Arifianto, Arifianto
Universitas Muhammadiyah Magelang

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (HANDSCOON dan MASKER) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS Kustriyani, Menik; Kharisa, Aji Susanti; Arifianto, Arifianto
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/nursing.v5i1.1877

Abstract

While doing their job as nurses, it is a must for the nurses to use PPE (PersonalProtective Equipment) based on the SOP which is established by the hospital. One of theinfluencing factors of the nurses’ obedience in using PPE is their motivations. Thepurpose of this study is to discover the relation between nurse’s motivation withobedience of using general precautions. This research is a non experimental quantitativeresearch which used cross sectional design. Using simple random sampling, there were153 nurses as the sample for this study. The instrument of this study were questionnairesand observation sheets. Rank Spearman Correlation Test was used in this research toanalyze the data.The result of Rank Spearman with p = 0,000 with the value of r = 0,507with positive correlation which also shows that nurses with higher motivation will alsohave higher obedience in using PPE. Conclusion: the higher the nurses motivation thehigher the adherence to the use of PPE.   Perawat dalam melakukan asuhan keperawatan harus menggunakan APD sesuai denganSOP yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. Faktor yang mempengaruhi kepatuhanpenggunaan APD salah satunya adalah motivasi. Tujuan Penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan kepatuhan penggunaan alatpelindung diri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian nonexperimental dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian inisebanyak 153 perawat dengan tehnik simpel random sampling. Instrumen penelitian inimenggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji korelasiRank Spearman. Hasil uji Rank Spearman nilai p = 0,000 dengan nilai r = 0,507 arahkorelasi positif yang berarti semakin tinggi motivasi perawat maka semakin tinggikepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: semakin tinggi motivasi perawat makasemakin tinggi kepatuhan penggunaan APD.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM SPONTAN DI BPM NY. NATALIA KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Wulandari, Priharyanti; Arifianto, Arifianto; Zuhara, Isna Khorida
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Postpartum hemorrhage is the main cause of 40% of maternal deaths in Indonesia, one of which is caused by rupture perineum. Based on the preliminary studies on women giving birth in Ny. Natalia Maternity Hospital in Genuk district of Semarang, from 110 respondents, 75 cases (68%) experienced a spontaneous rupture perineum. The aim of the study is to determine the relationship of age, parity and birth weight with spontaneous perineal rupture in Ny. Natalia Maternity Hospital in Genuk district of Semarang. Methods: This study is a quantitative study by using analytical survey design. The sample used is 32 respondents of women giving birth in Ny. Natalia Maternity Hospital in Genuk district of Semarang, by using accidental sampling technique. The statistical test used was Chi-Square test with p = 0.05. Results: From the analysis of the age variable, the p value ≥ 0.05 (p = 0.467) it means that Ho was accepted while Ha was rejected, the analysis result of parity variable, the p value ≤ 0.05 (p = 0.005) it means that Ho was rejected while Ha was accepted, while the variable of birth weight ≥ p value of 0.05 (p = 0.049) it means that Ho was rejected while Ha was accepted. Conclusion: There is a relationship between parity and birth weight with spontaneous rupture perineum and there is no relationship between age and the incidence of spontaneous rupture perineum. However, the results of this study are limited to the subject of studies which were conducted on women giving birth in private practice midwife Ny. Natalia in Genuk district of Semarang.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (HANDSCOON dan MASKER) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS Kustriyani, Menik; Kharisa, Aji Susanti; Arifianto, Arifianto
Journal of Holistic Nursing Science Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/nursing.v5i1.1877

Abstract

While doing their job as nurses, it is a must for the nurses to use PPE (PersonalProtective Equipment) based on the SOP which is established by the hospital. One of theinfluencing factors of the nurses’ obedience in using PPE is their motivations. Thepurpose of this study is to discover the relation between nurse’s motivation withobedience of using general precautions. This research is a non experimental quantitativeresearch which used cross sectional design. Using simple random sampling, there were153 nurses as the sample for this study. The instrument of this study were questionnairesand observation sheets. Rank Spearman Correlation Test was used in this research toanalyze the data.The result of Rank Spearman with p = 0,000 with the value of r = 0,507with positive correlation which also shows that nurses with higher motivation will alsohave higher obedience in using PPE. Conclusion: the higher the nurse's motivation thehigher the adherence to the use of PPE.   Perawat dalam melakukan asuhan keperawatan harus menggunakan APD sesuai denganSOP yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. Faktor yang mempengaruhi kepatuhanpenggunaan APD salah satunya adalah motivasi. Tujuan Penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan kepatuhan penggunaan alatpelindung diri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian nonexperimental dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian inisebanyak 153 perawat dengan tehnik simpel random sampling. Instrumen penelitian inimenggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji korelasiRank Spearman. Hasil uji Rank Spearman nilai p = 0,000 dengan nilai r = 0,507 arahkorelasi positif yang berarti semakin tinggi motivasi perawat maka semakin tinggikepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: semakin tinggi motivasi perawat makasemakin tinggi kepatuhan penggunaan APD.
AMNION LIOFILISASI EFEKTIF MENYEMBUHKAN REAKSI KULIT AKIBAT RADIOTERAPI PADA PASIEN KANKER Arifianto, Arifianto; Manjas, Menkher; Raymond, Benni; Edison, Edison
Majalah Kedokteran Andalas Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016
Publisher : Faculty of Medicine Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22338/mka.v39.i2.p42-49.2016

