Shintya Novita Rahmawati, Shintya Novita
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

MEMBANGUN BUDAYA WIRAUSAHA MELALUI PERAN IBU UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH EKONOMI KELUARGA (Studi kasus pada Siswa SMK Negeri 5, Jln Dr Cipto Nomor 121 Semarang) Rahmawati, Shintya Novita
Jurnal Riset Ekonomi Manajemen (REKOMEN) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rn.v1i1.563

Abstract

Permasalahan dan tujuan yang ingin dikaji untuk mengidentifikasi budaya berwirausaha yang didukung peran ibu, baik itu ibu rumah tangga maupun ibu yang bekerja (wanita karir). Selain itu mendiskripsikan faktor pendorong dan faktor penghambat dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada anak didalam keluarga beserta cara memanfaatkan dan menanggulangi bentuk kegagalan untuk memberikan nilai tambah pada pendapatan ekonomi keluarga. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 5 yang berlokasi di Jalan Dr Cipto Nomor 121 Semarang. Populasi penelitian adalah Siswa/Siswi Kelas IX. Sampel penelitian adalah 10 siswa, dengan pembagian 5 siswa yang mempunyai Ibu berkarir (ibu yang bekerja), 5 siswa Ibu yang tidak bekerja. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan secara kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan melakukan ceklist kepada responden. Dalam penelitian ini dimulai dengan menganalisis persepsi responden dengan melakukan deep interview. Hasil penelitian menunjukkan peran ibu dalam menumbuhkan mental untuk berwirausaha pada anak didalam keluarga meliputi sugesti ibu, kemandirian, keberanian, kreativitas, tanggung jawab, kejujuran, dan kesabaran. Cara yang dilakukan untuk membangun budaya wirausaha dengan smooth motion melalui nasihat, memberikan contoh dan perintah. Untuk faktor pendorong dan penghambat bisa berasal dari internal maupun eksternal keluarga itu sendiri. Faktor pendorong dioptimalkan keberadaannya sedangkan untuk faktor penghambat ditanggulangi dengan baik agar upaya membangun budaya untuk menumbuhkan kewirausahaan didalam keluarga bisa berjalan dengan baik melalui mekanisme dukungan keluarga dan pihak pendukung lainnya.
Implementasi Manajemen Pertahanan menggunakan Skema SDGS (Sustainability Development Goals) Ramdani, Deni; Rahmawati, Shintya Novita
Management Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Management Analysis Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v6i3.5590

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil analisis dan evaluasi dari pelaksanaan MDG’s berlaku sampai 2015, dan untuk agenda baru prospek jangka panjang sampai 2030. SDG’s didirikan oleh masyarakat internasional. Kemudian artikel ini juga menyajikan kontribusi dari uni eropa sebagai negara donor dalam pembangunan bagi negara-negara berkembang khususnya Indonesia dalam manajemen pertahanan secara substantif dari faktor ekonomi, sosial, dan kerjasama internasional, serta rencana indonesia dalam melakukan SDG’s.
STRATEGI PENGUATAN KINERJA PEMASARAN PENGRAJIN BATIK MELALUI PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL PADA KAMPUNG BATIK KOTA SEMARANG Rahmawati, Shintya Novita; Achsa, Andhatu; Destiningsih, Rian
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v3i2.1044

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena penurunan yang signifikan pada penjualan batik para pengrajin batik. Diduga karena akses informasi pasar, jangkauan pasar, jejaring kerja, dan akses lokasi yang kurang mendukung perkembangan usaha pengrajin batik. Fenomena lain yang lebih serius adalah warga Kota Semarang yang masih belum banyak yang mengenal produksi batik di Kampung Batik Kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu Internal-External (IE) Matrik, Strengths-Weaknesses-Opportunities-Threats (SWOT) Matrik, dan Quantitative Strategic Planning Matrik(QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi pengrajin batik di Kampung Batik Kota Semarang berada pada kuadran V (hold and maintain atau pertahankan dan pelihara) dengan nilai koordinat (2,480, 2,735) yang berarti pengrajin batik di Kampung Batik Kota Semarang memiliki kemampuan internal yang sedang dan eksternal yang sedang. Adapun tiga prioritas strategi tertinggi nilainya antara lain memberdayakan paguyuban untuk mensinergikan seluruh elemen yang ada di kampung batik maupun kampung jadul, meningkatkan branding dengan dilandasi adanya rasa memiliki, memberdayakan keberadaan organisasi serta dukungan pemerintah untuk mengorganisir semua pengrajin  untuk bergabung dan aktif secara bersama memajukan kampung batik yang dilandasi rasa percaya dan rasa memiliki.
CASSAVA FARMING BASED ON RURAL AGRIBUSINESS DEVELOPMENT Sari, Yuria; Banowati, Eva; Mustofa, Mohammad Solehatul; Rahmawati, Shintya Novita
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 12, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v12i1.21546

Abstract

Agriculture products need market value increases trough the development of rural agribusiness. The success of the program needs to be supported by the community to create the expansion of marketing access, the sustainability of the agribusiness and strengthening of capital so as to create savings. Community as a regional unit (natural and social), where its members (farmers and non farmers) carry out various daily activities, which are social capital to play an important role in a development process. This research had the following objectivies: a) determining the synergy of participation of each element (farmer and non farmer) in the development of rural agribusiness, b) finding solutions to the participation constraints of each agribusiness chain, and c) finding sub models of community facilities. The research was conducted in Central Java Province as a cassava-producing region and tapioca center, namely in the districts of Pati and. Meanwhile, the objects of the research included : facilitation actions for community empowerment on the job training, agriculture product processing and independent of the rural agribusiness development, community potential, and the establishment of agrbusiness microfinance institutions. There were two populations of this study, they were: area of cassava land and center of agribusiness, and community members consisting of farmers element (cassava farmers), non farmer (owner of agribusiness and workfoces of agribusiness), and off farmers (owner of transport, transport drivers). Sampling technique used in this study was cluster sampling technique to find out agribusiness data and accuracy test of the accuracy of image interpretation in determining the number of samples using the guidelines of BIG (Geographyc Information Institution in Indonesia), as well as simple random sampling technique for agribusiness center. Data analysis technique used was multiple linear regression for participatory synergistic analysis and synthesizing information to be used in formulating alternatives and policy preferenees are expressed comparatively, predicted in quantitative and qualitative languages as the basis for decision making for proverty reduction analysis. Based on the research data, the results of simple linear regression analysis result in a regression equation Y = 5.26 + 18.26X, this shows a positive influence of each variable where X represents the amount of daily cassava production and Y variable represents the number daily income, meaning that there will be an increase in participation synergy if each of these variables is increased in quantity or quantity. Meanwhile, in testing hypotheses between the two variables produces t count of 0.871, where the t table is 0.374 which means t count> t table so that the conclusions obtained are the influence between variables on the magnitude of the synergy of participation from PUAP. According to the calculation of correlation analysis, the results of the calculation of simple linear regression analysis produce a correlation coefficient of 0.801 and a determination coefficient of 0.642, which means that when linked to the interpretation table the correlation coefficient for correlation between variables is in the "very strong" interval level classification (0 , 80 - 1.00). The results of the study were to increase the synergy of the participation of members of rural communities, accelerate networking between citizens or communities through social planned change known as social engineering and labor intensive agricultural processing.