Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA DALAM MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DI POSYANDU LANSIA JETIS DESA KRAJAN KECAMATAN WERU KABUPATEN SUKOHARJO Handayani, Dwi; Wahyuni, .
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2012): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.396 KB)

Abstract

Latar belakang : Dukungan keluarga merupakan salah satu bentuk dari terapi keluarga, melalui keluarga berbagai masalah kesehatan bisa muncul sekaligus dapat diatasi. Posyandu lansia merupakan pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut yang kegiatannya meliputi kegiatan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif. WHO memperkirakan kenaikan penduduk usia lanjut tahun 2025 dibandingkan tahun 1990 di Indonesia sebanyak 440%. Saat ini jumlah lansia di Kelurahan Krajan sebanyak 1441 orang. Sampai sekarang tercatat 390 anggota lansia yang mengikuti Posyandu Lansia di Posyandu Lansia Jetis Desa Krajan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam mengikuti posyandu lansia di posyandu lansia Jetis Desa Krajan Kecamatan weru Kabupaten Sukoharjo. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan simple random sampling, dengan jumlah sampel penelitian 100 orang responden yang memenuhi kriteria untuk dijadikan populasi dalam penelitian ini, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki kepatuhan yang rendah (71%), dan sebagian besar memiliki dukungan keluarga yang rendah (60%). Analisa bivariat dengan menggunakan chi square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam mengikuti posyandu lansia dengan P value = 0.393, OR=1.615 dan CI 95% (0,674 - 3,871). Kesimpulan : Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam mengikuti posyandu lansia di posyandu lansia Jetis Desa Krajan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo.   Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Posyandu Lansia, Kepatuhan, Lansia
PERBEDAAN EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK KLASIK DAN TERAPI MUSIK MURROTAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK AUTIS DI SLB AUTIS KOTA SURAKARTA Hady, Nur Afuana; Wahyuni, .; Purwaningsih, Wahyu
GASTER Vol 9, No 2 (2012): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.351 KB)

Abstract

Latar Belakang: Autisme adalah gangguan neurologis berat yang mempengaruhi cara seseorang untuk berkomunikasi atau berhubungan dengan orang lain disekitarnya secara wajar. Menurut data statistik dunia jumlah anak autis semakin meningkat beberapa tahun terahkhir ini. Bila di tahun 1990 jumlah anak autisme ialah 15 hingga 20 per 10.000 anak, maka pada tahun 2000 kasus autisme diperkirakan ada 1 per 150 anak di Amerika Serikat. Sedangkan menurut APA dan Fox, di tahun 2000 kasus autisme terjadi 2 hingga 20 dari 10.000 orang dalam suatu populasi. Tujuan; mengetahui perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi musik murotal terhadap perkembangan kognitif anak autis. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan control time series design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan analisa bivariat menggunakan uji t. Hasil: Hasil uji bivariat membuktikan ada perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi musik murotal terhadap perkembangan kognitif anak autis dengan hasil pretest t hitung (0,000) < t tabel (2,086) dengan angka signifikan (1,000 > 0,05) sedangkan hasil post-test t hitung (5,323) > t tabel (2,086) dengan angka signifikan (0,000 < 0,05) sehingga dapat dilihat terapi musik murotal mempunyai pengaruh jauh lebih baik daripada terapi musik klasik. Kesimpulan: Terapi musik murotal lebih efektif terhadap perkembangan kognitif anak autis.Kata Kunci: Autisme, terapi musik klasik, terapi musik murotal
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA SISWI SMP NEGERI 4 SURAKARTA Ricka, .; Wahyuni, .
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.967 KB)

