Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR DAERAH ANTAR PROVINSI DI INDONESIA Fitria, Dina Intan; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.53 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ekspor daerah antar provinsi Indonesia. Penelitian ini menggunakandata cross section yaitu 33 Provinsi di Indonesia dan data time series dari tahun 2011-2015. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu PDRB perkapita ADHB, PDRB perkapita ADHB tahun sebelumnya, ekspor daerah, angkatan kerja, dan PMDN. Hasil model FEM menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor daerah adalah PDRB perkapita, PDRB tahun sebelumnya dan PMDN. Untuk angkatan kerja memiliki hubungan negatif tetapi signifikan pada variabel yang mempengaruhi ekspor, dikarenakan beberapa daerah dengan jumlah angkatan kerja yang banyak tetapi tetapi tidak produktif dalam menciptakan pertumbuhan daerahnya. Oleh karena itu peneliti merekomedasikan agar pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan sesuai minat dan keahlian masyarakat atau dengan pengalihan angkatan kerja yang produktif ke daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan ekonomi.Kata Kunci: Pertumbuhan ekonomi, Ekspor daerah, Regresi Panel.
ANALISIS PREFERENSI PRE DAN POST PENGGUNAAN TEKNOLOGI LED TERHADAP PENGHEMATAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA Ariani, Emma Yunita; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.166 KB)

Abstract

AbstrakDalam upaya penghematan penggunaan energi listrik dilakukan peralihan dengan menggunakan teknologi yang lebih efisien khususnya dalam hal penerangan, yaitu beralih dari Fluorescent Lamps (FL) ke lampu berjenis Light Emitting Diodes (LED). Tujuan penelitian ini melihat preferensi rumah tangga di beberapa Kecamatan di Kota Banda Aceh dalam kebijakan keuangan yang dilakukan rumah tangga setelah melakukan penghematan energi dan penambahan pendapatan akibat pengurangan biaya listrik. Penelitan ini menggunakan metode anilisis deksriptif dengan media kuesioner dan wawancara. Sebagian besar responden dalam penelitian ini merasakan manfaat dari menggunakan lampu LED dan lebih memilih untuk menggunakan tambahan pendapatan dengan membeli kebutuhan berjenis nonlistrik. Masyarakat dan sektor pemerintahan dapat menerapkan peralihan penggunaan teknologi ini sebagai salah satu cara guna mengurangi pengeluaran dan penghematan energi.Kata Kunci: Lampu LED, Pendapatan, Rumah Tangga
ANALISIS JANGKAUAN KOMUTASI TENAGA KERJA BANDA ACEH TERHADAP DAERAH HINTERLAND Khairunnisa, Khairunnisa; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.806 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jangkauan komutasi tenaga kerja terhadap daerah hinterland. Data dalam penelitian menggunakan data sekunder dan primer. Data sekunder berasal dari data BPS Kota Banda Aceh, sedangkan data primer melalui observasi dan wawancara langsung kepada penduduk yang merupakan tenaga kerja komuter dari Kota Banda Aceh ke Kabupaten Aceh Besar dan sebaliknya. Penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive random sampling, yaitu pengambilan sampel secara sengaja dan acak dengan jumlah sampel sebanyak 100 sampel. Faktor yang membuat tenaga kerja melakukan komutasi yaitu karena tuntutan pekerjaan, jarak tempuh yang dekat serta fasilitas kota yang memadai dan kepemilikan rumah pribadi membuat tenaga kerja menetap di daerah tujuan. Pemerintah daerah harus lebih giat lagi untuk membuka lapangan pekerjaan agar membuat daya tarik tenaga kerja produktif tidak meninggalkan daerah asalnya untuk mencari pekerjaan yang sesuai dan upah yang tinggi. Tenaga kerja harus memiliki kemampuan khusus untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri di daerah asal, agar pengangguran dapat berkurang.Kata Kunci : Tenaga Kerja, Jangkauan Komutasi, Daerah Hinterland
ANALISIS KETERKAITAN ANTAR SEKTOR DI PROVINSI ACEH Maulana, Riski; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.684 KB)

