Manurung, Idawati
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

ASPEK SPIRITUAL NARAPIDANA NARKOBA YANG MENJALANI MASA TAHANAN DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN Mariah, Lukita; Manurung, Idawati; Halim, Abdul
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 9, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.334 KB)

Abstract

Masa tahanan adalah masa dimana narapidana ditahan di dalam lembaga permasyarakatan (Lapas). Semakin lama ditahan ada kemungkinan semakin baik karena mendapat bimbingan spritual tetapi juga bisa juga semakin jauh dari kehidupan yang religius. Berdasarkan pre survei terhadap 20 narapidana,  35% narapidana mengatakan beribadah bukan atas kesadaran diri sendiri, 64% ibadah dengan tidak teratur, 28,57% tidak khusuk beribadah, dan 64% tidak selalu membaca kitab suci agama mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lama menjalani masa tahanan dengan aspek spiritul di Lembaga Permasyarakatan. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif komparatif, populasi adalah tahanan kasus narkoba dengan sampel sejumlah 67 orang. Alat pengumpul data menggunakan lembar kuesioner, dan metode analisa yang digunakan adalah uji beda 2 mean atau uji T-Test. Hasil rata-rata tingkat aspek spiritual narapidana yang ≤1  tahun 0,61,  lebih besar dibandingkan  narapidana ≥ 1 yaitu 0,55.  Hasil analisa bivariat menunjukkan  hasil p=0.66, jadi  tidak ada perbedaan aspek spiritual pada narapidana yang menjalani masa tahanan belum lama  (≤1  tahun) dengan yang  sudah lama (>1 tahun). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada peningkatan spiritual setelah menjalani masa tahanan yang lama. Saran dari penelitian ini untuk lembaga pemasyarakatan untuk dapat lebih meningkatkan kegiatan keagamaan.
Pengaruh Terapi Token terhadap Kemampuan Mengontrol Perilaku Kekerasan pada Pasien Gangguan Jiwa Sunarsih, Sunarsih; Manurung, Idawati; Holidy, Holidy
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.386 KB)

Abstract

Perilaku kekerasan adalah suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik maupun psikologis bisa dilakukan secara verbal, diarahkan pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Token Ekonomi adalah suatu wujud modifikasi yang dirancang untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan pengurangan perilaku yang tidak diinginkan dengan pemakaian token (hadiah-hadiah).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rata-rata kemampuan mengontrol diri pasien rawat inap di LKS-ODK Kemiling Bandar Lampung sebelum dan setelah dilakukan terapi token.Jenis penelitian ini adalahquasy experimental dengan rancangan pretest-posttest one group design.Jumlah sampel sebanyak 20 orang, dipilih dengan purposive sampling.Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi.Hasil yang didapat adalah rata-rata nilai kemampuan mengontrol perilaku kekerasan sebelum dilakukan terapi token adalah 20,05, dan rata-rata nilai kemampuan mengontrol perilaku kekerasan setelah mendapat terapi token adalah 36,20. Hasil uji dependen sample t-test didapat bahwa ada pengaruh kemampuan mengontrol perilaku kekerasan sebelum dan setelah dilakukan terapi token (p value 0,00<0,05). Diharapkan petugas kesehatan dapat lebih meningkatkan intervensi pada asuhan keperawatan untuk pasien-pasien gangguan jiwa, khususnya perilaku kekerasan dengan menerapkan terapi aktivitas kelompok dan terapi token secara terprogram dan terstruktur.
PENGARUH HEMODIALISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM Hartini, Elya; Manurung, Idawati; Purwati, Purwati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.97 KB)

