sugihartono, Tono
KINESTETIK

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN TERPUSAT DAN LATIHAN ACAK TERHADAP HASIL PENGUASAAN TEKNIK DASAR BOLA BASKET Wati, Setiana; Sugihartono, Tono; Sugiyanto, Sugiyanto
KINESTETIK Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KINESTETIK
Publisher : KINESTETIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara latihan terpusat dan latihan acak terhadap hasil penguasaan teknik dasar bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan terhadap dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen satu yang di beri perlakuan latihan terpusat dan kelompok eksperimen dua di beri perlakuan latihan acak. Penelitian dilakukan di Klub Basket Poltekkes Kemenkes Bengkulu dengan sampel yang di pilih berdasarkan karakteristik tertentu. Analisis statistik yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Uji t untuk menguji hipotesis bahwa “latihan acak memberikan pengaruh lebih baik dibandingkan dengan latihan terpusat dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar bola basket”. Uji syarat statistik t telah memenuhi syarat homogen dan data berdistribusi normal berdasarkan perhitungan statistik dan pengujian kriteria uji statistic di dapat hasil bahwa latihan terpusat dan latihan acak memberikan pengaruh terhadap hasil penguasaan teknik dasar bola basket. Hal ini diketahui dari data thitung = -5,11 > ttabel = 2,11 dengan taraf ?=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini dilihat dari hasil uji signifikan perbedaan peningkatan latihan kedua kelompok menunjukkan bahwa latihan acak memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap hasil penguasaan teknik dasar bola basket.Kata Kunci: Latihan terpusat, Latihan acak, Teknik Dasar Bola Basket.ABSTRACTThis study aims to determine the effect of centralized training and random exercise on the results of mastery of basic techniques of basketball. This study used experimental methods conducted on two groups, namely the experimental group one which was given the treatment of centralized exercise and the experimental group of two in the treatment of random treatment. The research was conducted at Club Basket Poltekkes Kemenkes Bengkulu with selected samples based on certain characteristics. The statistical analysis used in this study is t-test to test the hypothesis that "randomized exercise gives better effect than centralized training in improving basic basketball technique skills". Test statistic requirement t has complied with homogeneous requirements and normal distributed data based on statistical calculation and statistical test criterion test in can result that centralized exercise and random exercise have an effect on the result of mastery of basic technique of basketball. It is known from thitung = -5,11> ttable = 2,11 with ? = 0,05. The conclusions of this study seen from the results of significant test differences in the improvement of the two groups showed that the random exercise gives a more significant effect on the results of mastery of basic techniques of basketball.Keywords: Centralized exercise, Random exercise, Basic Basketball Technique
ANALISIS MUATAN MATERI SENAM PADA BAHAN AJAR PJOK SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA BENGKULU Akmal, Agustanul; Sugihartono, Tono; Ilahi, Bogy Restu
KINESTETIK Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KINESTETIK
Publisher : KINESTETIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa muatan materi senam pada sekolah dasar. Pembelajarannya dirancang berbasis aktivitas terkait dengan sejumlah jenis gerak jasmani/olahraga dan usaha-usaha menjaga kesehatan yang sesuai untuk peserta didik. Aktivitas-aktivitas tersebut dirancang untuk membuat peserta didik terbiasa melakukan gerak jasmani dan berolahraga dengan senang hati karena merasa perlu melakukannya dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani baik melalui gerak jasmani dan olahraga maupun dengan memperhatikan faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan (Library research) dan studi dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan materi senam pada bahan ajar pjok di Sekolah Dasar Negeri di Kota Bengkulu.Kata Kunci : Muatan Materi, Bahan Ajar, Senam. ABSTRACTThis study aims to analyze the content of gymnastic material in elementary schools. The learning is designed to be based Activities related to A number of types Physical motion or sport And efforts Maintain appropriate health For learners The activities are designed Make learners Accustomed to move Body and sports with pleasure Because feel Need to do it and Aware of the importance Maintaining physical health Either through motion Body and sports As well as with regard Health factors Which influenced him. This study is Research literature study library research And documentation studies. The type of research that is Used is qualitative. The aim of this study To know availability Gymnastics learning materials In Primary School Country in Bengkulu City.Keywords: Content, Materials, Gymnastics
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KELAS OLAHRAGA DI SMP NEGERI KOTA BENGKULU Oktaviana, Liza; Sugihartono, Tono; Sutisyana, Ari
KINESTETIK Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KINESTETIK
