Kunarti, Eny
Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI, ZAT GOITROGENIK, ASUPAN DAN GARAM BERIODIUM DENGAN KADAR EKSKRESI IODIUM URIN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BLORA Kunarti, Eny; Sugiarto, Sugiarto; Hanim, Diffah
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang. GAKI merupakan masalah kesehatan yang serius mengingat dampaknya yang sangat besar terhadap kelangsungan hidup dan kualitas sumber daya manusia. Kadar iodium dalam urin dianggap sebagai penanda biokimia yang dapat digunakan untuk mengetahui asupan iodium dan status iodium populasi serta adanya defisiensi iodium dalam suatu wilayah atau populasi. Besarnya masalah GAKI di masyarakat salah satunya dapat diketahui dengan melakukan survei pada anak sekolah usia 6-12 tahun yaitu dengan pemeriksaan EIU. Tujuan. Menganalisis hubungan status gizi, zat goitrogenik, asupan dan garam beriodium dengan kadar EIU pada anak SD di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Metode. Desain penelitian analitik observasional dengan rancangan potong lintang. Subjek dalam penelitian ini adalah anak SD usia 9-12 tahun yang duduk di kelas 4, 5 dan 6 dengan sampel sebanyak 97 anak SD yang diambil secara acak dengan metode simple random sampling. Lokasi penelitian di Kecamatan Randublatung, pada bulan Februari - Mei 2016. Status gizi menggunakan indikator IMT/U, asupan iodium menggunakan food recall 3x24 jam, Kadar iodium dalam garam dengan metode titrasi, zat goitogenik dan EIU diambil dari urin sewaktu diukur dengan metode spektrofotometer. Analisis data bivariat menggunakan uji Pearson Correlation dengan p < 0,050. Hasil: Rerata status gizi 0,14 ± 1,25 kg/m2, rerata zat goitrogenik 1,58 ± 1,22 ppm, rerata asupan iodium 0,09±0,16 µg/hr, rerata garam beriodium 78,43 ± 36,65 ppm dan rerata kadar EIU 1065,75 ± 732,95 µ/L. Hubungan status gizi dengan kadar EIU (r= 0,076, p= 0,460). Hubungan zat goitrogenik dengan kadar EIU (r= 0,217, p= 0,032). Hubungan asupan iodium dengan kadar EIU (r= -0,095, p= 0,355). Hubungan garam beriodium dengan kadar EIU (r= 0,50, p= 0,627). Kesimpulan. Ada hubungan yang bermakna antara zat goitrogenik dengan kadar EIU sedangkan status gizi, asupan dan garam beriodium tidak berhubungan secara bermakna dengan kadar EIU pada anak SD. Kata kunci: status gizi, zat goitrogenik, asupan iodium, garam beriodium, kadar EIU