Handayani, Ulum Tri
Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN, MEKANISME GOVERNANCE, DAN EFISIENSI INVESTASI Handayani, Ulum Tri; Siregar, Sylvia Veronica; Tresnaningsih, Elok
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.611 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2016.08.7021

Abstract

Abstrak: Kualitas Pelaporan Keuangan, Mekanisme Governance, dan Efisiensi  Investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kualias pelaporan keuangan dengan efisiensi investasi di ASEAN. Penelitian ini juga menguji peran analyst following dalam memoderasi asosiasi antara kualitas pelaporan keuangan dengan efisiensi investasi. Penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 9.335 observasi perusahaan dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand periode 2007-2012 dengan analisis regresi data panel. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelaporan keuangan berpengaruh negatif terhadap underinvestment,  namun  tidak  berpengaruh  signifikan  terhadap overinvestment. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa analyst following tidak memoderasi asosiasi antara kualitas pelaporan keuangan dengan efisiensi investasi.Abstract: The Quality of Financial Reporting, Governance Mechanism, and  Investment  Efficiency. The purpose of this research is to investigate  the  relationship  of  financial  reporting  quality  with investment efficiency  in  ASEAN.  This  research  also  investigates  the role  of  analyst following in moderating the association of financial reporting quality on investment efficiency. This research uses 9335 company’s observation from Indonesia, Malaysia, Phillipines, Singapore, and Thailand in 2007-2012 period by panel data regression analysis. The result shows that financial reporting quality has a negative relationship with underinvestment, but doesn’t has an effect in overinvestment. Moreover the analyst following can’t  become  a  moderating  variable  between  financial  reporting  quality and investment efficiency.