NUR RAHMAD YAHYA WIJAYA, NUR RAHMAD YAHYA
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

REKONSILIASI AKAL-WAHYU DALAM FILSAFAT IBN RUSYD Wijaya, Nur Rahmad Yahya
Jurnal Kariman Vol 5 No 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.284 KB)

Abstract

Maraknya klaim-klaim kebenaran atas nama Tuhan dan agama dan paksaan atas satu tafsir kebenaran menunjukkan bahwa kedewasaan berakal dan bernalar masih jauh dari yang semestinya. Ketidakdewasaan ini membuat lupa bahwa pemahaman keagamaan, apapun bentuknya, dari siapapun ia disandarkan, dan dari manapun ia berasal, hanyalah tafsir atas wahyu Tuhan. Akhirnya, ini membuat lupa bahwa sebenarnya kebenaran tidak hanya dapat diakses dengan satu tafsir, satu cara, satu bahasa, dan satu pemahaman. Di antara manusia juga ditemukan bahwa kemampuan bernalar tidak sama dan tidak dapat disamakan. Bahwa kebenaran dapat diraih dengan berbagai bahasanya ini juga ditunjukkan oleh ragam bahasa al-Qur’an yang dapat sesuai dengan berjenjangnya ragam kecerdasan manusia. Tulisan ini menghadirkan Ibn Rusyd yang dengan usahanya menunjukkan bahwa sasaran utama wahyu adalah khalayak manusia pada umumnya. Kebenaran yang disampaikan di dalam wahyu, karenanya, lebih memilih bahasa yang dapat cocok untuk semua kalangan. Tetapi jika seseorang bermaksud mencari kebenaran terdalam, ia harus menelusurinya lewat pencarian akal manusia, yang sebenarnya juga merupakan karunia Tuhan bagi umatnya yang terlatih, dan, bagaimanapun, pertentangan akal-wahyu hanyalah kesan di permukaan luar pemahaman yang sempit dan dogmatis.
ETIKA ISLAM Wijaya, Nur Rahmad Yahya
Jurnal Kariman Vol 6 No 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.33 KB)

Abstract

Tulisan ini merupakan penelusuran terhadap ukuran etis bagi perbuatan moral yang dicari lewat berbagai kajian, baik dari Barat, maupun dari Islam sendiri. Pertanyaannya adalah apa ukuran yang paling tepat bagi perbuatan moral? Dan, apakah penjelasannya dapat ditelusuri hanya melalui akal saja, ataukah juga memerlukan penjelasan dari wahyu? Kajian Etika Islam ini bukan hanya menguraikan perdebatan di dalam wacana Filsafat Barat, tetapi juga Filsafat Islam; bukan hanya di dalam Etika Barat, tetapi juga di dalam bidang Etika Islam klasik yang termuat di dalam perdebatan teologis Ilm al-Kalam dan Filsafat Islam Abad Pertengahan. Selanjutnya, kaidah kedaruratan Usul al-Fiqh dan Etika Teleologis dapat memberikan penjelasan bagaimana kasus-kasus pelik dan dilematis di dalam realitas pengalaman empiris dapat diselesaikan. Kajian Etika Islam ini disebut multidisipliner karena menggunakan berbagai pendekatan melalui berbagai disiplin keilmuan, dan disebut sintesis karena mengambil ide-ide terbaik yang ditawarkan di dalam pemikiran-pemikiran etika yang dibahas di dalam tulisan ini, dan menggabungkannya menjadi suatu kesatuan yang utuh dan padu.
MERUNTUHKAN FILSAFAT ILMU: SUATU USULAN UNTUK MEMBANGUN FILSAFAT RUMPUN ILMU Wijaya, Nur Rahmad Yahya
Jurnal Kariman Vol 1 No 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.824 KB)

Abstract

Tulisan ini merupakan kritik terhadap filsafat ilmu. Tetapi, filsafat ilmu yang dimaksud adalah filsafat ilmu yang masih asli yang berasal dari daerah aslinya di Barat dengan pendekatannya yang positivistik. Kritik terhadap filsafat ilmu ini akan dilakukan dengan cara menguji kecukupan syarat yang harus dipenuhi oleh sistem pemikiran apapun yang namanya filsafat. Dari pengujian ini akan dilihat apakah sistem filsafat ilmu memenuhi syarat-syarat tersebut, dan apakah penyelidikannya terhadap hakikat ilmu sudah memadai bagi semua ilmu. Dan jika tidak, apa yang harus dilakukan terhadap filsafat ilmu. Dari kritik ini kemudian ditawarkan sebuah terobosan baru untuk merumuskan filsafat rumpun ilmu. 
Perbuatan Moral dan Pertimbangan Batin Ideal: Menelusuri Filsafat Etika di Dalam Studi Islam Wijaya, Nur Rahmad Yahya
Jurnal Kariman Vol 7 No 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.996 KB)

Abstract

Sebagai bagian dari kajian yang membicarakan segala sesuatu ?sebagaimana seharusnya?, filsafat etika khusus mempelajari perbuatan manusia. Yang ditanyakannya setidaknya tiga hal. Pertama, apa ukuran perbuatan yang tepat? Kedua, ?apa? yang seharusnya manusia perbuat? Ketiga, ?mengapa? manusia harus berbuat? Pertanyaan kedua dapat dijawab dengan menjawab pertanyaan pertama: yang harus diperbuat manusia adalah perbuatan yang ?benar?, atau perbuatan yang ?baik?; dua hal ini merupakan dua hal yang berbeda. Sedangkan pertanyaan ketiga dapat dijawab dengan memberikan alasan yang menjelaskan pertimbangan batin mengapa perbuatan itu dilakukan. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, istilah-istilah teknis di dalam kajian etika, baik yang berasal dari Islam sendiri, maupun yang berasal dari Barat, dipaparkan, dan untuk selanjutnya dijadikan sebagai patokan ideal. Uraian singkat atas aliran-aliran etika dan model etika, baik di dalam filsafat etika Barat, maupun filsafat etika Islam, yang ditemukan di dalam kajian Ilmu Kalam, Filsafat Islam, Tasawuf, dan Ilmu Akhlak demikian juga, dijabarkan. Penjabaran atas aliran-aliran dan model-model etika ini selanjutnya dianalisis, dikritik, dan dicari sintesisnya. Setelah diuraikan sintesisnya, dirumuskan kemudian poin-poin terbaik di antara pemikiran etika tersebut. Dan pertanyaan keempat yang ingin dijawab dalam tulisan ini adalah apa poin-poin terbaik di antara aliran-aliran dan model-model etika tersebut yang dapat dirumuskan menjadi model etika utama di dalam Islam?