Jaya, Kasman
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENGETAHUAN, LOCUS OF CONTROL DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PETANI BAWANG MERAH DALAM PENGENDALIAN HAMA DI KABUPATEN SIGI Jaya, Kasman
Jurnal Agrotech Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v8i1.11

Abstract

Onion farmers role in Sigi central Celebes as the main actor to maintain the natural resource is much determining the sustainability of future agriculture. Therefore, the farmer behavior on pest controlling is need to be improved and developed, also about the factors impacted. This study is aim to learn direct effect of locus of control and the manner towards onion farmer behavior on pest controlling in Sigi. To answer the purpose that has been told previously, we are going to do several step which is integrated to one another and systematic to gain the aim. This research is a kind of survey research and correlation ex-post facto. Respondents is the onion farmers in Sigi Biromaru as 200 farmers which obtain by proportional simple sampling principle. Primer data is obtained by several instrument such as; a). queisioner, b). test, c). observation, and d).in- depth interview. The first instrument used would be validity and reliability test. Description analysis is used to serve the data, size data, size central, and also dissemination size. Inferential analysis is used to examine the hypothesis with path analysis. The result of the study prove that farmer cognition about Integrated Pest Controlling (IPC) positively impact and significantly towards farmer behavior on pest controlling using IPC principle. Locus of control positively directly effect and significantly towards farmer behavior on pest controlling using IPC principle. Farmer cognition about integrated pest controlling and locus of control positively effect to farmer manner in Oloboju village. Farmer cognition about IPC, locus of control , and manner positively effect towards the farmer behavior on pest controlling. Farmer cognition and locus of control indirectly effect through farmer manner toward farmer behavior on IPC. This means the proliferation of farmer cognition about IPC and locus of control through farmer manner would triggered a change of farmer behavior on pest controlling and appropriate to IPC principle
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI KAKAO MELALUI PENERAPAN METODE SLPHT DI DESA SIBALAGO KECAMATAN TORIBULU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Jaya, Kasman; Noer, Hasmari
Jurnal Abditani Vol 1 (2018): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v1i0.18

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah 1. Meningkatkan produksi kakao melalui transformasi teknologi pemeliharaan kakao diantaranya melalui konservasi lahan dengan penggunaan pupuk organik, pengendalian busuk buah dan penanganan pasca panen dengan fermentasi.  2. Meningkatkan kualitas dan mutu kakao yang memiliki daya saing, dengan menerapkan bahan organik sehingga tidak terdapat residu bahan kimia, agar produk tersebut dapat bersaing dengan kualitas ekspor. 3. Melakukan pembinaan kepada anggota kelompok tani mitra agar dapat meningkatkan produksi dan kualitas pupuk organik padat dengan bahan dasar pemanfaatan kulit buah kakao yang ditambahkan dengan jamur Trichoderma sp dapat mempercepat proses dekomposisi, sehingga dapat  tersedia pada saat yang diharapkan. 4. Meningkatkan kemampuan petani dalam penguasaan asset produksi, modal, dan pasar agar dapat menerapkan paket teknologi inovatif terpadu. 5. Meningkatkan pendapatan masyarakat petani agar masyarakat petani lebih sejahtera, serta merubah Mindset petani menjadi manusia yang produktif dan berkarya. Metode yang diterapkan dalam mencapai target dan penyelesaian masalah dari program PKM ini, adalah metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA/RRA). Penerapan metode pelatihan  (training) bertujuan untuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia secara individu dan kelompok; Peningkatan kualitas kebun contoh melalui metode sekolah lapang, demonstrasi demplot percobaan dengan menerapkan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu, Teknologi Perbanyakan Semut, Teknologi Bioinsektisida Berbahan Aktif  Beauveria bassiana dan Trichoderma sp dan Teknologi pupuk organik.  Hasil yang dicapai berupa 1. Peningkatan pemahaman  kepada kelompok Mitra untuk dapat mengetahui tentang rehabilitasi tanaman kakao, pengendalian OPT yang sesuai dengan prinsip-prinsip PHT, dengan keterampilan yang dimiliki dalam memperbanyak jamur trichoderma sp dan memperbanyak semut hitam di lapangan. 2. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah kakao dengan menambahkan dekomposer jamur trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi. 3.Meningkatnya produksi kakao karena adanya penguasaan teknologi pemeliharaan kakao secara terpadu. 4. Peningkatan pemahaman tentang dampak  penggunaan pestisida secara berlebihan, dan adanya solusi alternatif pengendalian OPT yang lebih ramah lingkungan.