Articles

Found 6 Documents
Search

A tale of narrative annexation Stories from Kisar Island (Southwest Maluku, Indonesia) van Engelenhoven, Aone; Nazarudin, Nazarudin
Wacana Vol 17, No 2 (2016): Stories and storytelling in Indonesia I
Publisher : Faculty of Humanities, University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.943 KB) | DOI: 10.17510/wacana.v17i2.440

Abstract

This paper discusses strategies of appropriation of narrative heritage in literate and narrative histories on the island of Kisar. It shows that notwithstanding their sometimes literate characteristics, storytelling in competitive contexts still follows strategies that are typical for oral performances. This paper questions in how far literate and narrative historiographies can and ought to be separated from each other in Southwest Maluku.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN SEPEDA MOTOR YAMAHA DI COMPION MOTOR DUMAI Nazarudin, Nazarudin; Saputra, Ade; Khumaini, Hayatullah
I N F O R M A T I K A Vol 9, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : STMIK DUMAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.887 KB)

Abstract

Sistem pakar adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh orang awam. Namun masalah yang sering muncul adalah bagaimana cara untuk merepresentasikan pengetahuan di antaranya adalah menerapkan sistem pakar yang telah terkomputerisasi sehingga dapat digunakan dalam mendianogsa kerusakan mesin sepeda motor Yamaha Mio J 110cc di bengkel Chompion motor.sehingga dapat memdahkan kinerja mekanik dalam perbaikan motor. Dengan metode Forward Chaining diharapakan dapat membatu sistem dalam mengambil suatu keputusan dalam mendianogsa kerusakan mesin sepeda motor Yamaha Mio J 110 cc. sehingga dengan adanya aplikasi sistem pakar kerusakan mesin sepeda motor ini dapat dengan mudah meyelesaikan permasalahan dalam medianogsa kerusakan mesin sepeda motor Yamaha Mio J 110 cc.
Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Program Neighborhood Upgrading And Shelter Project (NUSP) Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Kumuh (KabupatenTanjung Jabung Barat Kelurahan Bram Itam Kiri) Nurzen, Yurizal; Safri, Muhammad; Nazarudin, Nazarudin
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.165 KB)

Abstract

Kebijakan nasional untuk pengentasan permukiman kumuh dalam RPJMN Tahun 2015- 2019 adalah program 100-0-100. Bertolak dari kebijakan tersebut pemerintah melalui Kemenpupera meluncurkan program NUSP yang konsen terhadap pengentasan kekumuhan namun berbasis kepada partisipasi masyarakat dengan harapan program tersebut berdasarkan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan tujuan kebijakan pemerintah. Adapun tujuan penelitian adalah 1) Mengidentifikasi bentuk partisipasi masyarakat dalam program NUSP di wilayahkumuh Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kelurahan Bram ItamKiri, 2) Menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam program NUSP di wilayah kumuh Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kelurahan Bram Itam Kiri, 3) Menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi tingkat partisipasi dalam program NUSP di wilayah kumuh Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kelurahan Bram Itam Kiri. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara Proportionate stratified random sampling, dimana jumlah sampel sebanyak 39 responden. Penentuan jumlah sampel mempergunakan metode Slovin dengan pengolahan data secara deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa partisipasi masyarakat dalam program NUSP Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kelurahan Bram Itam Kiri dari segi bentuk yang paling dominan adalah patisipasi dalam bentuk fisik (tenaga) yaitu 27%, dari segi tingkat partisipasi yang paling tinggi adalah partisipasi pada tingkat pelaksanaan yaitu 33%. Faktor Internal Masyarakat di tinjau dari segi: usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan penghasilan/pendapatan. Dari faktor usia partisipasi yang paling dominan adalah masyarakat dengan kisaran umur 30-39 tahun yaitu 48.7%, faktor jenis kelamin yang terbesar adalah laki-laki dengan jumlah 71.8%, faktor pendidikan partisipasi terbanyak pada tingkat pendidikan SD-SMP/MTS 51.3%, faktor pekerjaan sebagian besar yaitu bekerja sebagai petani 41.0%, dari faktor penghasilan di dominasi oleh masyarakat berpengahsilan Rp.1.500.000-2.500.000 yaitu 48.7%. Faktor eksternal kepemimpinan stakeholder yang mendorong partisipasi masyarakat yaitu 38.5% tergolong aktif.
KEARIFAN KOTA DEPOK DALAM MEDIA MASSA LOKAL RADAR DEPOK: ANALISIS WACANA BERANCANGAN KORPUS Yuwono, Untung; Nazarudin, Nazarudin
Linguistik Indonesia Vol 37, No 1 (2019): Linguistik Indonesia
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.821 KB) | DOI: 10.26499/li.v37i1.64