Abstract

Sindroma Pramenstruasi merupakan kondisi medis umum yang memengaruhi hubungan wanita, aktivitas sosial, produktivitas kerja, dan kualitas hidup.  Berbagai gejala emosional yang paling umum dialami wanita saat pra-haid timbul suatu kecemasan ketika menghadapi PMS. Data di SMP Negeri 4 Surakarta, jumlah siswa-siswi kelas 7 adalah 261 siswa, yang terdiri 155 perempuan dan 106 laki-laki.  Hasil dari wawancara siswi kelas 7 jumlah siswi yang belum mengalami menstruasi adalah 3 siswi, sedangkan jumlah keseluruhan siswi yang sudah mengalami menstruasi adalah 150 siswi. Sekitar 70% banyak siswi yang mengalami kecemasan dan Sindroma Pramenstruasi saat menjelang menstruasi. Hal ini di sebabkan karena banyak siswi mengalami permasalahan yang sering terjadi yaitu masalah mengenai menstruasi yang hampir setiap bulan ada siswi SMP yang mengeluhkannya.  Bahkan ada juga siswi yang terpaksa tidak masuk sekolah pada hari pertama haid dan banyak siswi yang beristirahat sebentar di UKS, sehingga dapat menggangu aktivitas sekolahnya. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini akan menganalisa apakah ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta? Tujuan; Mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan sindroma pramenstruasi. Metode; Penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif terhadap 152 siswi kelas 7 SMP Negeri 4 Surakarta. Hasil; Variabel bebas tingkat kecemasan terbukti memiliki hubungan signifikan dengan Sindroma Pramenstruasi. Dari hasil analisa data yang menggunakan angka korelasi Kendall’s Tau sebesar 0,290 dengan signifikansi sebesar 0,000.  Oleh karena signifikansi lebih kecil dari tingkat ketelitian 0,05 maka diputuskan bahwa H0 ditolak.  Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta dengan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan; Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta.   Kata Kunci :tingkat kecemasan, Sindroma Pramenstruasi
ANALISIS KEBIJAKAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DALAM KONTEK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA PEMBANGUNAN NASIONAL DI KAB. SUKOHARJO Maryatun, .; Wahyuni, .
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 4, No 2 (2008): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.478 KB)

Abstract

kekerasan dalam rumah tangga perlu mendapatkan kajian analisa kebijakan pemerintah karena dampak akibat terjadinya kekerasan rumah tangga akan berkaitan dengan kesejahteraan dalam rumah tangga. Analisa kebijakan akan masalah kekerasan dalam rumah tangga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah baik dari segi perlindungan maupun undang-undang yang mendukung pada masalah ini. Dampak yang ditimbulkan pada kasus ini dapat berupa fisik dan psikis yang berujung pada kemiskinan. Kemiskinan pada kenyataannya memberikan beban pada pemerintah.   Keywords :Kekerasan dalam rumah tangaa, kebijakan pemerintah
GAMBARAN KARAKTERISTIK KELUARGA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA KARANGASEM WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANON II SRAGEN Irawati, Erna; Wahyuni, .
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2011): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.67 KB)