Abstract

Reaksi kulit jaringan sekitar sering terjadi akibat efek samping radioterapi pada tumor. Membran amnion dapat dipakai sebagai pengobatan lokal karena kemampuannya mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas amnion liofilisasi dengan salep gentamisin terhadap penyembuhan reaksi kulit akibat radioterapi. Jenis penelitian ini adalah experimental, pada 16 pasien kanker yang mengalami reaksi kulit akibat radioterapi di unit Radioterapi RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pasien dikelompokan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok diberi terapi amnion liofilisasi dan kelompok yang diberi salep gentamisin. Alat ukur yang digunakan adalah tabel skala RISRAS yang dikembangkan oleh Noble-Adams. Pengukuran dilakukan tiga kali yaitu sebelum perlakuan, setelah 1 minggu dan setelah 2 minggu perlakuan. Analisis statistik menggunakan T-Test dengan nilai p ˂ 0,05.  Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan yang bermakna penurunan Skala RISRAS pada kelompok yang diberi amnion dibandingkan dengan yang diberi salep gentamisin pada penilaian setelah 1 minggu perlakuan (p=0,007). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa amnion liofilisasi memberikan penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan salep gentamisin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TINDAKAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH SEMARANG Wulandari, Priharyanti; Maharani, Ratna Puri; Arifianto, Arifianto
Journal of Holistic Nursing Science Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/nursing.v5i2.2432

Abstract

Sectio caesarea (SC) is surgical action for give birth by opening lower abdomain and uterus.Sectio Caesarea is used as the last choice that caused by various difficulties such as prolonged babybirth, Uteri imminens rupture, placenta previa, big fetus, pre eclamption and bleeding. Sectio Caesarea also have a high risk for mother and also the babies, but in the fact sectio caesarea level is going bigger in many countries including Indonesia.This research is usingRetrospektif data, total sample in this researchis 62 respondent taken by total sampling technique. Data is taken by observation sheet, then this data is tested by using Chisquare statistic test.Based on analysis result using Chisquare statistic test, the result ofgestational age obtainedP Value= 0,027, Mother age obtainedP Value = 0,014, Sectio Caesarea profile obtainedP Value= 0,003, Comorbidities obtainedP Value= 0,004. Partial trials are allowed in women with a history of SC more than once the results are good and the complications are minimal. It is preferable for women with a history of SC to first determine the type of previous section.
GAMBARAN KOPING WANITA DENGAN INFERTILITAS DI KELURAHAN PUDAK PAYUNG KOTA SEMARANG Wulandari, Priharyanti; Arifianto, Arifianto; Faizah, Ulfa Nur
Jurnal JKFT Vol 3, No 2 (2017): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v2i1.697

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : kasus infertilitas diperkirakan terus naik tiap tahunnya. Wanita dengan infertilitas akan merasakan hal yang berbeda dengan wanita yang telah memiliki anak. Kondisi diri sendiri, lingkungan, suami, keluarga dari pihaknya dan pihak suami sangat mempengaruhi koping yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran koping wanita dengan infertilitas di kelurahan pudak payung kota semarang. Metode : penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan 4 partisipan. Hasil : penelitian ini menunjukkan lima tema utama yaitu : (1) dampak infertilitas terhadap perasaan, (2) sikap suami, (3) upaya pengobatan dan sumber informasi, (4) koping, (5) sikap keluarganya dan keluarga suami. Kesimpulan : wanita dengan infertilitas di kelurahan pudak payung kota semarang menggunakan bentuk problem focused coping. Kata Kunci : wanita, infertilitas, koping.