Aryaguna, Prama Ardha
Fakultas Geografi UGM

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

LAND-SOIL CHARACTERISTICS FOR MAPPING PADDY CROPPING INTENSITY USING DECISION TREE ANALYSIS FROM SINGLE DATE ALI IMAGERY IN MAGELANG, CENTRAL JAVA, INDONESIA Arjasakusuma, Sanjiwana; Danoedoro, Projo; Herumurti, Sigit; Nugroho, Yanuar Adji; Aryaguna, Prama Ardha
Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning Vol 4, No 2 (2017): (October 2017)
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/geoplanning.0.0.%p

Abstract

Paddy field area and its cropping intensity are main information used to measure the crop production and the response of crop to changing climate conditions. Remote sensing technology has been used widely to map cropping pattern of paddy mostly using spectral analysis of multi temporal multispectral data of remote sensing. However, the cropping intensity of paddy was also influenced by the characteristics of planted land to paddy field which defines the level of land suitability for planting paddy.  This research aimed to map paddy rotation by using single date ALI imagery by assessing the land and soil characteristics based on the land suitability parameters for planting paddy.  Soil characteristics such as texture, acidity level, P205 (phosphor) and C-organic level collected from field work and terrain characteristics such as landform, surface water, and drainage density from visual delineation of SRTM 90 m was collected as inputs for the decision tree analysis to map the repetition of paddy planting throughout the year. The results showed the overall accuracy of 85% ± 8% (95 % level of confidence) for the final paddy rotation map where 2-times paddy per year was mostly found in the study area.
PENENTUAN PRIORITAS PEMBAHARUAN PETA MANGROVE INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL FOREST CANOPY DENSITY Studi Kasus Delta Mahakam Kalimantan Timur Wijaya, Muhammad Sufwandika; Aryaguna, Prama Ardha; Rudiastuti, Aninda Wisaksanti
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 20, No 2 (2018)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.994 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2018.20-2.858

Abstract

Deforestasi Mangrove menjadi salah satu perhatian karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya merugikan ekosistem tetapi juga berdampak pada manusia. Fungsi ekosistem Mangrove yang hilang karena deforestasi seperti kemampuan untuk menahan erosi, meredam dan memecah ombak, menahan intrusi air laut, dan menyerap pencemaran. Peta Mangrove Indonesia merupakan salah satu produk dari Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) yang dihasilkan melalui proses pemetaan yang melibatkan anggota Kelompok Kerja Mangrove Nasional. Namun  pembaharuan terhadap peta ini diperlukan untuk mengetahui perubahan kondisi Mangrove tersebut. Untuk itu diperlukan sebuah metode yang tepat dan cepat untuk mengkaji perubahan penutup Mangrove seperti Forest Canopy Density (FCD). Model FCD adalah pemodelan digital yang mampu memberikan informasi perubahan kerapatan vegetasi secara cepat. Hasil dari pemodelan FCD di delta sungai Mahakam dari tahun 2014 – 2016 menunjukkan bahwa kerapatan Mangrove mengalami penurunan signifikan yaitu 0 – 68%. Beberapa lokasi menunjukkan penurunan kerapatan kanopi lebih dari 50%, dimana pada penelitian ini dianggap mengalami tingkat deforestasi tinggi. Sebaran eksisting mangrove yang mengalami deforestasi tinggi hasil model FCD adalah lokasi prioritas untuk dilakukan pembaharuan Peta Mangrove Indonesia. Model FCD untuk penentuan prioritas pembaharuan Peta Mangrove Indonesia memiliki akurasi total 84%.