Abstract

Abstrak: Keluarga dijadikan sebagai unit pelayanan karena masalah kesehatan keluarga saling berkaitan dan saling mempengaruhi antara sesama anggota keluarga (Setiadi, 2008: 2). Survei di Dinas Kesehatan di Indonesia, masyarakat yang berperilaku hidup sehat masih kurang dari 10 %. Kurangnya perilaku hidup sehat itu mengundang munculnya kebiasaan-kebiasaan tidak sehat di masyarakat (Kusumawati, 2008: 48). Hasil rekapitulasi data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen diperoleh data skor PHBS terendah adalah wilayah kerja Puskesmas Tanon II Desa Karangasem. Desa Karangasem termasuk sehat pratama 17,50 %. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langeng dari pada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan, sebab perilaku ini terjadi akibat adanya paksaan atau aturan yang mengharuskan untuk berbuat. Salah satu wujud dari perilaku adalah pengetahuan. Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa factor: pendidikan, pekerjaan dan Umur  (Mubarak, 2007: 28-29). Kata Kunci: Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan, Umur dan PHBS
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wahyuni, .; Asran, Mastar; ., Rosnita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.966 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan aktivitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial menggunakan tipe team games tornament. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SDS Pertiwi Pontianak Tenggara. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Rata- rata kemampuan guru merancang pelaksanaan pembelajaran menggunakan tipe team games tournament mencapai 3.63 dengan kategori sangat baik. (2) Rata-rata kemampuan guru melaksanakan pembelajaran menggunakan tipe team games tournament mencapai 3.65 dengan kategori sangat baik. (3) Rata-rata persentase aktivitas siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial menggunakan tipe team games tournament mencapai 68.34% dengan kategori baik. Kesimpulan penelitian bahwa tipe team games tournament dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran siswa kelas IV SDS Pertiwi Pontianak Tenggara.   Kata Kunci : aktivitas belajar, tipe team games tournament, Ilmu Pengetahuan Sosial Abstract: The purpose of this study is to improve learning activities using the Social Sciences tornament type of team games. The method used is descriptive method. Subject of research is the fourth grade students SDS Pertiwi Southeast Pontianak. The results showed that: (1) An average ability of teachers to design learning implementation uses the type of team games tournament reached 3.63 with very good category. (2) Average implementing learning ability of teachers to use the type of team games tournament reached 3.65 with very good category. (3) The average percentage of students in the learning activity Social Sciences uses the type of team games tournament reached 68.34% in both categories. Conclusions research team that the type of tournament games can improve student learning activities of fourth grade SDS Pertiwi Southeast Pontianak. Keywords: learning activities, the type of team games  tournament, Social Sciences
METODE CLINIC-BASED DAN COMMUNITY EMPOWERMENT PADA PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN KONSELOR SEBAYA DALAM PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KABUPATEN SUKOHARJO Maryatun, .; Wahyuni, .
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2011): AGUSTUS
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.153 KB)

Abstract

Abstrak : Kantor Pemberdayaan Perempuan merupakan dinas yang bertanggung jawab langsung terhadap kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja. Dinas ini berada di bawah pemerintah daerah Sukoharjo. Dinas KPP (Kantor pemberdayaan Perempuan) mengakui akan pentingnya informasi kesehatan reproduksi bagi remaja. Akan tetapi Dinas KPP dan KB   dengan keterbatasan tenaga dan dana tidak bisa melakukan kegiatan ini secara luas sesuai dengan yang diharapkan. Belum adanya kerja sama dengan berbagai dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Departemen Agama dan Pemda membuat kegiatan ini belum dapat disosialisasikan secara lebih luas dan sesuai dengan sasaran yang di harapkan. Tujuan : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk PIK KRR (Pusat Informasi Dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja) sebagai suatu wadah untuk memberikan informasi kesehatan reproduksi secara tepat bagi remaja. Metode yang digunakan adalah  Metode Clinic-Based Dan Community Empowerment Pada Pemberdayaan Pendidik Dan Konselor Sebaya Dalam Program Kesehatan Reproduksi Remaja Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat diperoleh yaitu pada tahap pertama yaitu pelatihan kesehatan reproduksi dapat berjalan dengan baik dan telah terbentuk 20 PIK KRR  disetiap SMU/SMK. Pelaksanaan pada tahap kedua yaitu pendampingan dilapangan sebagian besar sudah dapat dilaksanakan. Hambatan yang dirasakan pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pada tahap kedua. Masih terdapat sebagian kecil  sekolah yang belum memaksimalkan kegiatan pada saat pendampingan. Pada pelaksanaan pendampingan ini role model hanya memberikan penyuluhan di sekolah. Kegiatan pendampingan belum dilaksanakan di masyarakat karena keterbatasan waktu yang ditentukan. Kata Kunci : Community empowerment, Pemberdayaan pendidik dan konselor sebaya, Kesehatan reproduksi remaja
PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF PAIR CHECK DI SEKOLAH DASAR Wahyuni, .; Marli, Suhardi; Sabri, Tahmid
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.398 KB)

