Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP NYERI IBU BERSALIN DAN KEMAJUAN PERSALINAN DI PUSKESMAS GARUDA TAHUN 2015 Wijaya, Merry; Tala Bewi, Dessy Winny; Rahmiati, Lina
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.641 KB) | DOI: 10.0809/jib.v3i3.85

Abstract

Nyeri persalinan merupakan hal yang sangat ditakuti oleh sebagian besar ibu hamil yang akan bersalin, terdapat banyak metode untuk mengurangi bahkan menghilangkan nyeri persalinan, salah satunya dengan menggunakan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap nyeri ibu bersalin dan kemajuan persalinan. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Hasil penelitin diketahui bahwa nyeri ibu bersalin mengalami perubahan, hal ini terbukti berkurangnya rasa nyeri yang dialami responden pada saat pre tes 57,1 % masuk kategori nyeri sedang berubah menjadi 36,7 % saat post tes, dan responden berkategori nyeri berat dari 14,3 % saat pre tes menjadi 0 % saat pos tes. Pijat oksitosin berpengaruh terhadap penurunan nyeri ibu bersalin dengan P sebesar 0,05. Kelompok pijat oksitosin maupun kelompok yang tidak dilakukan pijat oksitosin sama-sama tidak mengalami kemajuan persalinan, karena yang tidak dilakukan pemijatan oxitosin juga tidak mengalami perpanjangan kala 1 fase aktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pijat oksitotin berpengaruh menurunkan nyeri ibu bersalin, tetapi tidak berpengaruh untuk kemajuan persalinan.
Gambaran Pemanfaatan Buku KIA dan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Kehamilan Napitupulu, Theresa Febrianti; Rahmiati, Lina; Handayani, Dini Saraswati; Setiawati, Elsa Pudji; Susanti, Ari Indra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 1 (2018): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.33900

Abstract

Latar Belakang: Kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu hamil yang masih rendah menjadi faktor penentu AKI dan AKB. Meskipun masih banyak faktor yang harus diperhatikan untuk menangani masalah tersebut, namun salah satu faktor penyebab kematian adalah ketidaktahuan ibu hamil maupun keluarga dalam mengenali tanda bahaya kehamilan, untuk menyelesaikannya pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil serta keluarga dengan buku kesehatan ibu dan anak (KIA).Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui gambaran pemanfaatan buku KIA dan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan di wilayah Puskesmas Jatinangor tahun 2017Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang, dilakukan pada tanggal 10 juni s.d 10 juli tahun 2017. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan responden dalam kriteria inklusi berjumlah 183 responden. Pengambilan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukan, pemanfaatan buku KIA berdasarkan karakteristik umur lebih banyak digunakan dengan usia <20 tahun sebesar 7 orang (70%), ibu berpendidikan rendah sebanyak 57 orang (65,5%), primigravida sebanyak 46 orang (75,4%) dan ibu yang bekerja sebanyak 29 orang (70%). Sedangkan hasil pengetahuan baik berdasarkan karakteristik usia berada pada usia 20-35 sebanyak 82 orang (54,3%), ibu berpendidikan tinggi 8 orang (72,7%), primigravida sebanyak 36 orang (59,1%) dan ibu yang bekerja sebanyak 26 orang (61,98%).Kesimpulan: Dapat disimpulkan di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor tahun 2017 responden memanfaatkan buku KIA dan memiliki pengetahuan baik.
Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Persiapan Fisik dan Psikis Memasuki Masa Menopause Asriati, Cynthia Ramadhan; Wijaya, Merry; Nirmala, Sefita Aryuti; Gondodiputro, Sharon; Rahmiati, Lina
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 2 (2019): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.567 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.41638

