Zulius, Antoni
STMIK MUSIRAWAS

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Rancang Bangun Kontrol Pintu Air Otomatis Berdasarkan Level Ketinggian Air Menggunakan Arduino Dan Sensor HC-SR04 Pada Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Lubuklinggau Zulius, Antoni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 2 No 2 (2017): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.254 KB) | DOI: 10.32767/jusikom.v2i2.169

Abstract

Abstrak Pintu air merupakan bangunan penunjang pada suatu bendungan irigasi dan bendungan pengendali banjir. Pintu air sudah ada sejak jaman dahulu, dimana jaman dahulu pintu air sangaatlah sederhana. Dengan terjadinya revolusi industri pada waktu itu maka merupakan awal perkembangan pintu air pada khususnya dan pada teknologi pada umumnya. Hal ini terlihat dari berbagai macam pintu air yang digunakan dari pintu air dengan sistem manual sampai dengan pintu air dengan sistem full otomatis. Buka tutup pintu air otomatis merupakan bangunan berserta instalasinya yang berfungsi membuka, mengatur dan menutup aliran air yang masuk ke bendungan atau waduk, berdasarkan level ketinggian air pada hulu bendungan. Kata kunci— Arduino, Sensor Ultrasonik, otomatis Abstract The water gate is a supporting structure on an irrigation dam and a flood control dam. The door of water has existed since antiquity, where ancient water gate Sangaatlah simple. With the industrial revolution at that time it was the beginning of the development of water gates in particular and in technology in general. This can be seen from the various sluices used from the water gate with the manual system up to the gate with full automatic system. Open the automatic floodgates are buildings and installations that work open, adjust and close the flow of water into the dam or reservoir, based on the level of water level upstream of the dam. Keywords— Arduino, Ultrasonic Sensor, Automatic
Perancangan Sistem Weather Station menggunakan Mikrokontroler ATMega 328P berbasis Website dan Android sebagai Media Monitoring Cuaca Arifin, M. AGUS Syamsul; Zulius, Antoni
Jurnal Sistem Komputer Musirawas (JUSIKOM) Vol 3 No 2 (2018): JURNAL SISTEM KOMPUTERMUSIRAWAS (JUSIKOM) DESEMBER
Publisher : STMIK MUSIRAWAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jusikom.v3i2.317

