Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan antara berat hidup dan ukuran vital tubuh dengan berat karkas kambing kacang janatan di rumah potong hewan sukun kota malang mawardi, Ahmad; leondro, henny; Kusumawati, Enike Dwi
Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT                   The purpose of this research was to know carcass weight based on weight cutting, as data information. The hypothesis of this research is carcass weight that can use based on weight cutting. This research uses the case study method, taking a sample as purposive sampling. It is a sample that takes from all of the goats and it collects based on various age, gender. From the research, the average of weight cutting 20,42+4,60, body tall 62,75+2,86, body long 52,29+2,96, chest size 86,38+4,28 and carcass weighty = 9,54+2,74. While the similarity regression between weight cutting carcass weight male kacang goat P1 – P4 = -1,884 + 0,530, similarity regression between body long and carcass weight male kacang goat P1 – P4 y = -29,680 + 0,727, similarity between ches size and carcass weight male kacang goat P1 – P4 y = -33,807 + 0,488. The regression equation above result indicates the inexistence of a positive relationship is highly significant (t>t table 0,01). By looking at the regression equation it can be concluded that the percentage of carcass and weight will be followed by an increase in carcass weight and carcass percentage. Carcass weight and carcass percentage can be estimated based on the weight of intersection, everybody weight recommended that the weighing of livestock, to obtain estimates of carcass weight and percentage by weight of intersection.
Pengaruh pemberian ragi tape pada tepung ubi jalar Dalam pakan terhadap persentase karkas dan berat lemak abdominal ayam broiler Busa, Klaudius; Hidayati, Permata Ika; Kusumawati, Enike Dwi
Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract This research was conducted at the Faculty of Animal Husbandry Field Laboratory Kanjuruhan Malang began in March 2016 to april 2016. The material used is 100 broiler chickens aged 1 day. The purpose of this study was to determine the effect of yeast tape on potato epung jalardalam feed on carcass percentage and abdominal fat weight. The method used is experiment with completely randomized design (CRD) using 6 treatments and each treatment was repeated 3 times. The treatments used in this study are basal feed without the addition of sweet potato flour (P0) and the basal feed given the addition of sweet potato flour 1.5% (P1), 2 3% (P2), 4.5% (P3), 5 , 4% (P4), 6% (P5), 7.5% (P6). The results showed the addition of sweet potato starch flour give effect to the percentage of carcass and abdominal fat weight in all treatments. Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang mulai bulan maret 2016 sampai bulan april 2016. Materi yang digunakan adalah 100 ekor ayam broiler yang berumur 1 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi tape pada epung ubi jalardalam pakan terhadap presentase karkas dan berat lemak abdominal. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 6 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pakan basal tanpa penambahan tepung ubi jalar (P0) dan pakan basal yang diberikan penambahan tepung ubi jalar 1,5% (P1), 2 3% (P2), 4,5% (P3),5,4% (P4),6% (P5),7,5% (P6). Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung tepung ubi jalar memberikan pengaruh terhadap presentase karkas  dan berat lemak abdominal pada semua perlakuan.