Abstract

Abstrak: Peningkatan Aktivitas Siswa Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Menggunakan Model Kooperatif Pair Check Di Kelas V SD Muhammadiyah Rasau Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial menggunakan model kooperatif pair check di kelas V SD Muhammadiyah Rasau Jaya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sifat penelitian yaitu kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpul data adalah teknik observasi langsung. Aktivitas siswa menggunakan model kooperatif pair check siklus I yaitu 70,83%, siklus II 83,33% dan siklus III 89,17%. Dengan demikian, model kooperatif pair check dapat meningkatkan aktivitas siswa. Kata Kunci : Aktivitas, Model Kooperatif Pair Check   Abstract: Improving students’ activity in social sciences learning by using pair check cooperative model at the grade V of elementary school Muhammadiyah Rasau Jaya. The purpose of this research is to improve students’ activity of social sciences learning by using cooperatif pair check model in the five level of elementary school Muhammadiyah of Rasau Jaya. The method of this research is using descriptive method. The form of this research is Classroom Action Research (CAR) with collaborative characteristic. This research conducted in three cycles which is started from planning, action, observing, and reflecting. The technic use in collecting the data is direct observation technic. Students activity by using cooperatif pair check model in first cycle is 70,83%, the second cycle is 83,33% and the third cycle is 89,17%. in short, the cooperatif pair check model can improve the students’ activity. Keywords: Activity, Cooperatif Pair Check Model
PENINGKATAN IMUNITAS NON SPESIFIK (INNATE IMMUNITY) MENCIT Balb/C YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN TUMBUHAN GALING (Cayratia trifolia L. Domin) ENHANCEMENT OF NON SPECIFIC IMMUNITY (INNATE IMMUNITY) MICE Balb/C GIVEN ETHANOL EXTRACT OF GALING PLANT (Cayratia trifolia L. Domin) Yusuf, Muhammad Ilyas; Firdayanti, .; Wahyuni, .
Medical Sains Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.859 KB) | DOI: 10.1234/ms.v3i2.55

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing (Cayratia trifolia L. Domin.) terhadap daya fagositosis makrofag mencit jantan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing terhadap peningkatan aktivitas fagositosis sel makrofag mencit jantan. Ekstrak uji dibuat dengan dua variasi dosis 400 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa semua pemberian perlakuan dosis ekstrak memberikan hasil yang baik terhadap peningkatan akivitas fagositosis sel makrofag, persen aktivitas sel makrofag tertinggi ditunjukkan pada pemberian dosis ekstak 500 mg/kgBB yaitu sebesar 65, 4%, dibandingkan dengan peningkatan aktivitas sel pada dosis 400mg/kgBB dan kontrol positif dengan masing-masing memiliki persen aktivitas sel sebesar 55, 4% dan 60, 5%. Sedangkan nilai aktivitas sel terendah ditunjukkan pada kelompok kontrol negatif (NaCMC) dengan persen aktivitas sel sebesar 37, 8%. Hasil analisis data statistik (ANOVA) menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun galing (C. trifolia L. Domin.) dapat meningkatkan imunitas non spesifik (p0,05).
PENGARUH STRATEGI PQ4R DISERTAI MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN DI SMP Wahyuni, .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aim to determine the effect of PQ4R learning strategy with mind mapping on learning outcomes of students in material of Life Organization in the seventh grade of SMP Negeri 2 Semparuk. This research was quasi-experimental design with non-equivalent control group design.The research samples was class VIIA as the experimental class and VIIB as the control class, with a sampling technique of intact group. The instrument was used the multiple choice test with a total of 20 questions. The averages of students learning outcome in the experimental class was 15.26, while the control group was 12.88. The results of the U Mann-Whitney test analysis showed that Zcount<-Ztable (-3.63<-1.96), it is mean that there were significant differences between the learning outcome of students taught using PQ4R learning strategy with mind mapping and the learning outcomes of students taught using a expository learning strategy. The effect size value obtained was 0.72 with falling into the moderate category, and contributed to 26.42%. Keywords: PQ4R strategy with mind mapping, learning outcome, life organization