Hilmiah, Anis Syatul
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN SITUS PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN BONDOWOSO SEBAGAI PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR DI SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS DI KABUPATEN BONDOWOSO Ayuningtyas, Tantri Raras; Hilmiah, Anis Syatul; Rohmawati, Rina
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2018): HISTORIA
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v6i1.1080

Abstract

Peninggalan kebudayan megalitikum yang tersebar di Bondowoso ini berupa menhir, dolmen, sarkofagus, kubur batu, batu kenong, pelinggih batu, ruang batu atau stonechamber dan arca. Kebudayaan megalitikum ini berlangsung hingga kini dengan memahami makna kepercayaan akan adanya hubungan antara mahluk yang hidup dan sudah mati. Pembelajaran sejarah tingkat SMA, kebudayaan Megalitikum masuk dalam materi Sejarah Indonesia Kelas X dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran tiap minggunya namun pemblajaran dikelas yang ditawarkan kurang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan implementasi pemanfaatan situs peninggalan sejarah di Kabupaten Bondowoso sebagai pengembangan sumber belajar di SMA Negeri 2 Bondowoso dengan menggunakan kompetensi dasar 3.2 berdasarkan tipologi hasil budaya Pra Aksara Indonesia termasuk yang berada di lingkungan terdekat. Pengembangan sumber belajar yang digunakan menggukan metode lawatan sejarah dan pembuatan buku teks sebagai bahan ajar tingkat SLTA dengan menggunakan model desain ADDIE dan diimplementasikan di sekolah menggunakan penelitian tindakan kelas di kelas X IIS SMA Negeri 2 Bondowoso. Penelitian pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa di kelas.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS NILAI-NILAI MUSIK PATROL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP BUDAYA LOKAL KABUPATEN JEMBER Wirawan, Gandung; Hilmiah, Anis Syatul; H, M. Iqbal Ibrahim
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2018): HISTORIA
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v6i1.1082

Abstract

Eksistensi suatu budaya ditentukan dengan seberapa besar masyarakat mengenali, peduli dan melakukan suatu kegiatan kebudayaan.Semakin tinggi tingkat kepedulian suatu masyarakat terhadap budaya yang dimiliki semakin berkembang dan lestari suatu budaya tersebut. Kurikulum K-13 di Sekolah Dasar memberikan ruang pengenalan terhadap kebudayaan masing-masing daerah di Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai daerah untuk menginventarisir potensi kebudayaan lokal untuk diajarkan kepada generasi muda, hal ini tertuang pada tema 1. Indahnya Kebersamaan, subtema keberagaman budaya bangsaku. Kabupaten Jember sebenarnya memiliki kebudayaan musik patrol yang menjadi ciri khas kota Jember, namun tidak diajarkan dalam kurikulum di sekolah-sekolah sekitar kabupaten Jember. Hal ini pula yang terjadi di SDN Tegal Besar 02 Jember, dimana materi yang diajarkan tidak satupun mengakomodir kebudayaan lokal yang dimiliki Kabupaten Jember. Metode Penelitian yang digunakan adalah Riset and Development (R & D) dengan menggunakan model desain ADDIE dengan tahapan Analisis, Desain, Development, Implementasi dan Evaluasi.Hasil penelitian menujukkan bahwa model pembelajaran berbasis nilai-nilai musik patrol layak digunakan berdasarkan penilaian validator dengan kategori tinggi dengan skor 4,42 dan pemahan budaya lokal siswa meningkat dari rerata awal 2,31 yang berada pada kriteria rendah menjadi 3,56 yang berada pada kriteria tinggi. Adapun perhitungan Paired Sample T Test dengan taraf siginifikansi 5% menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0.00 dengan demikian H0 ditolak, sehingga ada peningkatan pemahaman budaya lokal siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran berbasis nilai-nilai msuik patrol, dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran berbasis nilai-nilai musik patrol layak untuk digunakan di sekolah dasar kabupaten Jember serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal Kabupaten Jember.