Pengaruh pemberian ragi tape pada tepung ubi jalar dalam pakan terhadap berat organ pencernaan ayam broiler Watu, Melson Kadubu Punggu; Hidayati, Permata Ika; Kusumawati, Enike Dwi
Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kombinasi terbaik tepung ubi jalar merah dengan ragi sebagai pakan sinbiotik, yang dicampur ke ransum broiler. Jumlah materi yang digunakan sebanyak 100 ekor ayam broiler. Parameter yang diamati berupa organ pencernaan, yang diamati terdiri dari gizzard (rempela), usus halus, usus besar. Metode penelitian terdiri dari persiapan yaitu membersihkan bagian dalam kandang ataupun lingkungan sekitar kandang dengan menggunakan desinfektan kandang, pemeliharaan ayam broiler selama 35 hari, dan perlakuan  pada penelitian menggunakan ransum ayam  pedaging yang dicampur tepung ubi jalar dan ragi tape, yang dibedakan menjadi enam macam ransum perlakuan, dengan taraf tepung ubi jalar dan ragi tape yang berbeda-beda. Hasil penelitian kombinasi pemberian tepung ubi jalar merah dengan ragi sebagai sinbiotik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot organ pencernaan ayam broiler (Gizzard, Usus Halus, Usus Besar). Level pemberian terbaik menunjukkan bahwa berat gizzard terdapat  pada P2 = 103 gram, berat usus halus terdapat pada P4 = 106 gram, berat usus besar terdapat pada P2 = 86 gram, masing_masing  memperlihatkan sebagai berat yang baik atau unggul dengan berat yang tertinggi dibandingkan dengan berat gizzard yang memiliki berat yang berbeda. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa  pemberian perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap berat organ pencernaan ayam broiler.   Kata kunci : Tepung Ubi jalar, Ragi, Terhadap Pertumbuhan Berat Organ Ayam Broiler   Abstract The study aims to find out the best combination of red sweet potato flour with yeast as sinbiotic feed which is miked to the broiler ration. The amount of material used is 100 broiler chickens. The parameter that is observed is digestive organs; qizzard, small intestive, large intestive. The methodology of the research is quantitative. It contains of preparation of cleaning the insside of cage or the envivonment around the cage by using disintecting the cage, the maintenance of broiler chicken for 35 days, and the treatment in the research is using broiler rations miked with sweet potato flour and yeast of tape, six kinds of treatment rations, with different levels of sweet potato flour and yeast of tape. The results of the research of the combination of red sweet potato with yeast as a sinbiotic is it does not give significant effect to inccrease of broiler gastrroinstestinal weight (qizzard, intestine, colon). The best level of administration shows that the weight of qizzard was found at P2=103 gram, in P4=106 gram, the weight of the large intestine or colon is found ad P2=86 gram, pach of it shows that the good weight or superior weight of the highest compared to the weight of the highest compared to the weight of different weight of qizzards. The conlusion of the research is there is no real effect to broiler disentive organ weight in the treatment.
Pengaruh penambahan level ekstrak bawang merah (allium cepa liliaceae) terhadap kualitas semen cair kambing peranakan etawa (pe) dengan menggunakan pengencer ringer’s dextrose Kurniawan, Aswin; Kusumawati, Enike Dwi; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho
Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan level ekstrak bawang merah terhadap kualitas semen cair kambing peranakan ettawa (PE) dengan menggunakan pengencer ringer’s dextrose. Materi yang digunakan adalah semen segar kamping peranakan ettawa (PE), Ringer's Dextrose, dan ekstrak bawang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan analisis statistik RAL (Rancangan Acak Lengkap). Pada penentuan tingkat ekstrak bawang dalam Dextrosperlich Ringer penguat adalah suhu ruang penyimpanan, hasil terbaik yang diketahui pada motilitas individu (P <0,01) adalah tambahan 2% sebanyak 71,87 ± 2,5. Dalam menentukan tingkat Ekstraksi ekstrak bawang Ringer Dextrose room temperature, hasil terbaik yang diketahui dalam survival (P <0,01) adalah penambahan 2% sebanyak 90,63 ± 0,97. Pengaruh kadar ekstrak bawang dalam pengencerRinger's Dextrose juga memberikan kelainan (P <0,05) di samping 2% sebanyak 0,61 ± 0,18. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan ekstrak bawang bombay pada diluent Ringer's Dextrose memberikan pengaruh nyata terhadap motilitas, viabilitas. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai lama penyimpanan untuk mengetahui bagaimana ekstrak bawang bisa dapat mempertahankan kehidupan spermatozoa.   Abstract   The purpose of this research was to know and study the influence of level of different onion extract in diluent Ringer’s Dextrose to the quality of goat Ettawa cross breed’s semen room temperature storage. The material which was used is fresh semen Ettawa cross breed’s, Ringer’s Dextrose, Onion extract. The research method which is used is experimental by using statistical analysis of RAL (Complete Random Design). On the determination of the level of onion extract in a diluent Ringer’s Dextrose which is store room temperature, best results were known on motility of individuals (P<0,01) is in addition of 2% as much as 71.87±2.5.In determining the level of onion extract dilution Ringer Dextrose room temperature, the best results are known in survival ( P < 0.01 ) was the addition of 2 % as much as 90.63 ± 0.97. The influence of level of onion extract in diluentsRinger’s Dextrose is also giving abnormality (P<0,05) in addition of 2% as much as 0.61±0.18.The conclusion of this research is the addition of onion extract in diluent Ringer’s Dextrose give the real influence to motility, viability. It needs further research concerning the length of storage in order to find out how onion extract could sustain the life of spermatozoa.  
