Articles

Found 6 Documents
Search

PERBAIKAN METODE KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN MAN AND MACHINE CHART Maryana, Maryana; Meutia, Sri
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 2 (2015): Teknovasi Oktober 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kerja merupakan teknik tata cara kerja untuk memperbaiki sistem kerja bagi perusahaan khususnya perusahaan manufaktur. Berbagai metode kerja diperoleh dari penelitian secara primer terhadap operator langsung yang terpilih dengan kriteria tertentu di pabrik. PT Ima Montaz sejahtera yang merupakan salah satu perusahaan air minum dalam kemasan yang berlokasi di Lhokseumawe dimana perusahaan dalam berproduksi selalu berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen, dengan daerah pemasaran yang terbilang sudah besar yaitu Lhokseumawe dan sekitarnya hingga ke beberapa daerah tetangga yaitu banda aceh maupun hingga medan, perusahaan memiliki kendala yang cukup berat yaitu tidak terpenuhinya permintaan konsumen akan produk dari perusahaan tersebut, dimana perusahaan hanya mampu berproduksi secara efektif sebanyak 420 kardus dengan jam kerja efektif 6 jam 42 menit (6,7 jam). Untuk produk unggulan aqua cup 220 ml, sehingga konsumen pun beralih untuk membeli produk dari perusahaan lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan metode kerja dengan menggunakan man and machine chart dimana jumlah total produksi total mengalami peningkatan yaitu menjadi 215,16 unit/hari, perbaikan juga dapat dilakukan dengan memperbaiki waktu kerja efektif dari 402 menit menjadi 435 menit per hari sehingga peningkatan total produksi menjadi 230,55 unit/hari.Selain itu perbaikan juga dapat dilakukan dengan memperbaiki tata cara kerja pekerja sehingga dapat meminimasi waktu kerja pada setiap proses operasi. Yang terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki SOP (standard operating procedure) di perusahaan yang selama ini belum ada.
ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN PRODUK PERTAMAX KE TANGKI DAERAH KERTAPATI PALEMBANG SUMATERA SELATAN Meutia, Sri; Nasution, Rivara Syara
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Teknika - Jurnal Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.621 KB)

