Hermawan, Bambang
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Atas Pemikiran Muhammad Quraish Shihab Tentang Konsep Ahli Kitab Dalam Perkawinan Beda Agama di Indonesia Hermawan, Bambang
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui konsep ahli kitab dan argumentasi hukumnya menurut pemikiran Muhammad Quraish Shihab, dan keterkaitannya dengan perkawinan beda agama di Indonesia. Kajian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, dan menggunakan metode penelitian pustaka. Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa pemahaman tentang ahli kitab menurut Quraish Shihab adalah komunitas yang memiliki kitab yang terbatas pada orang Yahudi dan Nasrani. Adapun argumentasi yang digunakan adalah surat al-Maidah: 5 dan surat al-Bayyinah:1. Terkait dengan perkawinan beda agama, antara hasil pemikiran Quraish Shihab dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI) tidak ditemukan adanya pertentangan.
Sikap dan beban kerja, dan kelelahan kerja pada pekerja pabrik produksi aluminium di Yogyakarta Hermawan, Bambang; Soebijanto, Soebijanto; Haryono, Widodo
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.569 KB) | DOI: 10.22146/bkm.16865

Abstract

Latar belakang: Peran tenaga manusia sampai saat ini merupakan hal utama dan paling penting dalam proses produksi, tidak sedikit proses produksi yang masih menggunakan peralatan manual yang melibatkan peran manusia, atau lebih dikenal dengan pekerjaan manual. Padahal manusia memiliki keterbatasan khususnya dari segi fisik sehingga dapat menimbulkan kelelahan. Ditemukan beberapa persoalan sebagian besar cara kerja tidak dilakukan secara tidak ergonomis seperti posisi kerja jongkok, teknik pengangkatan beban yang keliru, sifat pekerjaan yang cepat karena pekerja di tuntut untuk mengejar target pekerja berisiko mengalami kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui pengaruh usia, masa kerja, status gizi, durasi tidur, kebiasaan merokok sikap kerja dan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada pekerja pabrik unit produksi “SP” alumunium Kota Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Populasi berjumlah 153 orang, sampel diambil berdasarkan total sampling pada unit produksi  pabrik “SP” Alumunium. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil: Dari hasil analisis yang dilakukan, usia dengan kelelahan kerja p value = 0,040 (p<0,05, OR=2,52), , masa kerja dengan kelelahan kerja p value = 0,047 (p<0,05, OR=2,36), status gizi dengan kelelahan p value = 0,590 (p<0,05, OR=1,27), durasi tidur dengan kelelahan p value = 0,045 (p<0,05, OR= 0,045), kebiasaan merokok dengan kelelahan p value = 0,268 (p<0,05, OR= 1,61), sikap kerja dengan kelelahan p value = 0,045 (p<0,05, OR=2,4), beban kerja dengan kelelahan p value = 0,013 (p<0,05, OR=3,18). Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik mengungkapkan variabel yang paling mempengaruhi diantara semua variabel yaitu sikap kerja p value=0,022 dengan tingkat risiko 3 kali lebih besar pada sikap kerja kategori berat dan usia p value= 0,019 dengan tingkat risiko 3 kali lebih besar pada orang usia >35 tahun.Kesimpulan: Berdasarkan hasil diatas bahwa variabel sikap kerja, beban kerja, usia, masa kerja, durasi tidur mempengaruhi kelelahan kerja sedangkan variabel status gizi dan kebiasaan merokok tidak mempunyai pengaruh terhadap kelelahan kerja.
PELAKSANAAN WEWENANG WAKIL PRESIDEN N DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN HERMAWAN, BAMBANG
Jurnal Hukum Volkgeist Vol 2 No 1 (2017): DECEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/volkgeist.v2i1.102

Abstract

No details the authority owned by the Vice President could potentially lead to legal uncertainty. Whereas in the construction of the position incumbent of the position of the Vice President has a position that is very fundamental research purposes in writing this is to know the authority of the Vice President in the Organization of the Government and To knowing the implementation authority Vice President in organizing the Government. In this study the normative legal research using methods based on relevant legislation and other legal materials related to the substance of the research, then connected with problems in This research. Research results show that the authority of the Vice President is not set explicitly in the legislation. Authority of the Vice President are only found by analyzing the legislation. ' Where there are 3 Vice Presidential Authority: the authority of the Vice President as the representative of the President, the powers of the Vice President As President, the Maid Authority of the Vice President as successor to the President whereas the implementation authority Vice President subject to the authority of the source.&nbsp; Source&nbsp; from authority of the attribution of the implementation authority Vice President gained the authority directly by the 1945 Constitution and its implementation without going through intermediaries. For the delegation of authority then the implementation authority in advance must there is a delegation of authority that has the force of law so that the execution of the authority of the Vice-president can be strengthened by positive law in order to set up and defend it.