Putri, Dewi Eka
Universitas Putra Indonesia “YPTK”, Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Padang – Sumatera Barat, Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PREDIKSI JUMLAH PEMBERIAN KREDIT KEPADA NASABAH DI BANK PERKREDITAN RAKYAT DENGAN ALGORITMA C 4.5 Mandala, Eka Praja Wiyata; Putri, Dewi Eka
KomtekInfo Vol 5 No 1 (2018): KOMTEKINFO
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UPI-YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.335 KB) | DOI: 10.29165/komtekinfo.v5i1.9

Abstract

Bank Perkreditan Rakyat adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR. Masalah yang dialami BPR adalah pemberian kredit yang kurang tepat sasaran dan waktu tunggu keputusan nasabah yang lama. Maka dalam penelitian ini usulkan sebuah cara untuk memprediksi pemberian kredit yang dapat membantu pihak BPR dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Metode yang digunakan untuk melakukan prediksi tersebut adalah Algoritma C 4.5. Algoritma C 4.5 merupakan algoritma yang paling banyak digunakan untuk melakukan prediksi di dalam Data Mining. Jadi yang akan menjadi keputusan akhir dari prediksi pemberian kredit ini adalah keputusan besar atau kecilnya jumlah kredit yang akan diberikan kepada nasabah.
Hubungan Dukungan Sosialdengan Tingkat Kecemasan Narapidanadi Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang Tahun 2014 Putri, Dewi Eka; Erwina, Ira
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.635 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.2.118-135.2014

Abstract

Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Kecemasan Narapidana Dilembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang Tahun 2014.Status sebagai narapidana merupakan stressor yang berat dalam kehidupan, narapidana kehilangan kebebasan, kehilangan rasa aman dan nyaman, terpisah dari keluarga dan komunitas, adanya perubahan pada dukungan sosial yang diterima serta dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan yang terbatas, yang menyebabkan narapidana mengalami masalah kesehatan mental yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 237 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari data demografi, tingkat kecemasan, dan dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48.5% narapidana mengalami kecemasan ringan, dan 52.3% narapidana mendapatkan dukungan sosial yang tinggi. Berdasarkan hasil uji korelasi spearman, diketahui bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dengan tingkat kecemasan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang tahun 2014 dengan p= 0.000 dan r = -0.72 1, yang berarti terdapat korelasi kuat dengan arah negative, artinya semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah tingkat kecemasan atau sebaliknya. Disarankan untuk petugas Lapas, perawat, keluarga, dan rekan sesama narapidana untuk menjadi sumber dukungan sosial bagi narapidana sehingga dapat menurunkan kecemasan
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pasangan Infertil Yang Sedang Menjalani Pengobatan Infertilitas Di Rumah Sakit Kota Jambi Dan Padang Novrika, Bri; Susanti, Herni; Putri, Dewi Eka
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.1 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v10i1.316

Abstract

ABSTRAKKecemasan dapat menjadi faktor penting dalam keputusan mencari,  melanjutkan, ataupun menghentikan pengobatan infertilitas. Tingkat kecemasan pasangan infertil bervariasi dan dipengaruhi mekanisme koping dan penyesuaian yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pasangan infertil yang sedang menjalani pengobatan infertilitas di Rumah Sakit Kota Jambi dan Padang. Jenis penelitian ini adalah cross secsional, dengan sampel 76 wanita infertil yang mengalami kecemasan dengan tehnik total sampling. Analisis data dengan uji chi square dan one sample t test.Hasil penelitian terdapat hubungan diagnosis infertilitas (p = 0,012) dan mekanisme koping (p = 0,000) dengan kecemasan pada pasangan infertil. Tidak ada hubungan karakteristik usia (p = 0.318), pendidikan (p = 0,595), pekerjaan (p = 0,824), durasi infertilitas (p = 0,987), riwayat pengobatan (p = 0,449), dukungan keluarga (p = 0,568), dan budaya terkait infertilitas (p = 0,401).Mekanisme koping merupakan faktor paling dominan mempengaruhi kecemasan wanita pasangan infertil yang sedang menjalani pengobatan infertilitas, yaitu wanita pasangan infertil yang memiliki mekanisme koping berfokus pada emosi mempunyai peluang 7,66 kali untuk mengalami kecemasanKata kunci                  : Kecemasan, Infertil, Pengobatan Infertilitas Analysis of Factors Affecting Anxiety in Infertile Couples Who Are Treating Treatment for Infertility in Jambi City Hospital and Padang ABSTRACTAnxiety can be an important factor in the decision to seek, continue, or stop infertility treatment. The level of anxiety of infertile couples varies and is influenced by coping mechanisms and adjustments made. This study aims to determine the factors that influence the anxiety of infertile couples who are undergoing infertility treatment in Jambi City Hospital and Padang.This type of research is cross sectional, with a sample of 76 infertile women who experienced anxiety with a total sampling technique. Data analysis with chi square test and one sample t test.The results of the study showed a correlation between infertility diagnosis (p = 0.012) and coping mechanism (p = 0.000) with anxiety in infertile couples. There was no correlation between the characteristics of age (p = 0.318), education (p = 0.595), employment (p = 0.824), duration of infertility (p = 0.987), medical history (p = 0.449), family support (p = 0.568), and culture related to infertility (p = 0.401).Coping mechanism is the most dominant factor affecting anxiety of infertile couples who are undergoing infertility treatment, ie infertile couples who have an emotional-focused coping mechanism have a chance of 7.66 times to experience anxietyKeywords: Anxiety, Infertility, Infertility Treatment