Nopitasari, Baiq Leny
Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN PESAN SINGKAT SEBAGAI PENGINGAT DAN MOTIVASI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN TERAPI ANTIDIABETIK ORAL Nopitasari, Baiq Leny; Adikusuma, Wirawan; Asamuni, GJ Rahma Dewi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia (tingginya kadar gula dalam darah). Kualitas hidup merupakan salah satu sasaran terapi manajemen DM sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian layanan pesan singkat sebagai pengingat dan motivasi terhadap kualitas hidup dalam menunjang keberhasilan terapi pasien DM Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan mengambil data pasien secara prospektif  selama periode Juli - Agustus 2017. Subyek penelitian ini sebanyak 60 pasien DM tipe 2 dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol sejumlah 30 pasien dan kelompok perlakuan sejumlah 30 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara serta pengisian kuesioner SF-36 untuk mengukur kualitas hidup. Kuisioner SF 36 memiliki 8 domain dimana semua domain memiliki perbedaan yang signifikan (P<0,05) sebelum dan sesudah perlakuan. Kualitas hidup pasien pada kelompok kontrol maupun perlakuan memiliki perbedaan yang sigifikan (P<0,05), dimana kualitas hidup pasien pada kelompok perlakuan lebih baik dibandingkan kualitas hidup pada kelompok kontrol. Dengan demikian pemberian layanan pesan singkat sebagai pengingat dan motivasi dapat meningkatkan kulitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2.
Pengaruh Kepatuhan dan Ketepatan Waktu Minum Obat Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Primer Nopitasari, Baiq Leny; Adikusuma, Wirawan; Qiyaam, Nurul; Fatmala, Ayu
Jurnal Ulul Albab Vol 23, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.282 KB) | DOI: 10.31764/jua.v23i1.646

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit seumur hidup yang tidak bisa disembuhkan secara permanen sehingga banyak pasien yang jenuh dan tidak patuh dalam pengobatan yang menyebabkan tidak terkontrolnya tekanan darah. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah pasien hipertensi yaitu tingkat kepatuhan dan waktu minum obat yang tepat. Tingkat kepatuhan penderita dalam minum obat merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan terapi, terutama untuk penyakit hipertensi. Penggunaan amlodipin di RSUD Provinsi NTB untuk pasien hipertensi bervariasi yaitu menggunakan 5 mg dan 10 mg dan belum ada ketentuan dalam penggunaannya, sebagian dokter memberikan terapi pagi hari dan sebagian juga memberikan terapi malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan dan ketepatan waktu minum obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi primer. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan mengambil data pasien secara prospektif selama periode Juli-Oktober 2018. Populasi  yang digunakan adalah pasien yang menjalani rawat jalan di poliklinik jantung dan poliklinik penyakit dalam RSUD Provinsi NTB, sedangkan sampel penelitian adalah pasien yang menjalani rawat jalan di poliklinik jantung dan poliklinik penyakit dalam RSUD Provinsi NTB dengan diagnosa utama hipertensi dan diberikan terapi tunggal amlodipin 5 mg selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Data yang didapatkan selanjutnya akan dianalisis statistik menggunakan program SPSS versi 16.0.Abstract:: Hypertension is a condition where there is an increase in blood pressure which gives a continuing symptom for the organ. There were so many research has been done on anti-hypertensive drugs. One of them is a study of Amlodipine, which claimed that there were differences in blood pressure in the use of amlodipine at the morning and night in 24-hour blood pressure profile against the calcium channel blockers. The aim of this study was to compare the effects of amlodipine administration on blood pressure in primary hypertensive patients which is given in the morning with those given at night and the adherence to taking medication. This research used quasi experimental design by taking prospective data of the patients. The study was done at the Regional Hospital of West Nusa Tenggara Province (NTB Provincial Hospital). The research sample consisted of 30  out patient of NTB Provincial Hospital with a primary diagnosis of hypertension that given with single therapy of amlodipine. The results of this study showed that there was no significant difference in blood pressure reduction (systole and diastole) of primary hypertension outpatient and there was a significant effect of systolic blood pressure based on the adherence of taking medication. However, there was no significant effect between adherence of taking medication and diastole blood pressure.