Pengaruh pengencer dan lama simpan semen Ayam kampung pada suhu ruang terhadap Motilitas dan viabilitas spermatozoa Ulus, Egidius; Kusumawati, Enike Dwi; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho
Jurnal Sains Peternakan Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v7i1.3609

Abstract

Abstract The study was conducted from February to April 2018 in the field laboratory and integrated laboratory of University Kanjuruhan Malang. The purpose of this research is to know the effect of diluent and timetorage of kampung chicken sperm at room temperature to motility and viability of spermatozoa. The diluent used was NaCl, egg yolk tris aminomethane and no diluent with sperm duration of 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30 hours and 10 replications. This research method is experimental laboratory by using completely randomize design of factorial.  The data obtained in the study will be analyzed using the method of analysis of variance. The results showed that there was no significant effect (P> 0,05) of diluent, time storage as well as interaction between diluent and time storage to sperm motility and viability. Diluent and time storage which still maintain motility up to the minimum limit for AI was NaCl in 18 hours (41,5%), egg yolk tris aminomethan and without diluent at 12 hours of time storage that was equal to 49% and 42%. While the diluent and the time store that still can maintain viability up to the minimum limit for AI was NaCl and egg yolk tris aminomethan on the 18-hour (82.5%), without diluent on the time storage 12 hours (81.5%). It can be concluded that the optimum spermatozoa motility on NaCl diluent with 6 hours of time storage. While the optimum viability of the NaCl and egg yolk tris aminomethan on the time storage 18 hours.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK Indawati, Ninik; Kusumawati, Enike Dwi; Susanto, Waluyo Edi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2016): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v1i1.1428

Abstract

Pengabdi melakukan monitoring dan ditemukan permasalahan yaitu kelompok peternak belum mempunyai ketrampilan dan pengetahuan tentang pengolahan limbah kotoran ternak untukdiolah menjadi bernilai ekonomis. Sehingga perlu adanya penerapan Ipteks pemanfaatan limbahsapi potong dengan menggunakan biodigester dengan harga yang terjangkau oleh masyarakatyaitu biodigester plastik.Metode yang digunakan meliputi: (1) Pembuatan instalasi biogas daninstalasi pengolahan residu biogás; (2) Pelatihan pembuatan pupuk organik; (3) Pelatihanmanajemen produksi dan pemasaran pupuk organik.Hasil yang dicapai pada program IbM iniantara lain berdasarkan kegiatan Pre Test dan Post Test diperoleh 80% peningkatan pengetahuanpetani peternak tentang pemanfaatan limbah peternakan sapi potong sebagai penghasil biogasdan pupuk organik. Pemahaman khalayak sasaran terhadap proses pembuatan instalasi biogasdan residu biogas dengan cara pengamatan secara langsung di lokasi yang dijadikan percontohanmeningkat menjadi 95%. Penerapan Ipteks yang dilaksanakan di Desa Kareng Lor danSemberwetan ini telah berhasil menghasilkan biogas sebagai sumber energi alternatif bagipeternak.Kata Kunci: biogas, biodigester, pupuk organik
MOTILITY AND CEMENT VIABILITY FRESH ETAWA COPPER (ELEVATOR) USING EPIDIDYMAL PLASMA CAUDER CASTER (CEP-2) ON LONG AND DIFFERENT TIME SAVE Sekosi, Philipus Pati Pelang; Kusumawati, Enike Dwi; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho
Jurnal Sains Peternakan Vol 4 No 1 (2016): JURNAL SAINS PETERNAKAN
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to knowing the fresh sperm PE goat motility using a CEP-2 diluent in different time and temperature storage. The methods is a research laboratory with temperature treatment (5°C and 24°C) as well as the time storage (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6) hour using a complete Randomized Factorial Design each treatment consist of 10 repeats. Based on the result of this study showed that PE goat spermatozoa motility using a CEP-2 diluent in temperature and different time storage there is a very significanly influence (P
The comparition of motility and proportion of sexing and without sexing sperms of ongole cross-bred bull Njukambani, Prinsner Umbu; Kusumawati, Enike Dwi; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho
Jurnal Sains Peternakan Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know about the comparison of motility Abstrac and proportion of sexing and without sexing sperms of cross-bred ongole bull. The method is a research laboratory using density gradient of egg white albumen sexing method and without sexing. The result of this study showed that sperm motility of without sexing and top layer after sexing process has significant effect (P <0,01) and better than bottom layer. The percentage motility of without sexing process was 60,05%, top layer after sexing process was 56,90% and bottom layer was 49,75%. Higest X sperms proportion achieved at top layer (77,5%) and higest Y sperm proportion achieved at bottom layer (77,1%). It can be concluded that the sperm motility without sexing and top layer after sexing process has significant effect (P<0,01) and better than bottom layer. The top layer has higest (P<0,05) of X sperm proportion and the bottom layer has higest (P<0,01) of Y sperm proportion.
