Oktiawati, Anisa
STIKES Cendekia Utama Kudus

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

EDUKASI BERBASIS VIDEO MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN PERKEMBANGAN PADA BBLR Oktiawati, Anisa; Rustina, Yeni; Chodidjah, Siti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2649.738 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v6i2.189

Abstract

Bayi berat lahir rendah yang dirawat inap akan mendapatkan stimulus yang menyakitkan sehingga menyebabkan bayi stres. Salah satu strategi untuk mengurangi stres dengan asuhan perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh pemberian informasi berbasis video terhadap pengetahuan dan motivasi perawat dalam melakukan asuhan perkembangan saat merawat BBLR. Desain penelitian ini adalah Pre-Post test Non Equivalent Control Group Design. Besar sampel 30 perawat yang terbagi dalam 2 kelompok; kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15), diambil dengan rumus uji hipotesis beda 2 mean independent. Analisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan dan motivasi yang diberikan informasi berbasis video dengan yang tidak diberikan informasi berbasis video. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu adanya sosialisasi tentang asuhan perkembangan berbasis video kepada perawat lain di rumah sakit.Kata kunci: Asuhan perkembangan,BBLR,  motivasi, pengetahuan, video
Musik Gamelan Meningkatkan Kualitas Tidur Lansia di Desa Kagok - Tegal Oktiawati, Anisa
Jurnal Smart Keperawatan Vol 4, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.312 KB) | DOI: 10.34310/jskp.v4i2.86

