Darmalaksana, Wahyudin
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

DINASTI MAMALIK DI MESIR Darmalaksana, Wahyudin
EL HARAKAH (TERAKREDITASI) Vol 11, No 2 (2009): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.455 KB) | DOI: 10.18860/el.v11i2.5210

Abstract

This paper intends to explore the historical aspect of Mamalik dynasty. It was associated with Daulah Islamiyah in Mesir which lead by slave group (Mamalik) from 13th century up to 16th A.D that became one of unique Islamic political faces. At that time, civil society can form themselves as military power driven by slavers. Retired slavers emerged as political elite and bodyguard of Sultan. Mamalik group divided into two groups. First, Mamalik Bahriyah coming from middle Asia, especially Turkey Qipsaq. Second, Mamalik Burjiyah coming from Sirkasia race in·Kaukasus (East Europe). Historically, Mamalik Dynasty in Mesir classified into three periods. First, the period of Mamalik government formation which was "oligarchy". Second, the period of development in which Mamalik group cooperated with Mogol and Europe country. Third, the period of saturation or the decrease of Mamalik dynasty in Mesir which was caused by the attack of Turkey Utsmani, disease epidemic, and corruption. Makalah ini bermaksud untuk mengeksplorasi aspek historis dinasti Mamalik. Itu terkait dengan Daulah Islamiyah di Mesir yang dipimpin oleh kelompok budak (Mamalik) dari abad ke-13 hingga 16. yang menjadi salah satu wajah politik Islam yang unik. Saat itu, masyarakat dapat membentuk diri mereka sebagai kekuatan militer yang dikendalikan oleh budak.Mantan budak muncul sebagai elit politik dan pengawal Sultan. Kelompok Mamalik dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, Mamalik Bahriyah yang berasal dari Asia tengah, terutama Turki Qipsaq. Kedua, Mamalik Burjiyah berasal dari ras Sirkasia di Kaukasia (Timur Eropa). Secara historis, Dinasti Mamalik di Mesir digolongkan ke dalam tiga periode. Pertama, periode pembentukan pemerintahan Mamalikyang merupakan "oligarki". Kedua, periode perkembangan di mana Kelompok Mamalik bekerja sama dengan Mongolia dan negara Eropa. Ketiga, periode kejenuhan atau penurunan dinasti Mamalik di Mesir yang disebabkan oleh serangan Turki Utsmani, epidemi penyakit, dan korupsi.
Rancang Bangun Aplikasi Pencarian Tematik pada Hadits Riwayat Imam Muslim Darmalaksana, Wahyudin
Al-Ulum Vol 18 No 2 (2018): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.23 KB) | DOI: 10.30603/au.v18i2.284

Abstract

Al-Hadith is the secondary teaching source for Moslem after Al-Qur’an. Hadiths are taken as the life guidance for Moslem, where included Prophet Muhammad’s, saw statements during his life. Some of his friends restoried the Hadiths after his death. It can be treasured from the most famous on the time of chaliph to the most famous in this era, such as imam bukhori, imam muslim, imam ahmad and much more. Numerous themes are contained in hadiths, from the theme of social life, business trading, politic, and etc. this article discussed how to design thematic application search to find hadith based on its theme. It focuses on hadith restoried by imam muslim. The hadiths have been grouped according to the themes in order to make the search easy and fast. This application will enable the user to memorize hadith easily and fastly.
KORESPONDENSI DALAM PUBLIKASI ILMIAH Darmalaksana, Wahyudin; Suryana, Yaya
Jurnal Perspektif Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v1i2.10

Abstract

Penelitian dan publikasi ilmiah tidak dapat dipisahkan, hasil penelitian belum bermakna apabila belum terpublikasi dengan baik pada jurnal, buku atau media lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan tentang teknik publikasi dan korespondensi dalam publikasi ilmiah sehingga hasil penelitian dapat terpublikasi dengan baik sesuai dengan template dan scope yang ditentukan sehingga alur pengiriman artikel sesuai dengan harapan penulis dan pengelola jurna mulai dari kirim artikel, menerima revisi sampai mengirim hasi revisi berbasis online atau open journal system yang semua itu diperlukan adanya korespondensi. Metode penelitian merupakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif menguraikan tentang teknik publikasi melalui korespondensi penulis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pentingnya korespondensi dalam publikasi untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas dan kuantitas paper pada publikasi pada jurnal online.
STUDI EKSPLORASI NILAI NILAI BUDAYA DALAM KONSEP RELATIONSHIP MARKETING Ningsih, Ekawati Rahayu; Darmalaksana, Wahyudin
MALIA: Journal of Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : MALIA: Journal of Islamic Banking and Finance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengeksplorasi teori terkait dengan hubungan antara nilai-nilai budaya konsumen dengan potensi membangun pemasaran hubungan. Penelitian tentang hal ini penting karena pada saat ini para pelaku bisnis harus menyadari bahwa membangun hubungan bisnis jangka panjang sangat penting untuk mendapatkan keuntungan seumur hidup. Selanjutnya, pelaku bisnis juga harus mengetahui bahwa nilai-nilai budaya hidup di masyarakat, melekat pada perilaku individu dan mempengaruhi keputusan untuk tetap berhubungan atau tidak berhubungan dengan relasi bisnisnya. Penelitian ini berbasis pada kajian berbagai teori dan hasil temuan penelitian yang terkait dengan nilai-nilai budaya dan pola-pola membangun pemasaran hubungan. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat berpotensi membangun pemasaran hubungan. Penelitian ini banyak kekurangan, diantaranya adalah hanya menggunakan data sekunder dan artikel hasil kajian teori. Tentunya hal ini menjadi keterbatasan penelitian ini yang bisa di tindaklanjuti oleh peneliti berikutnya untuk menguji secara empiris hasil temuan.