Afrianto, Muhammad Ficky
Prodi Fisika FST UNJA

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN SEL SURYA TERSENSITASI PEWARNA (SSTP) LAPISAN TiO2/GRAFIT DARI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA, BERAS KETAN HITAM, DAN UBI JALAR UNGU nurhidayah, nurhidayah; suwarni, suwarni; Usna, Sri Rahayu Alfitri; Afrianto, Muhammad Ficky; farid, faizar
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Fisika Vol 2 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.843 KB)

Abstract

Fabrication of Dye-Sensitized Solar Cells (DSSC) using working electrodes composed of a mixture of TiO2 and 14% of graphite, which then denoted as TiO2:C14%, has been done. The TiO2:C14% colloid was deposited on a conductive Fluorine Doped Tin Oxide (FTO) glass substrate by using sol-gel-spin coating at the speed of 1500 rpm for 50 seconds. This thin layer was then immersed for 24 hours in different dye solutions extracted from Rosella petals (hibiscus sabdariffa), black glutinous rice (oryza sativa) and purple sweet potato (ipomoea batatas). Composition materials used to fabricate the solar cells were characterized by using x-ray diffraction (XRD) and scanning electron microscope (SEM). The power conversion efficiency (PCE) of the solar cells was measured by using a set of I-V characteristic circuit. The result showed that the highest PCE of 3 x 10-3 % was obtained from the cells based on dye extracted from rosella petals compared to those from black glutinous rice and purple sweet potato.   Keywords: DSSC, dye, rosella, TiO2, spin coating, XRD, efficiency.
Pengukuran Konsumsi Energi Listrik menggunakan Sensor Current Transformer TA12-200 Isnen, Maizal; Afrianto, Muhammad Ficky
Jurnal Elektronika, Listrik, dan Teknologi Informasi Terapan Vol 1 No 1 (2019): Manajemen Energi
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.872 KB)

Abstract

Peningkatan elektrifikasi di Indonesia masih menyisakan beberapa persoalan, misalnya pemadaman. Hal ini dapat disebabkan oleh permintaan yang lebih besar dari pada ketersediaan energi. Usaha yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan melakukan pengaturan pada sisi konsumen. Dengan menerapkan teknologi kontrol, suatu perangkat sistem tertanam berbasis Arduino telah mampu melakukan pengukuran terhadap konsumsi energi listrik. Penerapan sensor arus berjenis TA12-200 telah mampu mengukur dengan akurasi sampai dengan 96,4% dengan resolusi 0,4 volt per ampere. Sistem ini dilengkapi dengan modul RTC sehingga mampu menghitung durasi pengukuran untuk kemudian mengonversi nilai daya (watt) kedalam energi listrik (kWh) maupun nominal biaya penggunaan energi listrik dalam rupiah. Dengan menampilkan nilai rupiah pada sistem pengukuran ini dianggap mampu meningkatkan kesadaran pengguna untuk melakukan penghematan terhadap penggunaan listrik. Hal ini mampu menekan permintaan energi listrik sehingga kasus pemadaman dapat diminimalisir.