Dharmawan, Weiskhy Steven
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK MUSIRAWAS

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN METODE SDLC WATERFALL DALAM SISTEM INFORMASI INVENTORI BARANG BERBASIS DESKTOP Nugraha, Wahyu; Syarif, Muhamad; Dharmawan, Weiskhy Steven
JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Vol 3 No 1 (2018): JUSIM (JURNAL SISTEM INFORMASI MUSIRAWAS) JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.63 KB) | DOI: 10.32767/jusim.v3i1.246

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada perusahaan De Lapisa Cakes diperoleh bahwa suatu sistem yang diterapkan belum menggunakan teknologi komputerisasi dalam proses kegitannya sehari. Berdasarkan penelitian tersebut penulis mencoba membuat sebuah rancangan aplikasi guna menunjang aktivitas kegiatan perusahaan dengan menggunakan bahasa pemrograman VB.NET. Untuk metode pengembangan software dilakukan dengan menggunakan metode SDLC Waterfall.  Dengan penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercapat pengaksesan data barang, serta mempermudah pembuatan laporan barang masuk dan keluar dan menghasil kan laporan yang jauh lebih baik. Selain itu dapat membantu mengontrol kapasitas gudang penyimpanan stok. Hasil pengamatan dari penelitian yang telah dilakukan pada perusahaan De Lapisa Cakes, diketahui bahwa sistem pencatatan persediaan barang belum terkomputerisasi. Media kertas merupakan alat yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi pada perusahaan tersebut. Akibatnya laporan yang dihasilkan sering terjadi kesalahan karena hilang dan rusaknya bukti transaksi. Berdasarkan permasalahan yang terjadi dibutuhkannya sebuah rancangan system yang terkomputer agar dapat mengurangi humans error pada proses pembuatan laporan maupun proses pencatatan transaksi. Peneliti mengembangkan sebuah rancangan perangkat lunak yang dapat mengatasi permasalahan yang terjadi pada perusahaan De Lapisa Cakes. Rancangan yang dibuat menggunakan bahasa pemrogramman Visual Studio 2010 dan menerapkan metode SDLC Waterfall sebagai metode pengembangan perangkat lunak. Perangkat lunak ini diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan transaksi, mengurangi kemungkinan terjadinya humans error, menghasilkan laporan yang lebih baik dengan waktu yang singkat, dan mempermudah management dalam mengambil keputusan dengan adanya laporan-laporan pendukung.
PEMBANGUNAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 Risdiansyah, Deni; Dharmawan, Weiskhy Steven; Purwaningtias, Deasy
JUTIM (Jurnal Teknik Informatika Musirawas) Vol 4 No 1 (2019): JUTIM (JURNAL TEKNIK INFORMATIKA MUSIRAWAS) JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.176 KB) | DOI: 10.32767/jutim.v4i1.446

Abstract

Abstrak Umumnya sebagian besar penyampaian ilmu di bidang pendidikan dalam proses belajar mengajar masih menggunakan cara yang konvensional, hal ini menyebabkan sulitnya pemahaman siswa dan terlihat lebih membosankan. Terlebih lagi dalam sub bab materi tentang gaya yang diperuntukkan untuk kelas 5 sekolah dasar ini banyak yang berkaitan dengan praktek atau kejadian yang sebenarnya. Tentunya akan lebih mudah siswa untuk memahami materi dengan cara dibuat animasi tentang materi tersebut. Maka dari itu diperlukan media pembelajaran yang sesuai agar siswa menjadi lebih tertarik dan mudah memahami materi tentang gaya. Penggunaan animasi interaktif merupakan solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalah yang ada. Selain dapat digunkan sebagai media pembelajaran, animasi interaktif juga dapat menghilangkan rasa bosan terhadap aktivitas anak sehari-hari. Kata kunci—Animasi interaktif, Gaya, Media pembelajaran, Teknologi Abstract  Generally, most of teaching-learning processes implement conventional material delivery, which causes students to struggle in understanding them, and the process to be boring. Moreover, many things in the sub-chapter of the force material for 5th graders base themselves on real phenomena. Surely, it will be easier for students to understand those materials if there were animations made to explain them. Therefore, suitable learning media are required to gain students’ interest and understanding regarding the material of force. The use of interactive animation is one of the best solutions to overcome existing problems. Besides acting as a medium in teaching, it can also eliminate tediousness in students’ daily activities. Keywords— Interactive animation, Force, Teaching media, Technology
PEMBANGUNAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 Risdiansyah, Deni; Dharmawan, Weiskhy Steven; Purwaningtias, Deasy
JUTIM (Jurnal Teknik Informatika Musirawas) Vol 4 No 1 (2019): JUTIM (JURNAL TEKNIK INFORMATIKA MUSIRAWAS) JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.176 KB) | DOI: 10.32767/jutim.v4i1.446

Abstract

Abstrak Umumnya sebagian besar penyampaian ilmu di bidang pendidikan dalam proses belajar mengajar masih menggunakan cara yang konvensional, hal ini menyebabkan sulitnya pemahaman siswa dan terlihat lebih membosankan. Terlebih lagi dalam sub bab materi tentang gaya yang diperuntukkan untuk kelas 5 sekolah dasar ini banyak yang berkaitan dengan praktek atau kejadian yang sebenarnya. Tentunya akan lebih mudah siswa untuk memahami materi dengan cara dibuat animasi tentang materi tersebut. Maka dari itu diperlukan media pembelajaran yang sesuai agar siswa menjadi lebih tertarik dan mudah memahami materi tentang gaya. Penggunaan animasi interaktif merupakan solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalah yang ada. Selain dapat digunkan sebagai media pembelajaran, animasi interaktif juga dapat menghilangkan rasa bosan terhadap aktivitas anak sehari-hari. Kata kunci—Animasi interaktif, Gaya, Media pembelajaran, Teknologi Abstract  Generally, most of teaching-learning processes implement conventional material delivery, which causes students to struggle in understanding them, and the process to be boring. Moreover, many things in the sub-chapter of the force material for 5th graders base themselves on real phenomena. Surely, it will be easier for students to understand those materials if there were animations made to explain them. Therefore, suitable learning media are required to gain students’ interest and understanding regarding the material of force. The use of interactive animation is one of the best solutions to overcome existing problems. Besides acting as a medium in teaching, it can also eliminate tediousness in students’ daily activities. Keywords— Interactive animation, Force, Teaching media, Technology