Safitri, Karin Amelia
Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB PIALANG ASURANSI DALAM PENYELESAIAN KLAIM Safitri, Karin Amelia
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1, Nomor 1
Publisher : Jurnal Administrasi Bisnis Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.319 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.5

Abstract

Tanggungjawab pialang asuransi sangat penting dalam memberikan solusi yang tepat dalam mengidentifikasi risiko yang ada pada pihak tertanggung. Sebagai perwakilan pihak tertanggung, tanggungjawab pialang asuransi sebagai perwakilan pihak tertanggung berhak bertindak dalam penghubung antara pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Tanggungjawab pialang asuransi terkait UU No.40 Tahun 2014 tentang bagaimana memecahkan maalah nasabah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, untuk mengetahui gambaran secara jelas mengenai masalah-masalah yang diteliti. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Perusahaan Pialang asuransi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya kepada pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi sesuai dengan polis asuransi yang telah diterbitkan oleh pihak perusahaan asuransi. Hambatan di dalam pelaksanaannya, penanganan penyelesian klaim pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi di bedakan menjadi faktor internal dan eksternal, faktor internal seperti penyampaian sikap tenaga ahli PT Aon Indonesia dalam menghadapi klien yang mempunyai karakter berbeda-beda, semakin tinggi dan bermacam-macamnya kebutuhan tertanggung kepada pihak penanggung melalui PT Aon Indonesia, minimnya training yang diadakan secara internal, khususnya untuk karyawan baru, komunikasi dengan klien global (luar Indonesia) yang kurang efektif karena keterbatasan waktu dan jarak dengan klien yang diluar Indonesia dan faktor eksternal seperti perusahaan asuransi yang kadang tidak bisa menyediakan 100% apa yang pialang minta.
ANALISIS KESIAPAN PENGIMPLEMENTASIAN IFRS 17 PADA PERUSAHAAN PERASURANSIAN DI INDONESIA Safitri, Karin Amelia
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2019
Publisher : Jurnal Administrasi Bisnis Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.456 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i2.51

Abstract

Selang beberapa tahun, tepatnya pada tahun 2017 IASB menerbitkan IFRS 17 yang adalah standar baru bagi kontrak asuransi. Standar ini memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam IFRS 4. IASB menetapkan batas penerapan IFRS 17 pada tahun 2021 dengan penerapan dini yang diperbolehkan. Penelitian ini membahas analisis kesiapan perusahaan perasuransian di Indonesia menerapkan dan mengadopsi IFRS 17 serta mengkaji perbandingan perhitungan laporan keuangan menggunakan IFRS 4 dan IFRS 17. metodologi yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metodologi Penelitian Studi Pustaka.
Effective Treatment in Reducing Pain in Patients With Musculoskeletal Pain Complaints Arifin, Safrin; Ferezagia, Debrina Vita; Safitri, Karin Amelia
Jurnal Vokasi Indonesia Vol 6, No 1 (2018): January - June
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.428 KB) | DOI: 10.7454/jvi.v6i1.113

Abstract

Musculoskeletal problems are complaints on the parts of the skeletal muscles felt by someone start complaints very mild to very sick. When the muscle receives static load repeatedly and for a long time will may cause complaints of damage to the joints, ligaments and tendons. Complaints to the damage this is what is usually termed the complaint musculoskeletal disorders (MSDs) or injury to the musculoskeletal system (Grandjean, 1993; Lemasters, 1996). This study aims to know a more effective treatment of electrotherapy and deep massage with massage than picking up, in reducing pain in patients with musculoskeletal pain complaints. This study used a quasi-experimental design (quasi experimental) double blind with a value of 5% negligent. This research was conducted at the Rumah Fisio Clinic and Patient’s home. These samples included 25 patients, with medical diagnosis of musculoskeletal pain who underwent physiotherapy program from May to July 2016, was taken by randomization techniques. Pain was measured by using Visual Analogue Scale (VAS). The results of the analysis of the t test showed that electrotherapy and deep massage (mean = 3.18) more effective than Picking up (mean = 2) in reducing the patients pain..Keywords: Musculoskeletal pain , electrotheraphy , deep massage , picking up.
A Study of Vocational Students Perception during Apprenticeship in Insurance Industry Safitri, Karin Amelia
Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2019): Mei
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training State Islamic Institute of Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.658 KB) | DOI: 10.32939/ejrpm.v2i1.238

Abstract

Vocational Higher Education is an formal college providing knowledge as well as preparing the students for six months apprenticeship after five semesters school. This study is based upon work that the researcher has done to investigate the contribution of this institution especially insurance administration and actuary seen from student’s perspective for apprenticeship to develop their skill. This study used qualitative data which were collected by interviewing the randomly chosen apprentices and are measured with the questionner. The study shows that 58,5% from total apprentices had difficulty when they are doing their job which be caused by what they had to do is a little bit different with theory taught in college. But they think the lecturers had an important role in a learning and gave them many theories before they went to the apprenticeship. The finding revealed that they prefered to learn by watching others working. They watched, learnt, and did the job.