Abstract

This study aims to analysis which sector the most superior in the province of Aceh. This study uses secondary data processing methods. 9 sectors selected for analysis consisted of Agriculture, Mining and Quarrying Manufacturing Electricity, Gas and Water, Construction, trading, Hotels and Restaurants, Transport and Communication, Finance, Leasing and Business Services and Services. Through his analysis using input-output analysis can be ascertained which sectors are the most crucial as follows: Industrial Products pengilingan Oil and Gas, Land Transport and Industrial Goods sector of Metal, Machinery and Equipment becomes Sector base in the province. Expected for the Aceh government to be able to create policies that can encourage the growth of a sector basis in addition to empowering potential of this sector in terms of supporting the non base. These efforts must be supplied by the government of Aceh in order to provide benefits to the people of Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor manakah yang paling unggul di Provinsi Aceh.Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode diolah. 9 sektor dipilih untuk di analisis yang terdiri dari sektor Pertanian, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan Listrik, Gas dan Air Bersih, Kontruksi, Perdanganan, Hotel danRestoran, Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan danJasa-jasa. Melaluianalisis yang dilakukan menggunakan analisis input-output dapat dipastikan sektor mana yang paling berperan penting sebagai berikut: Industri Produk Pengilingan Minyak dan Gas, Angkutan Darat dan sektor Industri Barang dari Logam, Mesin dan Perlengkapan menjadi Sektor basis di Provinsi Aceh. Diharapkan bagi pemerintah Aceh untuk dapat menciptakan kebijakan yang dapat mendorong tumbuhnya sektor basis di samping memberdayakan potensi sektor pendukung dalam hal ini sektor non basis. Upaya ini harus dapat di penuhi oleh pemerintah Aceh agar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.
DINAMIKA EKONOMI SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH Febina, Hafia; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.435 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Sektor Informal, Dinamika Perkembangan Sektor Informal dan Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Sektor Informal di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primerdengan mewawancarai 150 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika ekonomi pada sektor informalberkembang sangat pesat pada saat ini, salah satunya dibuktikan dari pendidikan terakhir yang dimiliki pekerja di sektor informal yang sudah tergolong menamatkan pendidikan yang tinggi sehingga mereka dapat melakukan usaha yang dijalankan dengan lebih baik dan memiliki konsep untuk menghindari resiko-resiko yang akan terjadi kedepannya.Kata Kunci:Dinamika Ekonomi, Sektor Informal, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL (TPT) INDONESIA MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Devy, Novialita; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.804 KB)

Abstract

This study aims to analyze the competitiveness of export textile and textile products (TTP) Indonesia towards the ASEAN Economic Community (AEC). The analysis model used is multiple linear regression model using time series data from 2006 until 2015. The results showed that the average level of export competitiveness TTP Indonesian is 1.96, which means the competitiveness of Indonesian textile exports have high competitiveness. Export competitiveness- related TTP Indonesia also have factors that affect on export the textile exports. 87 percent of variable rupiah exchange rates againts the United States dollar, technological readiness and Balance of Payment (BOP) effect on the competitiveness of Indonesian textile exports 2006-2015 period, while the remaining 13 percent influenced by other variables outside the model. Partially, variable rupiah exchange rate against the United States dollar and variable balance of payments is positive and significant effect against the Indonesian textile exports. Variable technological readiness is negative and significant effect against the Indonesian textile exports, when the variable market size was not measured because there are multicollinearity symptoms with a variable rupiah exchange rate against United States dollar.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia menuju masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Model analisis yang digunakan adalah model regresi linear berganda dengan menggunakan data time series tahun 2006 sampai tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat daya saing ekspor TPT Indonesia adalah 1,96 yang berarti daya saing ekspor TPT Indonesia memiliki daya saing yang tinggi. Terkait dengan daya saing ekspor TPT Indonesia juga memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor TPT tersebut. Sebesar 87 persen variabel Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS, Kesiapan Teknologi (technological readiness) dan Neraca Pembayaran (BOP) berpengaruh terhadap daya saing ekspor TPT Indonesia periode 2006-2015, sedangkan sisanya sebesar 13 persen dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Secara parsial, variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar dan variabel neraca pembayaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor TPT Indonesia. Variabel kesiapan teknologi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor TPT Indonesia, sedangkan variabel ukuran pasar (market size) tidak diukur karena terdapat gejala multikolinearitas dengan variabel nilai tukar.
PROFIL URBAN KOTA BANDA ACEH Alifiansyah, Dimas; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.696 KB)

