This Author published in this journals
All Journal Catharsis
Arisyanto, Prasena
Catharsis

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Wayang Kulit Wong Lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi : Kajian Teks Pertunjukan Arisyanto, Prasena; Cahyono, Agus; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v6i1.17034

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertunjukan Wayang Kulit Wong pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian difokuskan pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan konsep bentuk pertunjukan dengan empat langkah analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Wayang Kulit Wong merupakan bentuk pertunjukan yang baru. Wayang Kulit Wong merupakan gabungan dari pertunjukan wayang wong dan wayang kulit purwa. Wayang Kulit Wong dapat dipentaskan oleh siapapun, dimanapun, kapanpun tanpa ada syarat tertentu. Cerita yang dibawakan bisa bersumber dari berbagai hal. Musik pengiring dapat dipilih sesuai dengan kreativitas sutradara. Wayang Kulit Wong merupakan contoh pengembangan seni tradisi. Wayang Kulit Wong juga dapat digunakan sebagai materi apresiasi dan kreasi seni pada bidang pendidikan seni. The purpose of this research is to analyze the performances of the Wayang Kulit Wong on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. Qualitative research method used in this study. The research focused on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. The data collection techniques used are observation, interviews, document studies. Technique of  the data analysis using the concept of form performances with four steps of data analysis. The research result indicates that Wayang Kulit Wong is a form of new performances. Wayang Kulit Wong is a combination of performing wayang kulit purwa and wayang wong. Wayang Kulit Wong can be performed by anyone, anywhere, at any time without any specific terms. The story presented is sourced from various things. Music accompanist can be selected in accordance with the directors creativity. Wayang Kulit Wong is an example of the development of artistic traditions. Wayang Kulit Wong can also be used as a matter of appreciation and creation of art in the field of art education.