Prabudi, Ashari
SULTANIST

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE PRATAMA PEMATANGSIANTAR Prabudi, Ashari; Tarigan, Parman; Siregar, Liper; efendi, Efendi
SULTANIST: JURNAL MANAJEMEN DAN KEUANGAN Vol 2, No 1 (2014): Juni
Publisher : SULTANIST: JURNAL MANAJEMEN DAN KEUANGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.647 KB)

Abstract

Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh tata ruang kantor terhadap semangat kerja pegawai pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Pematangsiantar. Permasalahan ini dijawab dengan mengumpulkan data yang dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data-data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data-data tersebut bersumber dari sumber data primer dan sekunder. Berhubungan populasi kurang dari 100 yaitu 30 orang, maka sampel yang digunakan seluruh populasi pegawai yang ada pada Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Pratama Pematangsiantar. Adapun data-data tersebut dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Untuk teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif yang terdiri dari analisis regresi sederhana, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis dengan uji t dengan α = 5%.Dari hasil analisis regresi sederhana didapatkan = 41,68 + 0,27X, yang artinya ada pengaruh positif antara tata ruang kantor terhadap semangat kerja. Nilai koefisien korelasi didapat r = 0,44 yang artinya terdapat hubungan baik dan positif antara tata ruang kantor dan semangat kerja. Koefisien determinasi yang didapatkan adalah 19,36% yang artinya tinggi rendahnya semangat kerja dijelaskan oleh tata ruang kantor sebesar 19,36% dan sisanya sebesar 80,64% dipengaruhi faktor lain yang tidak dibahas seperti pemberian kompensasi, intensif, dan motivasi. Dari perhitungan uji thit diperoleh 2,59 dan ttab 2,048 di mana thit > ttab yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan menunjukkan adanya pengaruh positif antara tata ruang kantor terhadap semangat kerja. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa perlu adanya peningkatan kondisi tata ruang kantor secara kontiniu dengan demikian semangat kerja pegawai tetap baik.