said, muh
Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PERJANJIAN (KONTRAK) ASURANSI MODERN MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI PEMIKIRAN MUHAMMAD MUSLEHUDDIN said, muh
Hukum Islam Vol 15, No 2 (2015): Hukum Islam, Vol. XV No. 1 Nopember 2015
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/hi.v15i2.2071

Abstract

Muhammad Muslehudin mengatakan bahwa perjanjian asuransi modern adalah haram disebabkan karena adanya unsur ketidak pastian dan kandungannya tidak tentu. Juga karena ada ta’liq pada kerugian yang belum pasti yang menjadi perjanjian asuransi itu suatu pertaruhan atau permainan yang bergantung pada nasib. Serta Bunga atau pertambahan yang diperoleh melalui perniagaan ini dan penangguhan penyerahan dalam pertukaran uang adalah riba. Dan dalam perjanjian asuransi moderen terdapat unsur ketidak pastian
ANALISIS PENGEMBALIAN PINJAMAN DENGAN PENYELESAIAN ARBITRASE DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Said, Muh; Sukaimi, Syafi’ah
Hukum Islam Vol 18, No 1 (2018): HUKUM KELUARGA DAN EKONOMI SYARIAH
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/hi.v18i1.5883

Abstract

AbstrakDalam berbagai usaha bisnis hari ini, sangat boleh jadi dalam berbagai  kegiatan yang dilakukan tidak melalui pembayaran secara tunai, melainkan lebih banyak dilakukan secara utang atau melalui pinjaman. Utang atau pinjaman dalam bentuk apapun, pengembaliannya atau pelunasannya tetap wajib hukumnya pada saat tertentu sesuai dengan substansi perjanjian (akad). Idealnya pinjaman seharusnya dibayar atau dilunasi tepat pada waktunya, sehingga dapat menghindarkan dari masa jatuh tempo, yang rawan akan dapat menimbulkan permasalahan dan sengketa bisnis di kemudian hari. Bila ternyata juga di kemudian hari, muncul persengketaan dalam hal tersebut, dengan berbagai upaya telah ditempuh, namun tidak ada titik temu penyelesaiaannya di antara pihak-pihak yang bersangkutan, maka salah satu cara terbaik yang memungkinkan dan idealnya harus ditempuh adalah melalui upaya penyelesaian pada lembaga arbitrase.          
BUDAYA DISIPLIN KERJA; Sebuah Sketsa Kerja Orang-Orang Jepang Sukaimi, Syafiah; Said, Muh
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 8, No 2 (2018): Madania
Publisher : Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jepang, termasuk salah satunya negara di dunia yang turut diperhitungkan dalam persaingan dunia global atas berbagai percepatan kemajuan yang di alaminya terutama di bidang sain dan teknologi. Salah satu penyebab utamanya karena eksis dan lestarinya budaya disiplin di kalangan masyarakat Jepang pada umumnya. Sikap-sikap mental dan perilaku sosial positif setiap pribadi dalam berbagai aktivitas, merupakan wujud budaya disiplin mereka. Terlestarinya budaya disiplin mereka di samping karena faktor warisan tradisi leluhur mereka, serta berperannya secara aktif setiap orang tua dan para pendidik (guru) dalam mendidik generasinya hingga usia dianggap bisa mandiri, dan juga karena faktor dukungan pemerintah (Raja) dengan berbagai sarana dan fasilitas berasis teknologi modern.