Abstract

Pasien diabetes yang mengalami gagal ginjal terminal harus menjalani terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis (hemodialisis dan peritoneal dialisis). Pasien diabetes yang menjalani hemodialisis merupakan kelompok besar pasien gagal ginjal terminal di negara berkembang, yang meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian dibandingkan pasien hemodialisis yang nondiabetes Tujuan penelitian inidiketahui pengaruh Hemodialisis terhadap kadar gula darah pada pasien DM Di Ruang Hemodialisa.Desain penelitian adalah Quasy-Eksperiment (Pre-Post Test Control Group Design) guna mencari pengaruh dari variabel hemodialisis terhadap kadar gula darah. Peneliti mengukur kadar gula darah pasien sebelum dan sesudah tindakan hemodialisis. Populasi adalah semua pasien DM yang dilakukan tindakan Hemodialisis pada tanggal 1 - 30 Juni 2012 sebanyak 40 orang.Sampling yang dipakai adalah total populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwakadar gula darah responden sebelum tindakan hemodialisis  sama antara ≤ 293 mg/dl sebanyak 20 orang (50%) dan > 293 mg/dl sebanyak 20 orang (50,0%), sesudah tindakan hemodialisis adalah ≤ 293 mg/dl sebanyak 25 orang (62,5%). Ada pengaruh hemodialisis terhadap kadar gula darah pada pasien DM antara sebelum dan sesudah hemodialisis(sebesar 17 mg/dl). Saran bagi institusi rumah sakit perlu dibuat suatu standar prosedur operasional tindakan hemodialisis bagi pasien gagal ginjal dengan komplikasi diabetes untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien. Perlu dilakukan pengukuran kadar gula darah pada pasien DM yang dilakukan tindakan hemodialisis sebelum pulang sebagai bahan evaluasi untuk tindakan selanjutnya. 
PERBEDAANLAMA KERJA PERAWAT DENGANSIKAP KEPATUHAN TERHADAP STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Hakim, Arif Rahman; Manurung, Idawati; Yuniastini, Yuniastini
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.657 KB)

Abstract

Salah satu pembinaan manajemen dengan membuat standar prosedur operasional (SPO) yang menjadi pedoman perawat bekerja, menjadi standar dalam bekerja, penilaian mutu dan penilaian kinerja prosedur operasional rumah sakit mengharapkan, semakin lama bekerja, semakin perawat patuh pada SPO, tetapi kecenderungan saat ini, perawat masih ada yang belum patuh terhadap SPO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan lama kerja perawat dengan kepatuhan terhadap SPO di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu. Desain penelitian cross sectional dengan uji statistik yang digunakan adalah uji t-Test dengan total populasi berjumlah 77 orang perawat. Hasil penelitian tidak ada hubungan antara lama kerja perawat dengan sikap kepatuhan terhadap SPO dengan hasil  nilai p value=0,943.Kesimpulan penelitian  tidak ada hubungan yang bermakna antara lama masa kerja dengan kepaturhan, disarankan pihak rumah sakit membuat program yang mampu membuat perawat patuh seperti supervisi dan penilaian kinerja yang lebih terstruktur. 
PENGARUH TERAPI TOKEN EKONOMI PADA KEMAMPUAN MENGONTROL PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RS. JIWA PROVINSI LAMPUNG Manurung, Idawati; Amatiria, Gustop
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.505 KB)

Abstract

Terapi token ekonomi adalah salah satu alternatif pengajaran yang dilakukan di rumah sakit jiwa karena selain mengajarkan, memberi contoh, juga mengamati dan mengevaluasi semua perilaku adaptif yang mengindikasikan bahwa klien sudah mampu mengontrol diri dari perilaku kekerasan. Oleh karena itu dilakukan metoda terapi token untuk membuat kemampuan mengontrol perilaku kekerasan dengan baik. Penelitian bertujuan mengetahui kemampuan mengontrol diri pasien gangguan jiwa kelompok intervensi terapi token ekonomi, diketahuinya kemampuan mengontrol diri pasien gangguan jiwa kelompok yang tidak mendapat  terapi token ekonomi dan diketahuinya perbedaan  kemampuan mengontrol diri pasien kelompok intervensi terapi token eknomi dengan yang tidak mendapat token ekonom.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Quasi experimental” dengan intervensi terapi perilaku: Token ekonomi dengan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil yang didapat adalah rata-rata nilai kemampuan mengontrol diri pasien gangguan jiwa kelompok intervensi terapi token ekonomi adalah 22,23, termasuk kategori meningkat.   Rata-rata nilai kemampuan mengontrol diri pasien gangguan jiwa kelompok yang tidak mendapat  terapi token ekonomi di RSJ. Provinsi Lampung adalah 11,87, termasuk kategori meningkat. Terdapat perbedaan yang bermakna kemampuan mengontrol diri dari perilaku kekerasan antara kemampuan mengontrol diri pasien kelompok intervensi terapi token eknomi dengan yang tidak mendapat token ekonomi di RSJ. Provinsi Lampung, (nilai p= 0.00).
MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN PADA RUANG RAWAT INAP DENGAN METODE TIM DI RUMAH SAKIT IMANUEL BANDAR LAMPUNG Musiana, Musiana; Manurung, Idawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.838 KB)

