada lansia. Untuk analisa univariate uji analisa yang digunakan adalah uji paired sample T-test.. Hasil : Dari hasil analisa data menggunakan uji wilcoxon didapatkan untuk lansia yang diberikan intervensi balance strategy exercise didapatkan Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,039 sedangkan untuk lansia yang diberikan intervensi 12 balance exercise didapatkan Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,005. Karena nilai Asymp Sig (2-tailed) 0,005 < 0,039 maka dapat disimpulkan bahwa intervensi 12 balance exercise lebih efektif untuk peningkatan keseimbangan postural pada lansia. Saran : Dibutuhkan peran aktif dari berbagai piak untuk dapat mengimplementasikan terapi komplementer 12 balance exercise pada lansia sebagai upaya preventif pencegahan resiko terjadinya cedera akibat terjatuh pada lansia. Sosialisasi yang terus menerus, dukungan finansial, serta pendampingan dan pelatihan terapi komplementer merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan program berbasis masyarakat terutama untuk meningkatkan kualitas hidup lansia