Abstract

Kondisi perubahan atau pergeseran waktu Musim Hujan dan Musim Kemarau menyebabkan masalah, dimana Para petani kesulitan dalam menentukan waktu menanam, para nelayan kesulitan menentukan kondisi lautan dan ikan sehingga dengan penelitian ini pada akhirnya dapat di gunakan untuk menyimpan, melihat dan menyediakan data – data mentah untuk diolah agar dapat menentukan karakteristik musim yang berubah ini. Dengan mengunakan Weather Station data kondisi cuaca dapat disimpan ke dalam database yang mempermudah peneliti dan para ahli untuk melihat kumpulan data kondisi cuaca dari bulan ke bulan maupun dari tahun ke tahun. Dengan menggunakan Web dan Interface Android Masyarakat pun dapat melihat kondisi curah hujan, arah mata angin mau pun kecepatan angin secara Real Time.Pemantauan Cuaca berbasis Website dan Android sebagai media monitoring cuaca dapat mempermudah dalam menganalisis kondisi cuaca yang sedang terjadi. Data disimpan ke dalam database dan dapat di buka kapan saja untuk melihat karakteristik kondisi cuaca di suatu daerah seperti Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan. Sistem ini dapat digunakan oleh para ahli cuaca maupun masyarakat awam yang ingin melihat kondisi Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan. Karena dengan menggunakan Website dan Android membuat system monitoring menjadi lebih Fleksibel. Penggunaan database juga dapat menyimpan kondisi cuaca sehingga peneliti dapat melihat perubahan kondisi Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan yang nantinya data tersebut dapat digunakan untuk menentukan karakteristik cuaca di suatu daerah. Penggunaan Solar Cell sebagai sumber energi Listrik Weather Station ini membuat system ini tidak tergantung dari sumber energy Listrik PLN yang sewaktu – waktu mengalami gangguan.
Rancang Bangun Kontrol Pintu Air Otomatis Berdasarkan Level Ketinggian Air Menggunakan Arduino Dan Sensor HC-SR04 Pada Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Lubuklinggau Zulius, Antoni
Jurnal Sistem Komputer Musirawas (JUSIKOM) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL SISTEM KOMPUTER MUSIRAWAS (JUSIKOM) DESEMBER
Publisher : STMIK MUSIRAWAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pintu air merupakan bangunan penunjang pada suatu bendungan irigasi dan bendungan pengendali banjir. Pintu air sudah ada sejak jaman dahulu, dimana jaman dahulu pintu air sangaatlah sederhana. Dengan terjadinya revolusi industri pada waktu itu maka merupakan awal perkembangan pintu air pada khususnya dan pada teknologi pada umumnya. Hal ini terlihat dari berbagai macam pintu air yang digunakan dari pintu air dengan sistem manual sampai dengan pintu air dengan sistem full otomatis. Buka tutup pintu air otomatis merupakan bangunan berserta instalasinya yang berfungsi membuka, mengatur dan menutup aliran air yang masuk ke bendungan atau waduk, berdasarkan level ketinggian air pada hulu bendungan. Kata kunci— Arduino, Sensor Ultrasonik, otomatis Abstract The water gate is a supporting structure on an irrigation dam and a flood control dam. The door of water has existed since antiquity, where ancient water gate Sangaatlah simple. With the industrial revolution at that time it was the beginning of the development of water gates in particular and in technology in general. This can be seen from the various sluices used from the water gate with the manual system up to the gate with full automatic system. Open the automatic floodgates are buildings and installations that work open, adjust and close the flow of water into the dam or reservoir, based on the level of water level upstream of the dam. Keywords— Arduino, Ultrasonic Sensor, Automatic
SISTEM SMART PARKING MENGGUNAKAN ULTRASONIK SENSOR Kurniawan, Rudi; Zulius, Antoni
Jurnal Sistem Komputer Musirawas (JUSIKOM) Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SISTEM KOMPUTER MUSIRAWAS (JUSIKOM) JUNI
Publisher : STMIK MUSIRAWAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKebutuhan akan halaman parkir Tentunya menjadi fasilitas utama di suatu perkantoran. Ketika sedang banyak pengunjung yang datang, halaman parkir menjadi penuh. Terkadang juga ada halaman parkir yang tampak penuh di depan, tetapi kosong di belakang. Hal ini menjadi suatu permasalahan, karena ketidaktahuan pengunjung, maka banyak pengunjung Kantor Kecamatan yang memarkir kendaraannya di luar halaman parkir Kecamatan. Kejadian seperti ini dapat kita atasi dengan memberikan suatu tanda yang dapat menjadi indikator apakah ada lahan parkir yang kosong atau tidak. Sistem seperti ini dapat dirancang dengan menggunakan suatu kontrol otomatis dengan meletakkan sensor di tempat parkir. Sensor yang digunakan dapat berupa Ultrasonik Sensor. Sensor ini sangat sensitif terhadap pergerakan. Perubahan gerak yang dirasakan oleh sensor dapat mengirimkan sinyal ke modul kontrol arduino untuk segera diproses dan dikirimkan ke lampu indikator LED. Kata kunci— Arduino, Ultrasonic Sensor, Smart Parking
Rancang Bangun Monitoring pH Air Menggunakan Soil Moisture Sensor di SMK N 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Zulius, Antoni
Jurnal Sistem Komputer Musirawas (JUSIKOM) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL SISTEM KOMPUTER MUSIRAWAS (JUSIKOM) JUNI
Publisher : STMIK MUSIRAWAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air yang jernih belum tentu memiliki kadar pH (Puissance de Hydrogen) air yang ideal. Kadar pH yang ideal tentunya tidak terlalu asam dan tidak terlalu basa. Kadar pH normal air yang ideal pada suhu 25oC adalah = 7. Jika keasamannya bertambah harga [H] membesar dan harga pH pun turun dibawah 7. Sebaliknya jika basa, pH naik diatas 7. Nilai pH air yang normal adalah sekitar netral, yaitu antara pH 6-8. Sedangkan pH air yang terpolusi berbeda-beda, tergantung dari jenis buangannya. Harga pH merupakan ukuran untuk konsentrasi ion hidrogen dalam larutan akuatik. Harga pH menentukan apakah larutan bersifat basa, netral atau basa. Jika pH 0 sangat asam, pH 7 netral, pH 14 sangat basa. Harga pH dapat ditentukan dengan elektrometrik atau dengan indikator warna. Semakin banyak kandungan asam di dalam air, maka hal ini menjadi kurang baik bagi kesehatan, karena kandungan zat besi di dalam air kadar pH nya tinggi. Pihak SMK Negeri 1 Tebing Tinggi belum memiliki suatu sistem atau perangkat yang dapat digunakan untuk menentukan kadar kebersihan air tersebut. Untuk itulah, diperlukan suatu sistem yang dapat mengindikasikan dan mendeteksi kadar pH di dalam air. Sistem ini dapat dibangun menggunakan sensor soil moisture yang berguna untuk mendeteksi drajat keasaman. Sensor ini menghasilkan output analog yang akan diproses menggunakan arduino. Hasil dari pembacaan sensor ini akan dihubungkan dengan buzzer dan LCD Display sebagai hasil indikasinya.
Rancang Bangun Monitoring pH Air Menggunakan Soil Moisture Sensor di SMK N 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Zulius, Antoni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 2 No 1 (2017): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.102 KB) | DOI: 10.32767/jusikom.v2i1.46

