Sobarningsih, Nunung
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Metode Penemuan Terbimbing (Discovery Learning) dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Novisah, Novi; Sobarningsih, Nunung
Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v1i2.2895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan pembaharuan dalam model pembelajaran matematika sebagai respon terhadap rendahnya kemampuan pemahaman matematika siswa kelas IV MI Cicarulang Tasikmalaya yang ditunjukkan dari rata-rata nilai sumatif siswa pada mata pelajaran matematika yaitu 4,43. Juga terhadap proses pembelajaran yang masih menggunakan pembelajaran biasa sehingga aktivitas siswa cenderung pasif. Melihat kenyataan di atas, maka peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran penemuan terbimbing dengan harapan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar sehingga tercipta  lingkungan belajar yang kondusif.  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  ) terhadap siswa kelas IV MI Cicarulang Tasikmalaya  sebanyak 20 siswa. dengan langkah-langkah yang dilakukan berupa kegiatan siklus yaitu plan (perencanaan), act (tindakan), observe (pengamatan), dan reflect(refleksi). Adapun Instrumen yang digunakan adalah  pre tes, tes formatif, post test, dan lembar observasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara klasikal pembelajaran dengan menggunakan metode penemuan terbimbing telah memenuhi kriteria belajar tuntas.
Pendekatan Pembelajaran Generatif Sebagai Upaya Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Pokok Bahasan Phytagoras kelas VII di MTs Asy-Syarifiyyah Bandung Rachman, Arifin; Sobarningsih, Nunung; Juariah, Juariah; Syaf, Agus Hikmat
Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v1i1.2893

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sukar oleh peserta didik dan banyak factor yang mempengaruhi pandangan peserta didik terhadap mata pelajaran tersebut, salah satu hal yang menjadi factor nya ialah metode pendekatan pembelajaran. Umumnya para guru masih menggunakan metode umum pada saat pengajaran yaitu dengan menjelaskan lalu diikuti oleh latihan soal-soal. Suatu soal merupakan masalah bagi siswa apabila soal tersebut tidak dikenalnya atau belum memiliki prosedur atau algoritma tertentu untuk menyelesaikannya, tetapi siswa tersebut memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikannya. Dalam hal ini peneliti akan memaparkan hasil uji coba Metode Pembelajaran Generative terhadap siswa sebagai upaya meningkatkan pemecahan masalah matematika pada pokok bahasan Phytagoras
Penggunaan Emotional Freedom Technique (EFT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Hermawan, Cece; Sobarningsih, Nunung; Rahayu, Yayu Nurhayati
Jurnal Analisa Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2015
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v2i1.5371

Abstract

Kemampuan kognitif siswa diduga masih rendah. Salah satunya disebabkan guru di sekolah cenderung menggunakan pembelajaran konvensional yang membuat siswa menjadi tidak aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan EFT menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang dilakukan MTs Darul Ulum YTM Pasir Tanjung Kab. Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah gambaran aktivitas siswa dan guru dengan EFT, kemampuan kognitif siswa sebelum dan sesudah menggunakan EFT, kemampuan kognitif siswa sebelum dan sesudah menggunakan konvensional, perbedaan pengaruh EFT dan model Konvensional terhadap kemampuan kognitif siswa, serta sikap siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan EFT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Data yang diperoleh menggunakan instrumen penelitian berupa tes dan instrumen nontes. Setelah dilaksanakan observasi, data dikaji dan dianalisis. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh: (a) Gambaran aktivitas siswa dan guru tergolong baik. (b) Nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah menggunakan EFT berturut-turut adalah 18,33 dan 34,67. (c) Nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah menggunakan konvensional  berturut-turut adalah 13,67 dan 25,00. (d) Terdapat perbedaan pengaruh EFT dan Konvensional terhadap kemampuan siswa. (e) Skor respon positif siswa terhadap EFT sebesar 3,60 (siswa memiliki respon positif untuk EFT).
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Time Token untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa di Madrasah Aliyah Suhendra, Agus; Sobarningsih, Nunung; Susilawati, Wati
Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v1i1.2886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar matematika siswa, kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada setiap siklus, kemampuan pemecahan masalah matematik siswa setelah mengikuti seluruh siklus, dan sikap siswa kelas X.1 MAN Tanggeung mengikuti seluruh siklus melalui pendekatan pembelajaran Time Token pada pokok bahasan bentuk akar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini berbentuk siklus yaitu: Perencanaan (Planning); Tindakan (Acting); Pengamatan (Observing); Refleksi (Reflecting). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 38 orang yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas untuk mengetahui aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung, tes formatif dan post test yang berisi soal-soal matematika tentang bentuk akar, dan untuk melihat sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran Time Token, skala sikap siswa yang dipakai adalah model skala likert dengan teknik penskoran secara aposteriori. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa oenerapan pembelajaran Time Token efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Disarankan Untuk guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam melatih dan mengembangkan keterampilan sosial siswa agar siswa tidak mendominasi pembicaraan atau diam sama sekali
PENGARUH MODEL GROUP INVESTIGATION DAN MODEL GROUP INVESTIGATION DENGAN AfL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Sobarningsih, Nunung; Rachmawati, Tika Karlina
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 11 Nomor 2 Agustus 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.388 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v11i2.3761