Publisher : KINESTETIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi kebijakan kelas olahraga di SMP Negeri Kota Bengkulu. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Implementasi Kebijakan Kelas Olahraga di SMP Negeri Kota Bengkulu. Jenis penelitian deskriptif analitik. Subjek Penelitian ini adalah kepala sekolah, pengurus, pelatih dan siswa kelas olahraga SMP Negeri 2, SMP Negeri 18 dan SMP Negeri 16 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kebijakan kelas olahraga dimandatkan oleh Kemendikbud RI, implementasi kebijakan kelas olahraga belum sepenuhnya sesuai dengan panduan pelaksanaan kelas olahraga dapat dilihat dari belum adanya fasilitas khusus untuk kelas olahraga, minimnya dana, ketidakteraturan jadwal latihan kondisi fisik, kurangnya pengawasan dari pemerintah, sehingga bisa menghambat tercapainya tujuan kelas olahraga di SMP Kota Bengkulu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kelas olahraga di SMP Kota Bengkulu belum berjalan sebagaimana mestinya.Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan Kelas Olahraga, SMPAbstractThis research aimed to describe about the implementation of sport class policy in SMP Bengkulu city The problem reviewed in this research was “How is the implementation of Sport Class Policy in SMP Negeri Kota Bengkulu?” This research was an analytical descriptive design. The subject of this research was headmaster, administrator, trainer and students in sport class of SMP Negeri 2, SMP Negeri 18 and SMP Negeri 16 Bengkulu city. collection technique used in this research was observation, interview, and documentation methods. file analysis used in this research was by reduction, resentation and taking conclusion. The result and discussion showed that sport class policy was mandated by Kemendikbud RI. The implementation of sport class policy was not fully appropriate with the guidance of implementing sport class that can be seen from special facilities for sport class was not yet exist, lack of funds, irregularity of physical condition training schedule,and lack of government control, so it can inhibit the goals achievement of sport class in SMP Bengkulu city. The conclusion of this research showed that the implementation of sport class policy in SMP Bengkulu city was not yet running as it should be.Keywords: Implementation, Sport class policy, SMP
PERBEDAAN HASIL LATIHAN SENAM POCO-POCO OLAHRAGA MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DAN INSTRUKSIONAL SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUANDI SDN 75 KOTA BENGKULU Canggih, Hidayah Mustika; Sugihartono, Tono
KINESTETIK Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KINESTETIK
Publisher : KINESTETIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan hasil Latihan penguasaan Senam Poco-Poco Olahraga Menggunakan Metode Konvensional dan Instruksional Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di SDN 75 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel berjumlah 40 orang, dengan desain yang digunakan adalah two group Pre test-post test design. Instrumen penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan Hasil Latihan Senam Poco-Poco Olahraga menggunakan metode konvensional dan instruksional siswa laki-laki dan perempuan. Teknik analisis data menggunakan uji ANOVA. Hasil peneliti ini diperoleh f-hitung 38.70 lebih besar dari f-tabel 2.86, artinya ada perbedaan yang signifikan dari Hasil Latihan Senam Poco-Poco Olahraga Menggunakan Metode Konvensional dan Instruksional Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di SDN 75 Kota Bengkulu. Artinya dari kedua kelompok metode konvensional dan intruksional, metode intruksional adalah metode yang lebih baik. Pada kelompok metode konvensional dan intruksional siswa perempuan lebih baik dari pada siswa laki-laki. Siswa laki-laki metode intruksional lebih baik dari pada siswa laki-laki metode konvensional.Kata Kunci : Konvensional, Intruksional, Senam Poco-Poco OlahragaABSTRACTThis study aims to determine the difference results of exercise Poco-Poco Gymnastics Using Conventional Methods and Instructional Students Boys And Girls In SDN 75 Bengkulu City. The method used in this research is the experimental method. The sample is 40 people, with the design used is two group Pre test-post test design. The instrument of this research is to know the difference of Poco-Poco Gymnastic Exercise Result using conventional and instructional method of boys and girls students. Data analysis technique used ANOVA test. The result of this research is obtained f-count 38.70 bigger than f-table 2.86, meaning there is significant difference from Poco-Poco Sport Gymnastic Exercise Using Conventional and Instructional Method of Boys and Girls Students at SDN 75 Kota Bengkulu. This means that from both groups of conventional and intruksional methods, the intruksional method is the better method. In the group of conventional and instructional methods Girls students are better than Boys students. Students Boys methods are better than conventional Boys students.Keywords: Conventional, Instructive, Poco-Poco Gymnastics Sport
MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENINGKATKAN KETERAMPILAN SENAM IRAMA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES Sugihartono, Tono
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2019): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil pembelajaran senam irama poco-poco olahraga, pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SD Negeri 79 Kota Bengkulu. Metode dan prosedur penelitian menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berkolaborasi (collaborative classroom action research)  antara dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran Senam, dengan guru PJOK SD Negeri 79. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran Problem Base Learning dalam pembelajaran senam irama Poco-poco olahraga mampu memberikan rangsangan yang kuat untuk belajar gerak secara mandiri, dan memecahkan masalah  dalam kelompok secara efektif sehingga penguasaan keterampilan gerakan Poco-poco olahraga dapat mencapai ketuntasan mencapai 87%. Penerapan model pembelajaran Problem Base Learning dapat meningkatkan waktu efektif siswa dalam pembelajaran PJOK dengan indikator giat bergerak, berlatih dan aktif selama proses pembelajaran senam, peningkatan waktu efektif tersebut dari siklus pertama 21,11% menjadi 61,11% pada siklus kedua selama pembelajaran 70 menit. Penerapan model pembelajaran Problem Base Learning dapat meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya perhatian mahasiswa dan waktu efektif giat bergerak; serta berkurangnya waktu bebas dan istirahat. Sesuai data bahwa siswa terbebas dari konteks pembelajaran hanya 4,12 %. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning (PBL), Senam Irama Poco-poco Olahraga