Abstract

This study was conducted to analyze the profile of Banda Aceh through macro-economic variables and independent social research politik.Variabel are Inflation, Economic Growth, Population, Income, Social, cultural, and infrastructure. Urban as well as the dependent variable. The method used in this research is qualitative descriptive. The results showed that the independent variables are significantly positive effect on the dependent variable. With descriptive analysis proved that the similarity between Banda Aceh to some other cities both domestically and abroad. For further research is expected to be able to compare Profile Urban Banda Aceh with other regions.  Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis profil Kota Banda Aceh melalui variabel-variabel makro ekonomi dan sosial politik.Variabel independen penelitian ini adalah Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Penduduk, Pendapatan, Sosial budaya, dan Infrastruktur. Serta urban merupakan variabel dependen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh positif secara signifikan terhadap variabel dependen. Dengan analisis deskriptif terbukti bahwa adanya kesamaan antara Kota Banda Aceh dengan beberapa kota lain baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat membandingkan Profil Urban Kota Banda Aceh dengan daerah lain.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG TENAGA KERJA MELAJU DARI KABUPATEN ACEH BESAR KE KOTA BANDA ACEH Bengi, Ayu Simah; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.833 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong tenaga kerja melaju dari Kabupaten Aceh Besar ke Kota Banda Aceh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dari 50 responden yang ditentukan melalui snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umumnya tenaga kerja yang melaju dari Kabupaten Aceh Besar ke Kota Banda Aceh bekerja sebagai karyawan swasta dan sebagai wiraswasta, kesempatan kerja di Kota Banda Aceh juga lebih banyak, faktor-faktor yang mendorong tenaga kerja melaju adalah status pernikahan, umur, jenis kelamin, dan keluarga. Jarak dari tempat tinggal ke tempat bekerja bukanlah  suatu permasalahan dalam melaju karena berapa pun jaraknya responden tetap mau melakukan perjalan untuk bekerja, selain itu hampir seluruh responden memiliki kendaraan yang layak digunakan sebagai sarana transportasi ke Kota Banda Aceh. Kata kunci:    Melaju, Tenaga Kerja, Analisis Deskriptif Kualitatif,  Keluarga, snowball sampling.
ANALISIS KEMACETAN DI KOTA BANDA ACEH Zahara, Rina; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.053 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemacetan di Kota Banda Aceh untuk mengetahui dampak kemacetan terhadap sosial ekonomi masyarakat,penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu untuk menentukan cara mencari, mengumpulkan dan menganalisis data. Data yang digunakan adalah data primer dari 50 responden yang ditentukan melalui random sampling. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang di hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemacetan memberikan dampak yang negatif yang sangat besar bagi masyarakat seperti pemborosan bahan bakar minyak, terbuangnya waktu secara percuma dan kerusakan lingkungan akibat polusi yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Kemacetan yang terjadi di kota Banda Aceh itu mencapai 72% sedangkan yang jarang mengalami kemacetan itu hanya 28% dan kemacetan tersebut mengakibatkanstres dan penyebab dari kemacetan itu jelas dapat merugikan masyarakat dan berpengaruh besar terhadap sosial ekonomi masyarakat dan kemacetan terjadi akibat pertambahan jumlah penduduk yang di ikuti oleh pertambahan jumlah kendaraan bermotor. Kata Kunci:   Kemacetan, Jumlah Kendaraan, Jumlah Penduduk, Panjang Jalan, Random Sampling.
KONVERGENSI PERTUMUHAN EKONOMI ANTAR PROVINSI DI PULAU SUMATERA Putra, Zulfahmi; Jamal, Abd.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.119 KB)

Abstract

The purpose of this study was for determine the level of convergence of economic growth in the island of Sumatra in 2003 up to 2013. The data used is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics. The analysis used in this study is Ordinary Least Square (OLS), Fxed Effect Model and Random Effect Model. All three models are used to see the level of beta convergence in Sumatra. Hausman Test results showed that in this peneilitian more suitable model is the fixed effect model and random effect model. Based on estimates of beta convergence, both pertumuhan the GDP per capita and the GDP shows the level of convergence occurring no greater than (> 0). This means that the growth of GDP per capita and the GDP among the provinces in Sumatra Island Tend diverges. While the results show the GDP per capita converges sigma and the GDP has increased from year to year with the numbers 18 584 and the deviation of 45.22. Tujuan dari penelitian ini adalah unuk mengetahui tingkat konvergensi pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera Tahun 2003 sampai dengan 2013. Data yang digunakan ialah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ordinary Least Square (OLS), Fxed Effect Model, dan Random Effect Model. Ketiga model tersebut digunakan untuk melihat tingkat beta konvergensi di Pulau Sumatera. Hasil Uji Hausman menunjukkan bahwa dalam peneilitian ini model yang lebih cocok digunakan adalah fixed effect model dan Random effect model.. Berdasarkan hasil estimasi beta konvergen, baik pertumuhan PDRB Perkapita maupun PDRB menunjukkan tingkat konvergensi yang terjadi lebih besar dari no (>0). Hal ini berarti bahwa pertumbuhan PDRB perkapita dan PDRB antar provinsi di Pulau Sumatera Cenderung divergen. Sedangkan hasil sigma konvergen menunjukkan PDRB Perkapita dan PDRB mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dengan angka deviasi sebesar 18.584 dan 45,22.