Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis pemasaran susu sapi di kud karangploso desa bocek kecamatan karangploso kabupaten malang Trizulita, Wika; Hadiyani, Dimas Pratidina Puri Astuti; Susanto, Waluyo Edi
Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran susu segar di KUD Karangploso Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemasaran susu sapi KUD Karangploso Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan wawancara langsung dengan anggota KUD Karangploso. Variabel penelitian meliputi biaya pemasaran, total keuntungan pemasaran, dan margin pemasaran.  Hasil penelitian menunjukan bahwa saluran pemasaran susu sapi di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang yaitu : Peternak →KUD →IPS →dan Konsumen. Biaya pemasaran Rp. 572,75 per liter, total keuntungan pemasaran Rp. 1.727,25 per liter dan margin pemasaran Rp. 2.300,00 per liter dan biaya pemasaran dari KUD ke konsumen total biaya pemasaran Rp 291,05 per liter, total keuntungan pemasaran Rp 2.808,96 per liter dan margin pemasaran Rp 3.100,00. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa saluran pemasaran susu sapi di KUD Karangploso Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang sudah lebih baik. Saran yang dapat peneliti berikan untuk peternak di Desa Bocek Kecamatan  Karangploso Kabupaten Malang yakni harus lebih ditingkatkan lagi dalam beternak sapi perah supaya mendapatkan susu yang berkualitas baik. ABSTRACT   The purpose of this study was to find out the marketing channels of fresh milk at Karangploso Village Cooperative in Bocek Village, Karangploso District, Malang Regency. The material used in this study was the marketing of cow milk Karangploso KUD Bocek Village Karangploso District, Malang Regency. The method used in this study is a survey method and direct interviews with members of the Karangploso KUD. Research variables include marketing costs, total marketing profits, and marketing margins. The results showed that marketing channels for cow's milk in Bocek Village, Karangploso Sub-District, Malang Regency were: Breeders → KUD → IPS → and Consumers. Marketing costs Rp. 572.75 per litre, total marketing profit of Rp. 1,727.25 per litre and marketing margin of Rp. 2,300.00 per litre and marketing costs from KUD to consumers with total marketing costs of Rp. 291.05 per litre, total marketing profit of Rp. 2,808.96 per litre and marketing margin of Rp. 3,100. The conclusion of this study is that the marketing channel of cow's milk in Karangploso Village Cooperative in Bocek Village, Karangploso Subdistrict, Malang Regency is better. Suggestions that researchers can give to farmers in Bocek Village, Karangploso Subdistrict, Malang Regency, which must be further improved in raising dairy cows to get good quality milk.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK Indawati, Ninik; Kusumawati, Enike Dwi; Susanto, Waluyo Edi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2016): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v1i1.1428

