Articles

Found 12 Documents
Search

BANGKITAN LALU LINTAS PADA PERUMAHAN BULAN TERANG UTAMA JALAN KI AGENG GRIBIG KOTA MALANG Mite, Adrianus Raimundus; Pandulu, Galih Damar; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Each residential area development will have an impact on the environment and surrounding areas, one of which impact traffic. Housing Bulan Terang Utama, a housing unit located in the suburbs, the number of 3,000 units, on a land area of 200 hectares, the housing for the people of middle-prioritized, is also among the middle and above. This housing development should pay attention to road conditions and where the access to housing, so that the capacity of the existing road network will be exceeded, as the number of traffic generation and attraction due to the existence of such housing. Each residential area development will have an impact on the environment and surrounding areas, one of which impact traffic. Housing Bulan Terang Utama, a housing unit located in the suburbs, the number of 3,000 units, on a land area of 200 hectares, the housing for the people of middle-prioritized, is also among the middle and above. This housing development should pay attention to road conditions and where the access to housing, so that the capacity of the existing road network will be exceeded, as the number of traffic generation and attraction due to the existence of such housing. This study attempts to assess a housing development Bulan Terang Utama affecting traffic congestion, so as to know how big the impact on roads Ki Ageng Gribig. Currently the traffic impacts that occur as a result of the housing Bulan Terang Utama Key by using comparative data is not affecting the performance of the road itself. The magnitude of the maximum trip generation that occurs is 8.2%, with an average speed of vehicles on the road each Ki Ageng Gribik is 30.449 km / h, the degree of saturation is 1.27 with a traffic volume of 3661.67 SMP / h, the level of service Ki Ageng Gribik road included in the E-class level of service, speed of flow is unstable sometimes stalled, demand is approaching capacity of the road (ie 2089.044). Keywords: Housing, Traffic Impact, Road Service Levels. ABSTRAK Setiap pengembangan kawasan permukiman akan menimbulkan dampak bagi lingkungan dan sekitarnya, salah satunya dampak lalu lintas. Perumahan Bulan Terang Utama, merupakan unit perumahan yang berada pada kawasan pinggir kota, dengan jumlah 3.000 unit, pada lahan seluas 200 hektar, perumahan tersebut diprioritaskan bagi rakyat menengah kebawah, juga kalangan menegah ke atas. Pengembangan perumahan ini harus memperhatikan kondisi dan keberadaan jalan akses ke lokasi perumahan, sehingga kapasitas jaringan jalan yang ada akan terlampaui, seiring dengan pertambahan bangkitan dan tarikan lalu lintas akibat keberadaan perumahan tersebut. Akses jalan dari dan menuju lokasi perumahan Bulan Terang Utama dihubungkan oleh jalan Ki Ageng Gribig, yang merupakan jalan utama, sebagai akses lalu lintas masyarakat sekitar Kecamatan Kedungkandang, dari dan ke tengah kota, sehingga pembangunan kawasan perumahan tersebut membutuhkan akses transportasi yang memadai. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji suatu pembangunan perumahan Bulan Terang Utama yang berdampak terhadap kemacetan lalu lintas, sehingga dapat diketahui seberapa besar dampak terhadap ruas jalan Ki Ageng Gribig. Saat ini dampak lalu lintas yang terjadi akibat adanya perumahan Bulan Terang Utama dengan menggunakan data pembanding adalah tidak mempengaruhi dari kinerja jalan itu sendiri. Besarnya bangkitan perjalanan maksimal yang terjadi adalah 8,2 %, dengan kecepatan rata-rata tiap kendaraan pada jalan Ki Ageng Gribik adalah 30,449 km/jam, derajat kejenuhannya adalah 1,27 dengan volume lalu lintas sebesar 3661,67 SMP/jam, tingkat pelayanan jalan Ki Ageng Gribik termasuk dalam tingkat pelayanan jalan kelas E, Arus tidak stabil kecepatan terkadang terhenti, permintaan sudah mendekati kapasitas jalan (yaitu 2089,044). Kata Kunci: Perumahan, Dampak Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan Jalan.