Abstract

Salah satu model jurnalisme yang hidup dalam masyarakat adalah jurnalisme lokal. Jurnalisme lokal dicirikan oleh wilayah pemberitaan yang terbatas, sekaligus distribusi media massa cetak yang juga terbatas pada wilayah itu, dan pada umumnya kesederhanaan dalam usaha, seperti sarana kerja yang sederhana. Meskipun demikian, jurnalisme lokal berkembang mengikuti kemajuan zaman, seperti sarana penyampaian informasi yang saat ini tidak terbatas pada cetakan, tetapi juga dengan sarana teknologi informasi (media daring). Jurnalisme lokal berupaya bertahan hidup pada utamanya dengan memuat informasi yang unik tentang wilayah yang diinformasikan. Indonesia, yang kaya akan etnik, budaya, dan berbagai latar belakang masyarakat, menjadi tempat yang potensial bagi perkembangan jurnalisme lokal. Salah satu jurnalisme lokal yang beroperasi di Depok, Jawa Barat, adalah Radar Depok. Bagaimana kearifan kota Depok direpresentasikan secara positif oleh Radar Depokmenjadi pertanyaan penelitian ini. Dengan memanfaatkan analisis kunci yang diolah secara kuantitatif dengan peranti lunak TshwaneDJe: tlCorpus Concordance Software (Corpus Query Software), hal-hal apa saja yang merupakan bagian dari kearifan Kota Depok yang ditonjolkan oleh Radar Depokdaring (radardepok.com) ditemukan dalam penelitian. Sejumlah 88 teks berita dan karangan khas (feature)sepanjang tahun 2017 yang menginformasikan pengalaman positif masyarakat Kota Depok ditelaah melalui korpus. Hasilnya adalah Radar Depokmemprioritaskan geografi Depok sebagai wilayah hunian masyarakat yang majemuk dengan seni budaya asli Betawi yang hidup di dalamnya; kebersihan; kesehatan; keimanan; kenyamanan hidup bagi anak; kekayaan kuliner; pariwisata; dan tempat yang bernilai pengembangan investasi. Prioritas itu selaras dengan brandingDepok sebagai kota pendidikan; zero waste city; kota layak anak; dan kota investasi. 
Synthesis and Characterization of ZSM-5 Catalyst for Catalytic Pyrolysis of Empty Fruit Bunches Rahmiyati, Lutfia; Arita, Susila; Komariah, Leily Nurul; Nazarudin, Nazarudin; Alfernando, Oki
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v4.i2.72

Abstract

ZSM-5 is known as a heterogeneous catalyst in the process of petroleum cracking. Zeolite has narrow pores so it needs synthesis to form mesopore so that reactant molecules can enter the active site in ZSM-5 mesopore. In this study, mesopore formation was carried out by adding Si/Al components with a ratio of 20 derived from tetraethyl orthosilicate, aluminum isopropoxide and TPAOH template with hydrothermal process. The resulting ZSM-5 was characterized using x-ray diffraction, scanning and electron microscopy (SEM). The XRD characterization results showed that the ZSM-5 synthesized to form mesopore was seen from a fairly high peak intensity in the range at 2-theta were 8.11, 9.01°; 23.27°; 23.49°; and 24.13°. The results of this study already have the same structure as the commercial ZSM-5. Characterization of SEM-EDS showed that Si-Al and Na elements in ZSM-5 were 96.43%, 3.56% and 0% wt, respectively. With a magnification of 20000x, this cluster is quite homogeneous even though the crystallization formed is not well aggregated. This ZSM-5 catalyst will be applied to the process of biomass into bio-oil.
The Effect of H-USY Catalyst in Catalytic Cracking of Waste Cooking Oil to Produce Biofuel Rosmawati, Rosmawati; Arita, Susila; Komariah, Leily Nurul; Nazarudin, Nazarudin; Alfernando, Oki
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v4.i2.67

Abstract

The crisis in petroleum is caused by the diminishing supply of petroleum resources from nature. This phenomenon encourages researchers to continue to look for processes and methods to produce energy from other resources. One of these ways is to produce energy that can be utilized from waste, including converting waste cooking oil into biofuel. This method not only could provide a source of renewable energy, but also help resolve the issue of household waste. The process used to produce biofuel from waste cooking oil is by catalytic cracking, where waste cooking oil after pretreatment is converted into biofuel in the flow reactor with H-USY catalyst. In this research, the reaction temperatures used are 400 °C, 450 °C, 500 °C and 550 °C and reaction times are 30, 45 and 60 minutes with the mass ratio of the amount of waste cooking oil to the amount of catalyst used is 40:1 (w/w). The highest yield of liquid biofuel product was obtained at 60.98%. The use of H-USY catalyst shows that the distribution of components contained in biofuel are 28.02% of diesel products (C17 -C20), 23.96% of gasoline (C6 –C12) and 7.78% of Heavy oil (C20 >) in catalytic cracking of waste cooking oil with a reaction time of 45 minutes at a temperature of 450 °C.