Abstract

Kepuasan pasien akan mutu pelayanan keperawatan tidak terlepas dari bagaimana metode asuhan keperawatan yang diterapkan di rumah sakit. Hampir sebagian besar rumah sakit swasta yang ada di Bandar Lampung masih menggunakan metode fungsional dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, Rumah Sakit Imanuel sudah mengembangkan metode asuhan keperawatan dari metode fungsional menjadi metode tim pada ruang inap dewasa wanita dan ruang rawat inap anak sebagai pilot project, sementara ruangan yang lain masih menggunakan metode fungsional. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan mutu pelayanan keperawatan antara ruang rawat inap yang sudah melaksanakan metode tim dengan ruang rawat inap yang belum melaksanakan metode tim di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung tahun 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang dirawat di ruang rawat inap  RS Imanuel Bandar lampung   teknik pengambilan samel dengan cara purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 200. Analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi sedangkan analisis bivariat menggunakan uji T independen. Hasil penelitian diperoleh Rata-rata skor mutu pelayanan keperawatan pada ruang rawat inap yang sudah melaksanakan metode tim adalah 85,51 termasuk kategori baik. Rata-rata skor  mutu pelayanan keperawatan pada  ruang rawat inap yang belum  melaksanakan metode tim adalah 81,50 termasuk kategori baik. Terdapat perbedaan mutu pelayanan keperawatan antara  ruang rawat inap yang sudah melaksanakan metode tim dengan ruang rawat inap yang belum melaksanakan metode tim (p value = 0.003). Saran bagi Rumah Sakit agar mengembangkan pelaksanaan metode tim pada ruang rawat inap yang belum melaksanakan metode tim agar mutu pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien dapat meningkat.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU Gestinarwati, Ardelia; Ilyas, Holidy; Manurung, Idawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.202 KB)

Abstract

Kendala lansia dalam mengikuti kegiatan Posyandu Lansia meliputi pengetahuan lansia yang rendah tentang manfaat posyandu, jarak rumah dengan lokasi posyandu yang jauh, dan kurangnya dukungan keluarga untuk mengantar maupun mengingatkan lansia untuk datang ke posyandu. Dukungan keluarga sangat berperan dalam mendorong minat atau kesediaan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia. Hasil presurveydata Posyandu lansia Aisyah di Pekon Yogyakarta, dari kurang lebih 150 orang yang berkunjung ke posyandu lansia pada bulan November 2015 sebanyak 21 orang 14% dari jumlah seluruh lansia, bulan Desember 2015 sebanyak 13 orang (8,7%), dan bulan Januari 2016 sebanyak 28 orang (18,7%). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan lansia ke Posyandu Aisyah di Pekon Yokyakarta Selatan wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo Pringsewu Lampung tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasilansia yang terdaftar di Posyandu Lansia Aisyah Pekon Yogyakarta Selatan Pringsewu dengan jumlah 150 orang.Teknik pengambilan sampel dengan Simple random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square.Hasil penelitian didapatkan 75 lansia (68.80%) yang tidak aktif tanpa dukungan keluarga dan 19 lansia (17.40%) yang aktif mendapat dukungan keluarga. Hasil Uji chi square didapatkan nilai ρ-value (0.00) <α (0.05) artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kunjungan lansia ke Posyandu Aisyah di Pekon Yogyakarta Selatan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung tahun 2016. Disarankan tenaga kesehatan di pekon khususnya koordinator posyandu lansia untuk memberikan HE (health education) pada keluarga supaya termotivasi untuk memberikan dukungan kepada lansia untuk mengikuti kegiatan Posyandu lansia.
MEKANISMEN KOPING NARAPIDANA KASUS NARKOBA YANGMENJALANI VONIS MASA HUKUMAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Agnesia, Isda; Halim, Abdul; Manurung, Idawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.794 KB)