HUBUNGAN ANTARA PENGELOLAAN, PENGENDALIAN SISA MATERIAL DENGAN BIAYA DAN WAKTU PENYELESAIAN PEMBANGUNAN GEDUNG PSIK DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG ZULKIBLI, ZULKIBLI; Rasidi, Nawir; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The construction project is closely related to construction materials. In the implementation of construction projects will certainly lead to the rest of the material. Waste materials sizeable appearing which one of them due to the use of materials that are less effective and efficient, so it can certainly be swelling, especially in the finance sector. Not only that, when waste materials has not be managed properly then it will have an impact on sustainability and an environmental damage around. The purpose of this research is to minimize the cost and time by way of the management and controlling of waste material, especially in the iron material of concrete, cement, sand, brick, gravel, ceramic. Data were obtained from: (1) direct observation in the field around the development projects in the form of direct counting and documentation of waste material on the ground; (2) The survey questionnaire respondents are contracting staff, among others are, field supervisors, foremen, consultants, supervisors, and workers. The results showed that: The percentage of the remaining cost of the largest material studied during the project implementation comes from Concrete steel material valued at IDR 5.4838 million, the total responses to questionnaires each type of waste material under study is the largest sand material waste by 19.68%, the percentage of remaining charge the material can not be used towards the cost of materials required field amounted to 4.9%, the percentage of the total cost of waste material to the total cost of the project amounted to 1.87% and the total results of the questionnaire in the field based on the source and cause of the largest waste material is (X3) handling factor amounting to 35.75%. Besides efforts to reduce material waste in the ground is a good material management methods. Keywords: Waste material, material management, the category of waste material.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TEBING JALAN PADA RUAS JALAN MALANG-KEDIRI (12 KM) DI DESA MULYOREJO KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Makleat, Antonio Luis; Sulistyani, Kiki Frida; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retaining wall is an important component of the main building structure for building highways and other environmental related contoured land or land that has a different elevation. Briefly retaining wall is a wall built to restrain land mass above the structure or building made. Type retaining wall used in this study is a gravity type retaining wall, The purpose of this study to determine the condition of the soil, causing the collapse of the retaining wall, analyze the planning retaining wall and determine the stability of the retaining wall on the street segment Malang Kediri STA 12 Km In the village Mulyorejo. Type retaining wall planned to use the back side of the retaining wall skewed because of this type in accordance with the height of the river. Retaining wall dimensions b = 5m,h = 8 m, stable against: the soil bearing capacity = 114.255> qa = 89.404 (secure), Steady against the wall shear = 1.66> 1.5 (secure) stable against the wall bolsters style = 2.05> 1.5 (secure). Keywords: Strong safety factor of soil bearing, sliding and rolling.