KUALITAS SEMEN SEGAR SAPI LIMOUSIN PADA LAMA SIMPAN YANG BERBEDA Kusumawati, Enike Dwi; Betu, Hillarius; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho; Rahadi, Syam
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v3i1.162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas semen segar sapi limousin dengan lama simpan yang berbeda. Penelitian dilakukan di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang dan Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang. Variabel dalam penelitian meliputi  motilitas dan viabilitas semen segar sapi limousin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lama simpan yang sangat nyata (P<0,01) baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa semen segar sapi limousin. Motilitas dengan lama simpan baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer 12, 9, 6, 3 dan 0 jam menunjukkan nilai yang lebih baik yaitu 70% dari pada lama simpan 15,18, 21 dan 24 jam yaitu hanya mencapai 25%. Tetapi tidak ada pengaruh (P>0,01) penggunaan pengencer dan tidak ada interaksi antara lama simpan dan penggunaan pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa semen segar sapi limousin. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu motilitas dan viabilitas tertinggi diperoleh pada perlakuan semen segar sapi pejantan limousin pada suhu 25-27oC selama 0 jam baik dengan menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer sebesar 70% dan 93%. Sedangkan terendah diperoleh pada penelitian dengan suhu 25-27oC sebesar 20% dan 56,99%. Berdasarkan penelitian ini maka disarankan untuk menggunakan semen segar pada suhu 25-27oC tidak lebih dari 3 jam
Pengaruh Lama Thawing yang Berbeda pada Suhu 25 oC Terhadap Kualitas Semen Beku Sapi Ongole Kusumawati, Enike Dwi; Rahadi, Syam; Santoso, Sugeng; Yulianti, Dyah Lestari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 1 (2019): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.472 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v6i1.6538

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama thawing yang berbeda pada suhu 250C untuk mendapatkan kualitas spermatozoa semen beku sapi ongole yang optimal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Setiap perlakuan thawing diberikan ulangan sebanyak 10 sampel semen beku sapi ongole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan lama thawing 7, 15, 30 detik pada suhu 25oC memberikan perbedaan pengaruh yang sangat nyata (p<0.01) pada motilitas, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa semen beku sapi ongole. Motilitas tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 dengan rata-rata sebesar 40,8%, viabilitas tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 dengan rata-rata sebesar 82,39%, sedangkan abnormalitas terendah diperoleh pada perlakuan P3 dengan rata-rata sebesar 11,95%. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa thawing pada suhu 25oC dengan lama waktu 30 detik memberikan kualitas spermatozoa yang paling baik sehingga disarankan untuk melakukan thawing pada suhu 25oC dengan lama waktu 30 detik. Kata kunci: abnormalias, mortalitas, ongole, thawing, viabilitas ABSTRACT This study aims to determine the effect of different thawing time at 250C to get the sperm quality of frozen semen ongole bull. Research conducted at the Laboratory of Animal Husbandry Faculty Kanjuruhan University of Malang. The method of study by using Completely Randomized Design (CRD) factorial. Any treatment given repeated thawing of frozen samples of 10 times. The study show that treatment with time thawing 7 (P1), 15 (P2), 30 (P3) seconds at 25oC gives a very significant difference (P<0.01) on motility, viability and abnormalities of ongole Bull sperm. The highest motility and viability were obtained at P3 (40,8%) and (82,39%), while the lowest abnormalities obtained on P3 (11,95%). Based on this research it can be concluded that thawing at 25oC with 30 seconds to give the best quality sperm that is recommended for thawing. Keywords: abnormality, motility, ongole, thawing, viabilit