Abstract

Pengabdi melakukan monitoring dan ditemukan permasalahan yaitu kelompok peternak belum mempunyai ketrampilan dan pengetahuan tentang pengolahan limbah kotoran ternak untukdiolah menjadi bernilai ekonomis. Sehingga perlu adanya penerapan Ipteks pemanfaatan limbahsapi potong dengan menggunakan biodigester dengan harga yang terjangkau oleh masyarakatyaitu biodigester plastik.Metode yang digunakan meliputi: (1) Pembuatan instalasi biogas daninstalasi pengolahan residu biogás; (2) Pelatihan pembuatan pupuk organik; (3) Pelatihanmanajemen produksi dan pemasaran pupuk organik.Hasil yang dicapai pada program IbM iniantara lain berdasarkan kegiatan Pre Test dan Post Test diperoleh 80% peningkatan pengetahuanpetani peternak tentang pemanfaatan limbah peternakan sapi potong sebagai penghasil biogasdan pupuk organik. Pemahaman khalayak sasaran terhadap proses pembuatan instalasi biogasdan residu biogas dengan cara pengamatan secara langsung di lokasi yang dijadikan percontohanmeningkat menjadi 95%. Penerapan Ipteks yang dilaksanakan di Desa Kareng Lor danSemberwetan ini telah berhasil menghasilkan biogas sebagai sumber energi alternatif bagipeternak.Kata Kunci: biogas, biodigester, pupuk organik
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS KAMBING PERANAKAN ETAWAH DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN TERFERMENTASI DAN SUPLEMENTASI LIMBAH INDUSTRI Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho; Susanto, Waluyo Edi
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to increase productivity Peranakan etawah (PE) goat with fermented hay corn and gamalleaves supplementation and tofu solid waste.Methods used Complete Random Design (RAL) through the test of fermented hay corn (JF) , gamal (G) , and tofu solid waste (AT). Feed Treatment consist of: (P0 = 60% JF + 40% G + 0% AT; P1 = 50% JF + 40% G + 10% AT; P2 = 40% JF + 40% G + 20% AT; P3 = 30% JF + 40% G + 30% AT).Each treatment repeated as much as 3 times.Parameters examined was feed consumption and weight gain and feed conversion of PE goat.When treatment give significant effect then followed by the Least Significant Different (LSD) Based on results of research showed that the utilization of agricultural and industrial wastegive significant different (P<0.01 ) against consumption, weight gain, feed conversion of PE goat.P2 treatment with composition 40 % fermented hay corn + 40 % gamal + 20 % tofu solid waste provide optimal results compared another feed treatment with feed consumption of 978,95 gram, body weight gain 102,15 gram and lowest feed conversion was 9,59. The Conclusions of this research wasfermented hay corn and gamalleaves supplementation and tofu solid waste can increase productivity of PE goat in terms of feed consumption, body weight gain and feed conversion.Suggested agricultural and industrial wasteutilization with 40% fermented hay corn + 40% gamal + 20% tofu solid waste to increase productivity and goats.
Motilitas dan Vabilitas Spermatozoa Ayam Kampung pada Suhu 5°C Menggunakan Pengencer dan Lama Simpan yang Berbeda Kusumawati, Enike Dwi; Woli, Selvinus Lawu; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho; Susanto, Waluyo Edi; Rahadi, Syam
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 3 (2018): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.209 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i3.7242

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui motilitas dan viabilitas spermatozoa ayam kampung pada suhu 5oC menggunakan pengencer dan lama simpan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan pengencer ringer lactat solution, air kelapa dan tanpa pengencer serta lama simpan 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, masing-masing diulang 10 kali. Variabel yang diamati yaitu motilitas dan viabilitas spermatozoa. Analisa data yang digunakan adalah analisis varian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa motilitas dan viabilitas spermatozoa menggunakan pengencer ringer lactat solution lebih tinggi (P<0,01) serta dapat bertahan sampai lama simpan 24 jam dibandingkan air kelapa dan tanpa pengencer. Adapun nilai motilitas ringer lactat solution, air kelapa dan tanpa pengencer pada lama simpan 24 jam masing-masing sebesar 43,5±17,17%; 8±4,83%; 6,5±2,4%, sedangkan nilai viabilitasnya sebesar 83,2±7,25%; 64,6±3,20%; dan 63,1±2,33%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ringer lactat solution lebih baik dibandingkan air kelapa dan tanpa pengencer dalam mempertahankan kualitas semen ayam kampung pada suhu simpan 5oC sampai lama simpan 24 jam.Kata Kunci : air kelapa, ayam kampung, motilitas, spermatozoa, viabilitas  ABSTRACTThis study was conducted to determine the motility and viability of spermatozoa of Native chickens at 5oC using different diluents and time storage. The method used in this study was laboratory research using Factorial Completely Randomized Design with ringer lactate solution, coconut water and without diluent at 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30 hours of time storage each repeated 10 times. The variables observed were motility and viability of sperm. Data analysis used is variance analysis. The results of data analysis showed that the motility and viability of spermatozoa using ringer lactate solution diluents was higher (P <0.05) than coconut water and without diluents. The motility values of ringer lactat solution, coconut water and without diluents were 43,5±17,17%; 8±4,83%; 6,5±2,4% respectively, while the viability values were 83,2±7,25%; 64,6±3,20% and 63,1±2,33%. The conclusion of this study is that ringer lactat solution is better than coconut water an without diluents in maintaining the quality of Native chicken semen at a storage temperature of 5oC until 24 hours.Keywords: coconut water, motility, native chicken, sperm, viability