Abstract

Populasi lansia di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun dimana dapat menimbulkan permasalahan terkait aspek medis salah satunya yaitu permasalahan gangguan tidur pada lansia. Terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penurunan kualitas tidur adalah terapi musik. Musik dipilih dengan mempertimbangkan ras, kelas sosialdan latar  belakang  pendidikan. Maka dari itu musik gamelan sangat tepat untuk diperdengarkan bagi lansia.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi music gamelan terhadap kualitas tidur lansia di Desa Kagok Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimentaldan rancangan penelitian menggunakan One GroupPre-Post Test Design dimana dalam rancangan ini terdapat pengukuran kualitas tidur sebelum dan setelah diberikan terapi music gamelan. Besar sampel ditentukan berdasarkan rumus analitis kategorik berpasangan pada tingkat kemaknaan 5% dan ditambahdengan estimasi drop outyaitu 16 responden. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesionerPittsburg Sleep Quality Index (PSQI)untuk menilai kualitas tidur lansia. Uji statistik penelitian ini menggunakan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan kualitas tidur lansia sebelum dan setelah diberikan terapi musik gamelan dengan p value 0,002 (p value< 0,05). Terapi musik gamelan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Desa Kagok Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Kata Kunci: Pengaruh, Terapi Music Gamelan, Kualitas Tidur, Lansia.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG INFEKSI NOSOKOMIAL DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. SOESELO SLAWI Shaemi, Ati; Widyantoro, Wisnu; Oktiawati, Anisa
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 3 No 1 (2013)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi nosokomial yang paling sering terjadi adalah phlebitis. Phlebitis merupakan inflamasi pada vena yang ditandai dengan adanya daerah yang merah, nyeri dan pembengkakan di daerah penusukan atau sepanjang jalur vena. Upaya penanggulangan infeksi nosokomial ditentukan oleh perubahan perilaku semua orang di rumah sakit yang terlibat dalam memberikan pelayanan kesehatan pada pasien. Perilaku petugas kesehatan tentang penerapan pencegahan infeksi nosokomial dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi aspek pengetahuan, sikap petugas serta praktek itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dengan kejadian phlebitis di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal. Jenis dan Desain penelitian adalah asosiatif kausal dengan desain berbentuk observasional pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 66 responden, teknik sampling menggunakan nonprobability sampling secara aksidental. Analisis bivariat dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Tingkat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial sebagian besar&nbsp; baik yaitu 39 responden (59,1%), responden tidak mengalami phlebitis yaitu 60 responden (90,9%), hasil uji statisti menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dengan kejadian phlebitis di RSUD dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal pada tahun 2013 (p value =0,027).Disarankan RSUD dr. Soeselo untuk meningkatkan kedisiplinan perawat pelaksana dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien, menerapkan standar operasional prosedur keperawatan dan meningkatkan pendidikan kepada segenap karyawan khususnya perawat.
HUBUNGAN PENERAPAN METODE TIM DENGAN BURNOUT PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL Anggraeny, Siska Utami; Widyantoro, Wisnu; Oktiawati, Anisa
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode tim salah satu metode asuhan keperawatan professional yang terdiri dari beberapa tim yang terdapat kepala ruang, ketua tim dan anggota tim. Konsep metode tim dapat berjalan lancar apabila tugas dan perannya dijalankan sesuai dengan konsep. Metode tim jika tidak diterapkan secara maksimal maka menimbulkan kerugian. Kerugian metode tim yaitu membutuhkan biaya yang banyak,Metode tim tergantung dengan pengaturan pelaksanaannya, jika pengaturannya tidak baik maka tidak efektif untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penerapan metode tim dengan burnout perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD dr. Soeselo kabupaten Tegal tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan cross sectional dengan teknik sampel yang digunakan yaitu random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Hasil penelitian menggunakan Chi Square menunjukan hasil adanya hubungan penerapan metode tim dengan burnout perawat pelaksana (p.value = 0,000, a = 0,02). Bagi perawat pelaksana sebaiknya, melakukan tugas dan perannya sesuai dengan konsep metode asuhan keperawatan professional metode tim sehingga dapat meminimalisir terjadinya burnout. Kata kunci :, ,&nbsp;
MUSIK KARAWITAN JAWA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN KAGOK KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL Oktiawati, Anisa; Rakhman, Arif; ., Khodijah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan populasi lansia di Indonesia dapat menimbulkan berbagai permasalahanterkait aspek medis, psikologis, ekonomi, dan sosial. Seiring dengan permasalahan yang dialami lansia,juga berdampak terhadap penurunan kualitas hidup lansia. Berbagai hal dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, salah satunya dengan menggunakan musik karawitan jawa sebagaialternatif teknik terapi.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian musik karawitan jawa terhadap kualitas hidup lansia di DesaKagok Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.Metode: Merupakan penelitian quasi eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post test Design.Penentuan sampel menggunakan analisis kategorik berpasangan dengan jumlah sampel 16 lansia. Lansiadiminta untuk mengisi kuesioner tentang kualitas hidup kemudian selama 3 hari berturut-turutdiperdengarkan musik karawitan jawa kutut manggung selama 30 menit. Setelah 3 hari dilakukanpengisian kuesioner kembali. Analisis data menggunakan wilcoxon test karena data tidak terdistribusinormal.Hasil: Menunjukkan perubahan skor kualitas hidup sebelum dan sesudah diberikan musik karawitan jawayaitu dari 1,38 menjadi 2,00 dengan p value 0,002 (p value &lt; 0,005). Hasil uji statistik menunjukanadanya perbedaan kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.Kesimpulan: Musik karawitan jawa mampu meningkatkan kualitas hidup lansia. Pemberian musikkarawitan jawa dapat menjadi landasan pengembangan ilmu keperawatan dalam memberikan asuhankeperawatan gerontik yaitu sebagai intervensi mandiri dalam mengatasi masalah yang terjadi pada lansia. &nbsp;
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FORMAT PENGKAJIAN BERDASARKAN MASALAH PADA IBU POSTPARTUM PERVAGINAM DI RUANG NUSA INDAH RSUD Dr. SOESELO SLAWI KABUPATEN TEGAL Itsna, Ita Nur; Oktiawati, Anisa; Widodo, Yessy Paramita
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu dalam masa postpartum akan mengalami perubahan fisik dan psikologis.Perubahan ini normal terjadi, namun seringkali menyebabkan timbulnya beberapa masalahpenyesuaian. Masalah tersebut antara lain : nyeri perineum, afterpain, gangguan eliminasiurin dan fekal, postpartum blues, dan lainnya. Pengkajian yang teliti memungkinkan perawatmencatat hasil pengkajian yang normal dan mengenali serta melaporkan dengan segerasetiap komplikasi. Kemampuan perawat untuk menentukan masalah keperawatan melaluipengkajian yang terfokus dan komprehensif sangat penting dalam proses asuhankeperawatan karena akan mempengaruhi ketepatan intervensi yang perlu dilakukan perawat.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penggunaan format pengkajian berdasarkanmasalah pada ibu postpartum pervaginam. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptifdengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakanteknik Purposive Sampling, yaitu perawat dan bidan yang bertugas di Ruang Nusa Indahsebanyak 17 orang yang terdiri dari 5 perawat dan 12 bidan. Perawat dan bidan dimintauntuk menggunakan format pengkajian tersebut, lalu mereka mengisi kuesioner untukmengetahui efektivitas format pengkajian. Data-data dianalisis dengan perhitungan meanserta prosentase (%). Hasil penelitian menunjukan sebanyak 17 orang responden (100 %)menyatakan cara pengisian, bentuk dan isi format pengkajian tersebut efektif karenamemudahkan mereka dalam melakukan pengkajian dan penentuan masalah keperawatan.Waktu yang diperlukan perawat dan bidan untuk pengkajian dan menentukan masalahkeperawatan adalah 30 menit. Seluruh responden (100%) menyatakan bahwa penggunaanformat pengkajian berdasarkan masalah pada ibu postpartum pervaginam adalah efektifdan mereka membutuhkan waktu 30 menit untuk melakukan pengkajian dan penentuanmasalah keperawatan. RSUD Dr Soeselo Slawi disarankan menggunakan format pengkajianberdasarkan masalah bagi pasien di ruang kebidanan