Abstract

Air yang jernih belum tentu memiliki kadar pH (Puissance de Hydrogen) air yang ideal. Kadar pH yang ideal tentunya tidak terlalu asam dan tidak terlalu basa. Kadar pH normal air yang ideal pada suhu 25oC adalah = 7. Jika keasamannya bertambah harga [H] membesar dan harga pH pun turun dibawah 7. Sebaliknya jika basa, pH naik diatas 7. Nilai pH air yang normal adalah sekitar netral, yaitu antara pH 6-8. Sedangkan pH air yang terpolusi berbeda-beda, tergantung dari jenis buangannya. Harga pH merupakan ukuran untuk konsentrasi ion hidrogen dalam larutan akuatik. Harga pH menentukan apakah larutan bersifat basa, netral atau basa. Jika pH 0 sangat asam, pH 7 netral, pH 14 sangat basa. Harga pH dapat ditentukan dengan elektrometrik atau dengan indikator warna. Semakin banyak kandungan asam di dalam air, maka hal ini menjadi kurang baik bagi kesehatan, karena kandungan zat besi di dalam air kadar pH nya tinggi. Pihak SMK Negeri 1 Tebing Tinggi belum memiliki suatu sistem atau perangkat yang dapat digunakan untuk menentukan kadar kebersihan air tersebut. Untuk itulah, diperlukan suatu sistem yang dapat mengindikasikan dan mendeteksi kadar pH di dalam air. Sistem ini dapat dibangun menggunakan sensor soil moisture yang berguna untuk mendeteksi drajat keasaman. Sensor ini menghasilkan output analog yang akan diproses menggunakan arduino. Hasil dari pembacaan sensor ini akan dihubungkan dengan buzzer dan LCD Display sebagai hasil indikasinya.
SISTEM SMART PARKING MENGGUNAKAN ULTRASONIK SENSOR Kurniawan, Rudi; Zulius, Antoni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 3 No 1 (2018): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.852 KB) | DOI: 10.32767/jusikom.v3i1.309

Abstract

AbstrakKebutuhan akan halaman parkir Tentunya menjadi fasilitas utama di suatu perkantoran. Ketika sedang banyak pengunjung yang datang, halaman parkir menjadi penuh. Terkadang juga ada halaman parkir yang tampak penuh di depan, tetapi kosong di belakang. Hal ini menjadi suatu permasalahan, karena ketidaktahuan pengunjung, maka banyak pengunjung Kantor Kecamatan yang memarkir kendaraannya di luar halaman parkir Kecamatan. Kejadian seperti ini dapat kita atasi dengan memberikan suatu tanda yang dapat menjadi indikator apakah ada lahan parkir yang kosong atau tidak. Sistem seperti ini dapat dirancang dengan menggunakan suatu kontrol otomatis dengan meletakkan sensor di tempat parkir. Sensor yang digunakan dapat berupa Ultrasonik Sensor. Sensor ini sangat sensitif terhadap pergerakan. Perubahan gerak yang dirasakan oleh sensor dapat mengirimkan sinyal ke modul kontrol arduino untuk segera diproses dan dikirimkan ke lampu indikator LED. Kata kunci— Arduino, Ultrasonic Sensor, Smart Parking
Perancangan Sistem Weather Station menggunakan Mikrokontroler ATMega 328P berbasis Website dan Android sebagai Media Monitoring Cuaca Arifin, M. AGUS Syamsul; Zulius, Antoni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 3 No 2 (2018): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.443 KB) | DOI: 10.32767/jusikom.v3i2.317

