Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Penanaman Karakter Saling Menghargai Melalui Duta Anti Bullying untuk Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Situbondo Bramantha, Heldie; Syarifah, Mufarrahatus
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v7i2.179

Abstract

This activity aims to provide a new understanding of social patterns that have been prevalent in the middle of elementary students. Through the elected and trained “duta anti bullying", it is hoped that they can help friends around them realize that scolding others, until they are angry and cry hysterically, and disturbing others, until they are in fight, is a bullying and will have a negative impact on the victims. After socializing bullying to ambassadors and companion teachers, it appears that the ambassadors began to introduce bullying to their friends.They make bullying as a topic of conversation during break times.
Elementary School Teachers’ Conception of E-learning and Blended Learning Syarifah, Mufarrahatus; Handayani, Hany
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jtlee.v2i1.6702

Abstract

The developments of school infrastructure that provides and involves computers in learning encourage teachers to adapt the use of these advanced technologies. The intended form of adaptation is through e-learning. Questionnaires were given to 43 elementary school teachers, who were able to operate computers, randomly selected to describe e-learning concept that they understood and applied. Although the majority of them mention e-learning specifically as learning involving computers in their implementation, and assuming they have implemented e-learning, they basically apply blended learning. Computers were used as a complementary medium, not the main. Through the results of the survey conducted, we discussed a gap between the perceptions of elementary school teachers believed with the actual concept of e-learning. Through the discussion, we also obtained a picture of how the actual application of e-learning by teachers is blended learning. Suggestions on the urgency of implementing e-learning in elementary school are also included.
PENERAPAN MODIFIKASI MEDIA KARDUS DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH PADA SISWA SEKOLAH DASAR BRAMANTHA, HELDIE; SYARIFAH, MUFARRAHATUS
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.003 KB)

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi rendahnya keaktifan dan gerak dasar lompat dalam pembelajaran lompat jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lompat jauh dengan menggunakan media kardus pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo dengan jumlah total 14 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu proses lompat jauh. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, aktif, tidak malas, dan merasa senang. Sedangka nnilai kuantitatif dapat dilihat dari hasil tes unjuk kerja teknik dasar lompat jauh, nilai rerata siswa siklus I pertemuan pertama 69,9 dan siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 64,3 dari ketentuan sekolah yaitu 70. Pada kedua meningkat menjadi 78,9 dan siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 88,1. Hasil ini sangat meningkat dibandingkan dengan hasil tes unjuk kerja siswa kelas IV prasiklus yang dapat dilihat dari hasil tes unjuk teknik dasar lompat jauh nilai reratanya 67,8 dan siswa yang mencapai KKM hanya 52% tuntas dari ketentuan KKM sekolah yaitu 70. Media kardus dapat mendorong siswa lebih aktif serta lebih merangsang siswa dalam menguasai gerak lompat jauh, pada pembelajaran gerak dasar lompat jauh. Pembelajaran menarik minat, semangat dan partisipasi siswa untuk menguasai gerak dasar lompat jauh dan partisipasi siswa untuk menguasai gerak dasar lompat jauh.