Abstract

The purpose of this study was to find out which results in learning outcomes better in math between the model of Group InvestigationGroup Investigation model with Assessment for Learning(AfL), or direct learning model in the subject of Kapita Selekta Matematika SD. Research methodology in this research was quasi experimental research.Population in this research was all students of Mathematics Education of Faculty of Tarbiyah and Teacher of UIN Sunan Gunung Djati Bandung Academic Year 2016/2017. While the samples of this study were students of Mathematics Education in first semester consisting of 3 classes with total respondents 117 students. The data collection used the test method in the form of multiple choices of 20 items. Prerequisite test included normality test population using method ofLilliefors and homogeneity of the population variance using Bartlett method.With α = 0.05, it can be concluded that the sample was from a normally distributed population and has the same variance.Analysis of data using one way analysis of variance with different cells, followed by a multiple comparison test using Scheffe method.Based on the results, it can be concluded that the model group investigation with the AfL results mathematics learningbetter than the model group investigation, a model group investigation with the AFL yield better mathematics learning than direct instructional model, and the model group investigation yield mathematics learning better than the direct learning model. Keywords: Group Investigation, Assessment For Learning, Learning Model, Learning Outcomes
ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PEMBELAJARAN GURU MATEMATIKA Sobarningsih, Nunung; Sugilar, Hamdan; Nurdiansyah, Rikrik
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.848 KB) | DOI: 10.31000/prima.v3i1.1054