Abstract

Kondisi perubahan atau pergeseran waktu Musim Hujan dan Musim Kemarau menyebabkan masalah, dimana Para petani kesulitan dalam menentukan waktu menanam, para nelayan kesulitan menentukan kondisi lautan dan ikan sehingga dengan penelitian ini pada akhirnya dapat di gunakan untuk menyimpan, melihat dan menyediakan data – data mentah untuk diolah agar dapat menentukan karakteristik musim yang berubah ini. Dengan mengunakan Weather Station data kondisi cuaca dapat disimpan ke dalam database yang mempermudah peneliti dan para ahli untuk melihat kumpulan data kondisi cuaca dari bulan ke bulan maupun dari tahun ke tahun. Dengan menggunakan Web dan Interface Android Masyarakat pun dapat melihat kondisi curah hujan, arah mata angin mau pun kecepatan angin secara Real Time.Pemantauan Cuaca berbasis Website dan Android sebagai media monitoring cuaca dapat mempermudah dalam menganalisis kondisi cuaca yang sedang terjadi. Data disimpan ke dalam database dan dapat di buka kapan saja untuk melihat karakteristik kondisi cuaca di suatu daerah seperti Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan. Sistem ini dapat digunakan oleh para ahli cuaca maupun masyarakat awam yang ingin melihat kondisi Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan. Karena dengan menggunakan Website dan Android membuat system monitoring menjadi lebih Fleksibel. Penggunaan database juga dapat menyimpan kondisi cuaca sehingga peneliti dapat melihat perubahan kondisi Kecepatan Angin, Arah Mata Angin, Suhu, Kelembaban dan Curah Hujan yang nantinya data tersebut dapat digunakan untuk menentukan karakteristik cuaca di suatu daerah. Penggunaan Solar Cell sebagai sumber energi Listrik Weather Station ini membuat system ini tidak tergantung dari sumber energy Listrik PLN yang sewaktu – waktu mengalami gangguan.
PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN JARINGAN PADA UNIVERSITAS BINA INSAN LUBUKLINGGAU MENGGUNAKAN TEKNIK DEMILITARIZED ZONE (DMZ) Arifin, M. Agus Syamsul; Zulius, Antoni
Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas Vol 4 No 1 (2019): Jusikom : Jurnal Sistem Komputer Musirawas JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.42 KB) | DOI: 10.32767/jusikom.v4i1.443

Abstract

Abstrak Pengamanan Jaringan merupakan salah satu tindakan untuk menjaga data yang terdapat di server selain menggunakan metode enskripsi data terdapat juga salah satu Teknik yang di gunakan untuk mengamankan jaringan yaitu dengan menggunakan Teknik DMZ (Demilitarized Zone). DMZ merupakan sebuah area dalam jaringan yang di bangun untuk melindungi sistem internal dengan cara memisahkan lalulintas Data yang ada pada jaringan. Lalulintas data pada Jaringan Universitas Bina Insan Lubuklinggau tidak terfilter sehingga sistem internal yang ada  dalam hal ini adalah perangkat server tidak memiliki pengamanan selain sistem keamanan built in yang ada pada sistem operasi yang di gunakan oleh server Universitas (Firewall Sistem Operasi) pengguna yang mengakses jaringan Internet menggunakan IP Address yang biasa di gunakan mahasiswa dapat juga memasuki jaringan yang di gunakan oleh server secara langsung tanpa terfilter, dengan menggunakan Teknik DMZ lalulintas data Server yang ada akan dipisah dari Jaringan yang di gunakan oleh mahasiswa dan Jaringan Luar, sehingga mahasiswa dan pengguna hanya akan dapat mengakses port yang sudah di tentukan saja. Penggunaan Teknik DMZ nantinya akan menjadi sistem lapis pengamanan pertama dari server yang ada di Universitas Bina Insan Lubuklinggau agar beberapa port dapat terlindungi dari pengguna yang berusaha mengakses lebih dalam ke dalam Server. Kata kunci : Demilitarized Zone (DMZ), Keamanan Jaringan, Server Abstract  Network Security is one of the ways to maintain the data contained on the server besides using data encryption methods, there is also one of the techniques used to secure the network by using the DMZ (Demilitarized Zone) technique. DMZ is an area in a network that is built to protect internal systems by separating traffic data on the network. Data traffic on the Bina University Network Lubuklinggau Staff is not filtered so that the internal system in this case is that the server device has no security other than the built-in security system that is on the operating system used by the University server (Firewall Operating System) users accessing the Internet network using an IP address that is commonly used by students can also enter the network that is used directly by the server without filtering, using the DMZ technique data traffic Existing servers will be separated from the network used by students and the outside network, so students and users will only can only access the specified port. The use of the DMZ Technique will later become the first security layer system from the server at Bina University, Lubuklinggau, so that several ports can be protected from users trying to access deeper into the Server.  Keywords : Demilitarized Zone (DMZ), Network Security, Server