Abstract

Efisiensi saluran distribusi dapat diartikan sebagai pemilihan saluran distribusi yang tepat dalam memasarkan produk dari produsen ke konsumen akhir sehingga menimbulkan penjualan yang banyak dan dapat mencapai tingkat efisiensi yang tinggi. Adapun menurut bentuknyas aluran distribusi terbagi dua diantaranya saluran distribusi langsung dan tidak langsung. Dalam penyaluran pertamax ke tangki daerah Kertapati PT. Pertamina (Persero) RU III Plaju pernah menggunakan bentuk saluran distribusi tidak langsung melalui alat transportasi tongkang. Namun saat ini penyaluran produk pertamax ke tangki Kertapati dilakukan melalui bentuk saluran distribusi langsung yakni melalui pipa yang dibangun oleh pihak perusahaan sendiri. Dari kedua saluran ini diperlukan analisis efisiensi biaya dan efisiensi waktu pada masing – masing saluran untuk melihat saluran mana yang lebih efisien dan tepat yang digunakan perusahaan dalam penyaluran produk pertamax ke tangki daerah Kertapati. Untuk efisiensi biaya dapat dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode efisiensi saluran distribusi dimana diperoleh pipa sebagai saluran distribusi yang lebih efisien dari segi biaya dengan persentase yang dihasilkan 4%, dan untuk efisiensi waktu dapat dilakukan perhitungan total waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses penyaluran dimana pipa juga termasuk saluran distribusi yang efisien dalam segi waktu dengan total waktu yang dibutuhkan dalam penyaluran ke tangki Kertapati selama ± 18 jam 14 menit.
PENGARUH PELATIHAN MARKETING STRATEGY AND CONSULTATIVE SELLING TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN PEMASARAN DI PT PUPUK ISKANDAR MUDA Meutia, Sri; Widiayanti, Riri
Industrial Engineering Journal Vol 8, No 1 (2019): Vol 8, No 1 (2019): Industrial Engineering Journal
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT PUPUK ISKANDAR MUDA dalam meningkatkan kualitas kinerja dari karyawan di departemen pemasaran melakukan pelatihan Marketing Strategy and Consultative Selling. Dari hasil penelitian didapatkan adanya   pengaruh secara simultan dan parsial antara pelatihan kerja yang terdiri dari variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X2), dan penyelenggaraan (X3),  terhadap evaluasi kinerja karyawan (Y) PT Pupuk Iskandar Muda.Sampel penelitian ini berjumlah 20 karyawan. Hasil pengujian secara simultan variabel pelatihan, instruktur pelatihan dan penyelenggaraan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel evaluasi kinerja karyawan yang dibuktikan  berdasarkan  hasil  uji  simultan  dengan  nilai  signifikansi  Fhitung  > FTabel  (0.41 > 0.32) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT Pupuk Iskandar Muda. Hasil pengujian secara parsial variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X2), dan penyelenggaraan (X3),  berpengaruh  signifikan  terhadap  variabel  evaluasi kinerja  karyawan (Y)  yang  dibuktikan dengan nilai Thitung < Ftabel (-0.924 < 1.729) dan probabilitas (0.369 < 0.05), maka dapat dikatakan bahwa variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X1), dan penyelenggaraan (X3) berhubungn signifikan terhadap variabel evaluasi kinerja.
Analisis Pengendalian Mutu Produk Koran Dalam Upaya mengendalikan Tingkat Kerusakan Produk Meutia, Sri; Bahri, Syamsul; Dirahayu, Dirahayu
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 2 (2018): Industrial Engineering Journal
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Serambi Indonesia Biro Lhokseumawe adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan penerbitan dengan produk utamanya yaitu Koran Serambi yang merupakan Koran andalan masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas menggunakan alat bantu statistik bermanfaat dalam upaya mengendalikan tingkat kerusakan produk di perusahaan. Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan alat bantu statistik berupa histogram, peta kendali p, dan diagram sebab-akibat. Hasil analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proses berada dalam keadaan tidak terkendali atau masih mengalami penyimpangan. Hal ini dapat dilihat pada grafik kendali dimana titik berfluktuasi sangat tinggi dan tidak beraturan, serta banyak yang keluar dari batas kendali. Berdasarkan diagram pareto, prioritas perbaikan yang perlu dilakukan adalah untuk jenis kerusakan yang dominan yaitu warna kabur (28,31%), tidak register (19,79%) dan terpotong (19,50 %). Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab misdruk berasal dari faktor manusia/ pekerja, mesin produksi, metode kerja, material/bahan baku dan lingkungan kerja, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan untuk menekan tingkat misdruk dan meningkatkan kualitas produk. Kata Kunci: Pengendalian Kulitas, Alat Bantu Statistik, Misdruk, Register
Evaluasi Proses Pembelajaran Di Jurusan Teknik Industri Unimal Meutia, Sri; Matondang, A Rahim; Nasution, Harmein
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri, tidak terlepas dari keinginan dari pihak Jurusan Teknik Industri untuk terus meningkatkan dan memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran tersebut. Saling mengimbangi antara mahasiswa dan dosen sangat diperlukan, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Evaluasi dari proses pembelajaran ingin mengetahui sejauhmana Jurusan Teknik Industri memaksimalkan proses pembelajaran hingga memberikan output yang maksimal dari proses pembelajaran itu sendiri. Proses pembelajaran dievaluasi dengan menilai proses perkuliahan yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri dengan menggunakan kuesioner, untuk tiap mata kuliah yang ada. Serta tingkat kedisiplinan dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran juga menjadi nilai masukan dalam menganalisa pencapaian yang telah dilaksanakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Teknik Industri. Dari proses pembelajaran yang berlangsung memberikan peningkatan rata-rata pencapaian nilai akhir, semester ganjil nilai rata-rata dari daftar perolehan nilai akhir (DPNA) 69,89 (C) menjadi 70,71 (B) di semester genap
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Pasien Bpjs Ruang Sal Dengan Menggunakan Metode Potential Gain Customer Value Muhammad, Muhammad; Meutia, Sri; Paliyama, Yohana
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit bunda adalah salah satu rumah sakit umum yang berada di kota lhokseumawe, dimana pada rumah sakit bunda terdapat beberapa pelayanan diantaranya ada pelayanan BPJS, Askes. Pada Rumah Sakit Bunda masih terdapat beberapa masalah pelayanan yang terjadi pada pasien BPJS Ruang Sal seperti kurangnya informasi tentang pengobatan yang diberikan oleh perawat/dokter dan keterlambatan pemeriksaan untuk pasien untuk itu perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar sesuai dengan harapan dan kenyataan yang didapat pasien, maka dilakukan pengukuran kepuasan pelanggan dengan metode Potential Gain in Customer Value agar dapat mengetahui fasilitas atau atribut apa yang secara prioritas harus diperbaiki untuk memenuhi kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Potential Gain in Customer Value didapatkan hasil atribut mudah mencari informasi tentang pengobatan (X10) memiliki indeks PGCV tertingi sehingga menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. Atribut kedua Pihak Rumah sakit cepat tanggap dalam menghadapi masalah yangtimbul (X13), Atribut ketiga Pelayanan pemeriksaan, pengobatan dan perawatan yang cepat / segera (X7), Atribut keempat Kemudahan pasien untuk melaporkan pengaduan (X12) dan Atribut terakhir Kebersihan, keindahan, dan kenyamanan rumahsakit (X4).