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian pelaksanaan pembelajaran matematika pada prodi pendidikan matematika dengan kemampuan guru alumni prodi pendidikan matematika dalam melaksanakan standar proses pembelajaran. Keberhasilan proses pembelajaran merupakan hal utama yang didambakan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah sebagai upaya meningkatkan keberhasilan dalam pembelajaran matematika.  Kemampuan menguasai materi dan strategi pembelajaran merupakan dua hal kemampuan guru yang tidak dapat ditawar lagi. Melalui penguasaan materi pelajaran akan menghasikan pemahaman dan penguasaan kognitif siswa dengan baik, siswa memahami dan memaknai belajar matematika dengan bermakna dan menyenangkan. Pada pembelajaran siswa merasa nyaman dan tertantang, mereka asyik dan enjoy dalam belajar dikarenakan ketepatan strategi, model, dan metode mengajar yang tepat dan baik. Hal ini dapat terwujud salah satunya apabila guru menyiapkan standar proses pembelajaran dengan tepat, baik dan terukur. Diharapkan alumni pendidikan matematika terampil dan mampu melaksanakan standar proses pembelajaran dan menerapakn ilmu yang telah diperoleh waktu perkuliahan, sebagai feed back juga untuk peningkatan kualitas prodi pendidikan matematika. Hasil penelitian diperoleh bahwa umumnya guru matematika (alumni prodi pendidikan matematika) mampu membuat RPP namun belum mampu mengembangkan pada kegiatan inti pembelajaran, penerapan model yang tercantum RPP belum sepenuhnya dilakukan bahkan belum sampai pada evaluasi dan guru kurang menekankan aspek pengembangan karakter atau akhlak mulia. Kata Kunci: analisis impelementasi, standar proses, matematika AbstractThe purpose of the study was to determine the suitability of the implementation of mathematics learning in mathematics education study programs with the ability of alumni teachers of mathematics education study programs in implementing the standard learning process. The success of the learning process is the main thing that is coveted in implementing education in schools as an effort to increase success in mathematics learning. The ability to master the material and learning strategies are two things that the teacher's abilities are not negotiable anymore. Through mastering the subject matter will produce students' cognitive understanding and mastery well, students understand and interpret learning mathematics meaningfully and pleasantly. In learning students feel comfortable and challenged, they are absorbed and enjoy learning because of the precision of strategies and models, and the right and good teaching methods. This can be realized, one of which is if the teacher prepares the standard learning process appropriately, well and measurably. It is expected that skilled mathematics education alumni and able to carry out the standard of the learning process and receive the knowledge gained during the lecture, as a feed back as well as to improve the quality of mathematics education study programs. The results showed that generally mathematics teachers (mathematics education study program alumni) were able to make lesson plans but had not been able to develop core learning activities, the implementation of the model listed in the lesson plan had not yet been fully implemented and had not even been evaluated and the teacher lacked the character development or noble character. Keywords: implementation analysis, process standards, mathematics
SPEKTRUM SYMBOL DAN STRUCTURE SENSE MATEMATIKA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Sugilar, Hamdan; Kariadinata, Rahayu; Sobarningsih, Nunung
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2019): KALAMATIKA April 2019
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.81 KB) | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol4no1.2019pp37-48

Abstract

The purpose of this study is to determine the symbol sense and structure of mathematical sense in terms of students' ability to solve algebraic problems or other mathematical problems that require symbol expression or structure. Difficulties experienced by students in solving mathematical or algebraic problems may be due to the ability of symbol sense and low structure sense or didactic design that the teacher conveyed is not in accordance with the category of symbols and structure sense that students have. A student with good symbols and structure sense is able to appreciate the power of symbols, knowing when to use the right symbols and being able to manipulate and understand symbols in various contexts. The method used in the study used a qualitative descriptive method. The population of this study was seventh grade students of the Islamic junior high school, the instruments used were symbol and structure sense tests, questionnaires, and interview forms. The results of the study indicate that the ability of symbol sense and student structure sense is still low because of a lack of conceptual knowledge and algebraic manipulation, for this reason it is necessary to have an appropriate learning model to improve both of these abilities.
Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Komik dalam Menyelesaikan Soal Cerita untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Fauziyyah, Ariny; Sobarningsih, Nunung; Jihad, Asep
Jurnal Analisa Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2015
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v2i1.5354

Abstract

Belajar matematika adalah belajar memecahkan suatu masalah dalam konsep yang abstrak. Untuk mengupayakan agar siswa terlibat secara aktif dalam mengikuti pembelajaran yaitu dengan menggunakan media pembelajaran, seperti media komik yang akan digunakan pada penelitian ini. Penggunaan media komik dimaksudkan untuk membantu siswa dalam kesulitan menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan pembelajaran menggunakan media komik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian yang telah dilaksanakan dapat dikatakan berhasil. Terlihat dari hasil penelitian sebagai berikut: (a) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya, persentase aktivitas siswa paling tinggi tedapat pada siklus III yaitu sebesar 85,18%. Sedangkan aktivitas guru selama proses pembelajaran juga sudah dinilai baik. (b) rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada siklus I sebesar 78,18 dengan kriteria tinggi, siklus II sebesar 79,09 dengan kriteria tinggi, dan siklus III sebesar 81,51 dengan kriteria tinggi. (c) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah menggunakan media komik menunjukkan pada kriteria tinggi yaitu 81,21 dan (d) Sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan media komik secara keseluruhan adalah positif. Hal ini terlihat dari rata-rata skor sikap siswa lebih besar daripada skor sikap netral siswa.