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Menopause merupakan hal yang fisiologis bagi setiap wanita. Wanita yang menghadapi menopause akan mengalami beberapa keluhan baik secara fisik maupun psikis. Gejala yang dialami wanita pada masa menjelang menopause menyebabkan ketidaksiapan ibu tentang perubahan fisik maupun psikis. Untuk mengurangi hal tersebut wanita harus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun psikis dalam menghadapi menopause.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang persiapan fisik dan psikis memasuki masa menopause di wilayah kerja Puskesmas Soreang.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengana pendekatan cross sectional dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Soreang. Sampel penelitian ini sebanyak 80 orang ibu yang berusia 40 – 45 tahun dengan pengambilan sample menggunakan teknik multistage random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SLTA sebanyak (46,3%), jumlah paritas 1 – 2 anak sebanyak (56,3%) dan 3 atau lebih sebanyak (43,8%), sedangkan sebagian besar tinggal bersama suami dan anak sebanyak 68 responden (85%) sedangkan gambaran pengetahuan tentang persiapan fisik dan persiapan psikis memasuki masa menopause masih dikatakan cukup yaitu sebesar (67,5%) pengetahuan persiapan fisik dan (65%) pengetahuan persiapan psikis. Hasil penelitian ini dapat diharapkan peran aktif dari petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan, memberikan informasi persiapan fisik dan psikis menopause serta ibu aktif dalam kegiatan poswindu agar meningkatkan pengetahuan tentang persiapan fisik dan psikis menopauseKesimpulan: Dapat disimpulkan ibu di wilayah kerja Puskemas Soreang memiliki pengetahuan persiapan fisik dan psikis menopause dalam kategori cukup.Kata kunci: Pengetahuan; Persiapan Fisik dan Psikis; Menopause. AbstractBackground: Menopause is physiological for women. Women who face menopause will experience both physical and psychological complaints. The symptoms experienced by women in the days leading up to the menopause causing women to feel unprepared about the physical and psychological changes of menopause. To reduce this, women should prepare themselves physically and psychologically in dealing with menopause.Objective: This study aimed to determine the description of mother's knowledge about physical and psychological preparation entering the menopause period in the working area of Soreang Community Health Center.Methods: This research was descriptive research with cross sectional approach. The samples of this research were 80 people aged 40 - 45 years by using Cluster Sampling technique. The instrument used was questionnaire.Results: The results of this study indicated that the highest percentage of education level of respondents was senior high school level (46.3%), the number of parity is not much different from 1 to 2 children (56.3%) and 3 or more (43.8%). The highest percetage of the residence type was living together with husband and child (85%). The description of knowledge is sufficiently categorized (67.5%) of physical knowledge and (65%) knowledge of psychological preparation. In relation to the results of this study, the active role of health officials was expected to be able to provide counseling or provide information about the physical and psychological preparation of menopause. On the onther hand, mothers who were active in poswindu was expected to further improve the knowledge about menopause preparation.Conclusions: It can be concluded that mothers in the Soreang Community Health Center work area have knowledge of menopausal physical and psychological preparation in sufficient categories.Keywords : Knowledge; Physical and Psychological Preparation; Menopause
Elderly Profile of Quality of Life Using WHOQOL-BREF Indonesian Version: A Community-Dwelling Hidayati, Aghnia Rizki; Gondodiputro, Sharon; Rahmiati, Lina
Althea Medical Journal Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Althea Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.873 KB) | DOI: 10.15850/amj.v5n2.1417

Abstract

Background: Indonesia as one of the developing countries is facing a demographic transition. The proportion of under-five children is decreasing while the proportion of elderly is rising. This situation is followed by the increase of noncommunicable/degenerative diseases. However, this situation is not a constraint for the elderly to have a better life. The WHOQOL Group had developed a questionnaire to measure the elderly’s quality of life. The aim of this study was to describe the quality of life (QoL) of a community-dwelling elderly by using the WHOQOL-BREF questionnaire Indonesian version.Methods: Eighty eight elderly from 6 villages in Jatinangor, West Java, Indonesia were involved in a descriptive study relating to QoL by using the WHOQOL-BREF questionnaire Indonesian version.  The inclusion criteria were men and women, aged ≥60 years, could communicate effectively, and had Mini Mental State Examination score ≥>23. The variables in the study were physical, psychological, social and environmental domains and facets in the QoL questionnaire. The collected data in the study were analyzed using the central tendency items.Results: Most respondents had low QoL scores (≤60). This study discovered that some facets of every domain in the WHOQOL-BREF had low scores, namely adequate energy, ability to perform daily living activities, satisfaction with work capacity, ability to concentrate, acceptance of physical appearance, satisfaction of sex life, financial fulfillment, availibility of information, opportunity for leisure activities and transport.Conclusions: Most of the elderly have low QoL scores in some facets of every domain in the WHOQOL-BREF questionnaire.  
Peningkatan Kadar Hemoglobin melalui Pemeriksaan dan Pemberian Tablet Fe Terhadap Remaja yang Mengalami Anemia Melalui “Gerakan Jumat Pintar” Nuraeni, Rini; Sari, Puspa; Martini, Neneng; Astuti, Sri; Rahmiati, Lina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.802 KB) | DOI: 10.22146/jpkm.40570

Abstract

Anemia iron deficiency in adolescent girls have an impact to decrease of productivity work and academic ability in school and long term can lead to complications in pregnancy and childbirth. Therefore, it is necessary prevention and control of anemia with the provision of iron. The purpose of this research was to determine the intake of iron supplementation and the effectiveness of giving oral iron supplementation to increase levels of adolescent girl’s hemoglobin. This is interventional research with one group pretest-posttest design. The Sample in this research is adolescent girls, with a total sample of 31 respondents. The respondent received iron supplementation every Friday, for one month through “Gerakan Jumat Pintar”. The nutritional intake data were obtained from the food record for 3 days. Statistically, the analysis used is Wilcoxon. The result indicated that anemia iron deficiency in adolescent girls is decrease from 42% to 22.6%. Adolescent girls who suffer from moderate anemia are a decrease from 58% to 42%, whereas adolescent girls who did not suffer from anemia experienced an increase to 35.4%. The result of this research concluded that iron supplementation among adolescent girl is the effectiveness of giving oral iron supplementation through “Gerakan Jumat Pintar” to hemoglobin that is increase 1.01 gr/dl.