Analisa Kapasitas dan Tingkat Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus Simpang Tiga Purwosari Kabupaten Pasuruan) Syaikhu, Muhammad; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Signaled Purwosari T-junction Pasuruan is one of the intersections in Pasuruan with moderately crowded traffic as the main road connecting Surabaya - Malang and Pasuruan - Malang. Its current status requires an evaluation and a performance optimization. The primary data used for the analysis was obtained through field surveys, while the performance analysis using MKJI 1997 methods. Based on the final results of the analysis can be concluded, the level of performance intersection experiencing saturation and congestion, especially the direction from Surabaya to Malang. To obtain optimal performance of the intersection, do some alternative solutions changing light signal cycle and adding approached width. Alternative lights signal cycle change are the best solution in terms of cost because it is easy and fast, compared to adding approached width. Keywords: Optimization, signaled intersection, MKJI ABSTRAK Simpang Tiga Purwosari, Kabupaten Pasuruan berupa simpang bersinyal, merupakan salah satu persimpangan di wilayah Kabupaten Pasuruan yang tingkat arusnya ramai lancar karena merupakan jalan penghubung utama Surabaya - Malang dan Pasuruan - Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektifitas dan tingkat kinerja simpang bersinyal pada simpang tiga Purwosari Kabupaten Pasuruan dan memberikan alternatif pengaturan simpang yang lebih efektif terutama pada hari libur. Data primer yang dipergunakan untuk analisa diperoleh melalui survai lapangan, sedangkan analisa kinerja simpang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan hasil akhir analisa MKJI dapat disimpulkan tingkat kinerja simpang mengalami kejenuhan dan kemacetan terutama arah dari Surabaya menuju Malang. Untuk memperoleh kinerja simpang yang optimal, dilakukan beberapa alternatif solusi berupa perubahan siklus lampu sinyal dan perubahan lebar pendekat. Alternatif perubahan siklus lampu sinyal adalah alternatif solusi terbaik apabila ditinjau dari segi biaya karena mudah dan cepat, dibandingkan melakukan penambahan lebar pendekat. Kata kunci : Optimalisasi, Simpang Bersinyal, MKJI
Perencanaan Tebal Lapisan Perkerasan Tambahan (Overlay) Pada Ruas Jalan Tidar Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kabupaten Malang AMARAL MAGNO, BERNARDINA FATIMA; Rasidi, Nawir; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The road has a lifespan of service life or the planlife. If the age of service ability has been exceeded, it is needed for an additional layer (overlay) to rejuvenate the structure pavement. Overlays are used as road maintenance to improve pavement structure which decreased. The existence of the highway is needed to support the mobility of freight and people who was crossing the road, which is growing requirement for leveled against transportation to Karangbesuki village. Based on the conditions of location studies, the planning of supplement pavement layer thickness (Overlay) on the Road Section of Karangbesuki village is intended to support economic growth with increasing demand of transport means that can be launched transport in the Karangbesuki Village and development capacity and quantity of vehicles which is connecting the Karangbesuki village, limited sources of funding for highway construction and operation of the traffic infrastructure is not optimal are the main issue in the Karangbesuki Village, Malang. Research conducted in the Karangbesuki Village on June 2015. This study can be obtained arrangement pavement thickness consisting of a subbase (Sub Base) thick 20 cm, 15 cm thick of foundation above, the surface layer of pavement layers 3 cm long and additional layer of Asphalt Macadam. To keep against cracks on highway body encouraged to the public, in onder to not throw away the frash in the side of highway, so causing cracks in the road body and hold regular maintenance by the related department and the public. Keywords: Layer Thickness, Supplement Pavement (Overlay), Karangbesuki Village ABSTRAK Jalan memiliki umur layan atau umur rencana. Jika umur layan telah terlampaui, maka perlu adanya suatu lapisan tambahan (overlay) untuk meremajakan struktur perkerasan. Overlay digunakan sebagai pemeliharaan jalan untuk meningkatkan struktur perkerasan sudah menurun. Keberadaan jalan raya sangat di perlukan untuk menunjang mobilitas angkutan barang dan manusia yang melintasi pada jalan tersebut sering meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat melancarkan transportasi di kelurahan karangbesuki. Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Tebal Lapisan Perkerasan Tambahan (Overlay) Pada Ruas Jalan Tidar Kelurahan Karangbesuki, ini dimaksudkan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi sering dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat melancarkan transportasi di Kelurahan Karangbesuki dan Perkembangan kapasitas maupun kwantitas kendaraan yang menghubungkan Kelurahan Karangbesuki terbatasnya sumber dana untuk pembangunan jalan raya serta belum optimalnya pengoperasian prasarana lalu lintas yang ada, merupakan persoalan yang utama di Kelurahan Karangbesuki, Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Karangbesuki, pada bulan Juni 2015. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Metode Bina Marga dapat di peroleh susunan tebal perkerasan terdiri dari pondasi bawah (Sub Base) tebal 20 cm, pondasi atas tebal 15 cm, lapisan permukaan 3 cm lapisan perkerasan lama dan Aspal Macadam lapisan tambaha 2 cm. Untuk menjaga agar tidak terjadi retak pada tubuh jalan maka dihimbau kepada masyarakat agar tidak menbuan kotoran pada saluran yang ada di sisi kiri kanan jalan akibat banjir sehingga menyebabakan retak pada tubuh jalan dan mengadakan pemeliharaan secara rutin oleh dinas terkait dan juga masyarakat. Kata kunci : Perencanaan Tebal, Lapisan Perkerasan Tambahan (Overlay)
STUDI PERENCANAAN GEOMETRIK SIMPANG TIGA JALAN MT. HARYONO - JALAN GAJAYANA KOTA MALANG SETO, MOSES RIKARDUS WEO; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Junction walke MT Haryono-Jalan Gajayana is connective intersection of Unlucky Sub-Province and this Town Stone intersection also represent one of the road; street go to Unlucky downtown and Stone downtown. This Junction connect some college, some big shopping centre and school in unlucky town. Therefore hence activity of traffic in junction walke MT Haryono-Jalan Gajayana pertained high and often happened jam of lalulintas in this intersection. This research is done/conducted to know service storey; level and planning of geometrik in junction walke Unlucky MT Haryono-Jalan Gajayan Town. Research done/conducted to overcome the problem of jam which often happened the the intersection and also can be used by recommendation as able to be utilized strategically for the decision making of planning and also operational later on day. From result of got by survey is clock culminate volume of traffic happened at 00:90 until clock 10:00 with volume of lalulintas 9619 smp/clock result and got by capacities walke 1952,802 smp/clock, vehicle average speed 98,432 m/second, degree of saturation 4,93 smp/clock with storey; level service of class road;street of D, that is condition of lalulintas which [do] not stabill with volume of traffic high and speed still [in] tolerating and influence with speed of vehicle 60 km/clock and volume of lalulintas tired 85%. Keyword: Geometrik Junction, Traffic, Storey; Level Service. ABSTRAK Simpang tiga jalan MT Haryono-jalan Gajayana adalah persimpangan yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Kota Batu persimpangan ini juga merupakan salah satu jalan menuju pusat Kota Malang dan pusat Kota Batu. Simpang tiga ini menghubungkan beberapa perguruan tinggi, beberapa sekolah dan pusat perbelanjaan besar di kota malang. Oleh karena itumaka kegiatan lalu lintas di simpang tiga jalan MT Haryono-jalan Gajayana tergolong tinggi dan sering terjadi kemacetan lalu lintas di persimpangan ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pelayanan dan perencanaan geometrik di simpang tiga jalan MT Haryono-jalan GajayanKota Malang. Penelitian dilakukan untuk menanggulangi masalah kemacetan yang sering terjadi persimpangan tersebut dan selaligus bisa digunakan segagai rekomendasi yang dapat dipergunakan secara strategis untuk pengambilan keputusan operasional maupun perencanaan di kemudian hari. Dari hasil suvey yang didapat jam puncak volume lalulintas terjadi pada jam 00:90 sampai jam 10:00 dengan volume lalulintas 9619 smp/jam dan hasil alalisa didapatkan kapasitas jalan 1952,802 smp/jam, kecepatan rata-rata kendaraan 98,432 m/det, derajat kejenuhan 4,93 smp/jam dengan tingkat pelayanan jalan kelas D, yaitu kondisi lalulintas yang tidak stabill dengan volume lalulintas tinggi dan kecepatan masih di tolerir dan sangat perpengaruh dengan kecepatan kendaraan 60 km/jam dan volume lalulintas mencapai 85%. Kata kunci : Geometrik Simpang Tiga, Lalulintas, Tingkat Pelayanan.
STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPISAN PERKERASAN TAMBAHAN (OVERLAY) PADA RUAS JALAN MOTAHARE-RAILACO (STA.32+500–STA.37 +500) TIMOR LESTE Maia, Amadeu Espirito Santo; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan kehidupan masyarakat terutama dalam sektor perekonomian dan perindustrian yang ada di kecamatan Railaco.Perencanaan tebal perkerasan merupakan dasar dalam menentukan tingkat pelayanan sebuah jalan baik perencanaan menggunakan bahan pengikat semen maupun bahan pengikat aspal. Yang dimaksud dengan konstruksi perkersan jalan adalah lapisan suatu bahan yang diletakkan diatas tanah dasar pada jalur jalan rencana. Pada pekerjaan perencanaan jalan raya, saluran irigasi, disebutkan bentuk profil atau tampang pada arah untuk perencanaan kemiringan suatu proyek, maupun hitungan volume galian atau timbunan tanah.Data-Data Perencanaan, data topografi, dan data spesifik. Adapun kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisa perhitungan pada setiap segmen yang telah penulis lakukan, dapat diperoleh beberapa kesimpulan sabagai berikut. 1. Pada jalan Motahare Railaco dengan panjang 5 km untuk perencanaan tebal lapisan tambahan (Overlay) dengan maenggunakan Metode Lendutan dapat diperoleh susunan tebal lapisan tambahan terdiri dari pondasi bawah (sub Mase) tebal 2 cm dengan agregat kelas B, podasi atas (Base Course) tebal 20 cm dengan agregat kelas A, Lapisan permukaan (surface) 5 cm Laston dan mampu melayani beban selama umur 10 tahun. 2. Indeks permukaan pada akhir umur rencana dapat ditentukan berdasarkan LER 6,0531 maka itu termasuk Klasifikasi jalan arteri yang menghubungkan ibu kota kabupaten Ermera dengan Ibu kota Negara. 3. Lintas ekivalen rencana adalah 6,0531 maka jalan Motahare Railaco termasuk klasifikasi jalan Arteri ( Jalan Nasional).
STUDI PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN AEGELA-DANGA Ara, Yeremias Pau; widodo, esti; arifianto, andi kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excellence use rigid pavement construction (rigid pavement) as highway constructionis the construction of age in terms of longer compared with flexible pavement construction to widen the road to create an atmosphere that is safe, smooth, precise and efficient, and economical. In the body of the soil improvement Aegela-Danga taken soil data on the location of such damage. Among others Boring field investigations and surveys the field then further investigation laboratory, such as: CBR (California Bearing Ratio) Test. Calculation results showed Nasraa Planning rigid pavement (rigid pavement) using a type of cement concrete pavement continued with reinforcement and concrete used for the upper structure is K-350 with a thickness of 18 cm, adjusted to the pavement thickness design calculations while using a thin concrete foundation under concrete quality K-125 with a thickness of 10 cm. Based on the calculation of the Road Segment LHR 2013 Aegela-Danga including local roads III class roads secondary type II. Keywords: Planning Overview Rigid Pavement ABSTRAK Keunggulan penggunaan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) sebagai konstruksi jalan raya adalah dari segi umur konstruksi yang lebih lama dibandingkan dengan konstruksi perkerasan lentur sehingga pelebaran jalan tercipta suasana yang aman, lancar, tepat dan efisien serta ekonomis. Pada perbaikan tanah tubuh jalan Aegela-Danga diambil data tanah pada lokasi yang terkena kerusakan. Penyelidikan lapangan Antara lain Boring dan Survey dilapangan kemudian penyelidikan lebih lanjut dilaboratorium, berupa : C.B.R (California Bearing Ratio) Test . Hasil Perhitungan Nasraa menunjukan Perencanaan perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan jenis perkerasan beton semen bersambung dengan tulangan dan Beton yang digunakan untuk struktur atas adalah K-350 dengan ketebalan 18 cm, disesuaikan dengan perhitungan perencanaan tebal perkerasan sedangkan untuk Pondasi bawah beton kurus menggunakan beton mutu K-125 dengan ketebalan 10 cm. Berdasarkan perhitungan LHR 2013 Jalan Ruas Aegela-Danga termasuk jalan kelas III jalan lokal sekunder tipe II. Kata Kunci : Tinjauan Perencanaan Perkerasan Kaku
