Hernina, Hernina
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

POLIGAMI DAN PERUBAHAN PSIKOLOGIS TOKOH ARINI DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA (POLYGAMY AND PSYCHOLOGICAL CHANGES OF ARINI IN THE NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN BY ASMA NADIA) Hernina, Hernina
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v6i1.3735

Abstract

Poligami Dan Perubahan Psikologis Tokoh Arini Dalam Novel Surga Yang Tak Dirindukan Karya Asma Nadia. Poligami merupakan sistem perkawinan yang salah satu pihaknya (suami) memiliki beberapa pasangan dalam waktu yang bersamaan. Permasalahan mengenai poligami dapat menimbulkan dampak-dampak maupun konflik-konflik yang berkaitan langsung dengan psikologis wanita yang mengalaminya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan bentuk perubahan psikologis tokoh Arini, (2) memaparkan konflik yang dialami tokoh Arini dengan tokoh lain, dan (3) menjelaskan pandangan tokoh Arini terhadap poligami di dalam novel Surga yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan berasal dari teks novel Surga yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia setebal 308 halaman. Data dalam penelitian ini adalah data yang berwujud keseluruhan teks yang terdapat dalam novel Surga yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah penulis sendiri. Namun peneliti membuat kisi-kisi sebagai bentuk instrumen yang menunjang kelancaran kerga peneliti dan untuk menjaga objektivitas data. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan analisis bentuk perubahan psikologis tokoh Arini dibagi menjadi id, ego, dan super ego. Bentuk id meliputi (1) sosok Arini yang menyesali perubahan bentuk fisik yang terjadi pada dirinya, bentuk super ego meliputi (1) sosok Arini yang terpuruk ketika mengetahui dirinya telah dipoligami dan (2) sosok Arini yang bangkit dari keterpurukan akibat dipoligami, sedangkan bentuk ego meliputi (1) sosok Arini yang tegar saat mengambil keputusan akhir mengenai rumah tangganya. Berdasarkan hasil analisis konflik tokoh Arini dengan dengan tokoh lain, yaitu konflik ketika Arini mengetahui Pras menikah lagi (konflik batin), konflik ketika Arini setelah bertemu dengan Pras (konflik langsung), konflik ketika Arini sebelum bertemu Mei Rose (konflik batin), dan konflik Arini setelah bertemu dengan Mei Rose (konflik langsung). Berdasarkan hasil analisis mengenai pandangan tokoh Arini mengenai poligami, dapat disimpulkan bahwa Arini bukan tokoh yang menentang poligami asalkan ia memang memiliki kekurangan yang bisa dijadikan sebab bagi suaminya untuk berpoligami.Kata-kata kunci: poligami, id, ego, super ego, konflik batin
Pelaksanaan Program BIPA dan Hasil Pembelajarannya Kurniawan, Kurniawan; Puspitasari, Devi Ambarwati; Batubara, Didiek Hardadi; Hernina, Hernina; Larasati, Larasati
Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1 (2019) Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing
Publisher : Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.229 KB)

Abstract

The present study identified the learning outcomes of the program of Indonesian for foreigners (BIPA—Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) and the suitability between student learning outcomes and teaching materials of BIPA. The learning process of BIPA was conducted to improve four language competencies including listening, speaking, reading, and writing. Based on the 2016 and 2017 BIPA teaching reports, thirteen teachers assigned to teach BIPA to Thailand, Vietnam, Myanmar, France, and Russia were successfully able to improve the four language competencies of the students. Meanwhile, the suitability between student learning outcomes and teaching materials of BIPA indicated that: 1) sixty seven BIPA teachers were considered good at adjusting the learning to the teaching materials, 2) four BIPA teachers were rated fair in adjusting the learning to the teaching materials, and 3) ten BIPA teachers were considered poor in adjusting the learning to the teaching materials