ANALISA TINGKAT PELAYANAN JALAN PADA RUAS JALAN GAJAYANA KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Imarianto, Georgius; Pandulu, Galih Damar; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gajayana street, Lowokwaru District, Malang City is a busy road, because along the Gajayana street there are many places of activity centers such as schools, colleges, shopping centers and offices. Therefore, to solve the traffic problems of the street Gajayana to investigate the road capacity and level of service, to predict traffic volume five years in future. In the implementation of data collection on the Gajayana street, with one km road length, the methods used are manual counters methods, the implementation of data collection was conducted over seven days. From the data analysis on the roads Gajayana street can be seen that the capacity of the Gajayana street of 2507.92 pcu/hour, while the volume of traffic on the Gajayana street amounted to 3089.35 pcu/hour. From the comparison between V/C or degree of saturation on the Gajayana street 1.23 and level of service on Gajayana street at the level of road service was at category F or the worst. Keyword : analysis, level of service, gajayana street
Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur Dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) Timor - Leste. Exposto, Arnaldo Correia; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexible pavement consists of layers placed on the subgrade. these layers serve to receive traffic load and pass it to the layer below. Construction of flexible pavement consists of four layers, namely the surface layer, the top layer of foundation, sub-base layer, subgrade layer. Under the existing conditions in the study area, Planning and Flexible Pavement Layer Thickness Budget Plan On Widening Road, Tibar - Gleno Ermera (Sta. 14 + 0.080 - Sta. 19 + 080) is intended to support economic growth with increasing demand often means transportation can transport launched in Tibar-Ermera and development capacity and quantity of vehicles that connect the Ermera Tibar-limited source of funds for the construction of roads and not optimal operation of existing traffic infrastructure, the main issue in Tibar-ErmeraTimor-Leste. The experiment was conducted in the village Tibar Bazartete District of Liquica district of Timor-Leste, in August 2014. The method used in this study is the method of Highways pavement thickness can be obtained arrangement consists of a sub-base 7 cm thick with the aggregate class B, the foundation upon thick 15 cm with the aggregate class A, the surface layer 5 cm Laston and has a budget for flexible pavements for $$ 1.665.800.00. To keep the body does not cause cracks in the road then urged the public not to cut the trees in the surrounding streets and routine maintenance held by the relevant agencies and the public. Keywords: Analysis of Thickness , Pavement Bending, Budget Plan ABSTRAK Perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang di letakkan pada tanah dasar. lapisan-lapisan tersebut berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Konstruksi perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) ini dimaksudkan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi sering dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat melancarkan transportasi di Tibar-Ermera dan Perkembangan kapasitas maupun kwantitas kendaraan yang menghubungkan Tibar-Ermera terbatasnya sumber dana untuk pembangunan jalan raya serta belum optimalnya pengoperasian prasarana lalu lintas yang ada, merupakan persoalan yang utama di Tibar-ErmeraTimor-Leste. Penelitian dilaksanakan di Desa Tibar Kecamatan Bazartete Kabupaten Liquica Timor-Leste, pada bulan Agustus 2014. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Metode Bina Marga dapat di peroleh susunan tebal perkerasan terdiri dari pondasi bawah (Sub Base) tebal 7 cm dengan agregat kelas B, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (Surface) 5 cm Laston dan memiliki anggaran biaya untuk perkerasan lentur sebesar $$ 1.665.800.00. Untuk menjaga agar tidak terjadi retak pada tubuh jalan maka dihimbau kepada masyarakat agar tidak memotong pohon yang ada di sekitar jalan dan mengadakan pemeliharaan secara rutin oleh dinas terkait dan juga masyarakat. Kata kunci : Analisis Teba,l Perkerasan Lentur, Rencana Anggaran Biaya