Abstract

Kopingmerupakan strategi untuk memanajemen tingkah laku dalam pemecahan masalah yang paling sederhana dan realistis, berfungsi untuk membebaskan diri dari masalah yang nyata maupun tidak nyata, dan kopingmerupakan semua usaha secara kognitif dan perilaku untuk mengatasi, mengurangi, dan tahan terhadap tuntutan–tuntutan (distress demands).Vonis yang dijatuhkan kepada seorang narapidana akan berdampak pada pembentukan mekanisme koping yang adaptif atau maladaptif. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan antara jenis koping yang digunakan dengan vonis yang dijatuhkan pada narapidana kasus narkoba di lembaga pemasyarakatan. Desain penelitian ini  analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 364, pengambilan sampel  dengan cara purposive sampling didapatkan sampel 66 responden. Alat pengumpul data menggunakan lembar kuesioner, dan uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi vonis yang dijatuhkan dengan masa tahanan >5 tahun sebesar 38 orang (57,58%) dan 28 orang (42,42%) dijatuhkan vonis masa tahanan  ≤5 tahun dan didapatkan 34 orang (51,51%) memiliki koping adaptif dan 32 orang (48,49%) memiliki koping maladaptif. Hasil penelitian didapatkan nilai α (0,05) dihasilkan perhitungan ρ-value (0,83) >(0,05) yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara vonis yang dijatuhkan dengan koping individu.    Disarankan untuk  Lembaga Pemasyarakatan lebih sering memberikan bimbingan secara psikis, konseling, dan bimbingan rohani yang dapat meningkatkan pembentukan koping yang lebih konstruktif. 
KEPUASAN DOSEN TERHADAP ORGANISASI PADA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKES TANJUNGKARANG Manurung, Idawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.937 KB)

Abstract

Kepuasan kerja, menurut Gibson merupakan suatu sikap yang dipunyai individu mengenai pekerjaannya dan ini tercermin dalam kinerjanya dan ini sangat dipengaruhi oleh faktor organisasi yaitu kemampuan sumber daya manusia, supervisi, imbalan, struktur dan desain kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kepuasan dosen Prodi Keperawatan Tanjungkarang dan Prodi Keperawatan Kotabumi dan faktor dalam organisasi yang paling berpengaruh terhadap kepuasan dosen.  Variabel adalah faktor organisasi dan adalah kepuasan dosen. Rancangan penelitian kuantitatif dan cross sectionl. Populasi penelitian dosen di Jurusan Keperawatan Poltekes Tanjungkarang  sejumlah 33 orang, sampel adalah total populasi, waktu September-Oktober 2015 dan pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kepuasan Prodi Tanjungkarang 2,80 dengan standar deviasi 0,38,  kelompok Prodi Kotabumi, rata-rata kepuasannya 3,17 dengan standar deviasi 0,46,  nilai ρ < i 0,05, artinya ada  perbedaan yang bermakna antara kepuasan Prodi Tanjungkarang dengan Prodi Kotabumi. Hasil persamaan regresi menunjukkan yang paling terpengaruh kepuasan dosen adalah kemampuan sumber daya manusia. Sarannya adalah  perlua adanya perlakuan-perlakuan terhadap pengembangan kemampuan dan ketrampilan para dosen.  
HUBUNGAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA Hardiansyah, Herdiansyah; Manurung, Idawati; Murhan, Al
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.497 KB)

Abstract

Proses belajar agar dapat berjalan secara optimal bila adanya dukungan dari sumber belajar. Salah satu sumber belajar yang sangat dibutuhkan dalam perguruan tinggi adalah keberadaan perpustakaan. Banyaknya kunjungan merupakan faktor penentu keberhasilan keberadaan perpustakaan. Berdasarkan pre-survei tentang kunjungan, didapatkan data bahwa jumlah kunjungan mahasiswa ke perpustakaan, sangat rendah, kebanyakan hanya berkunjung 1-2 kali perminggu dan tidak ada yang berkunjung lebih dari 4 kali perminggu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pelayanan perpustakaan dengan tingkat kepuasan mahasiswa Jurusan Keperawatan Prodi Keperawatan Tanjung Karang Poltekkes Tanjung Karang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain korelasi dengan pendekatan cros-sectional. Populasi berjumlah 347 mahasiswa, sampel 186 mahasiswa yang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat berupa persentase dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 111 responden (54,3%) menyatakan pelayanan perpustakaan tidak baik dan 85 responden (45,7%) menyatakan baik. Hasil penelitian tingkat kepuasan mahasiswa diperoleh 111 responden (59,7%) menyatakan tidak puas dan 75 responden (40,3%) menyatakan puas. Hasil uji chi-square  diperoleh p-value 0,00 (p-value<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pelayanan perpustakaan dengan tingkat kepuasan mahasiswa. Peneliti menyarankan kepada perangkat perpustakaan untuk lebih aktif lagi dalam berbagai upaya peningkatan pelayanan perpustakaan baik sarana dan prasarana, termasuk koleksi bukungya,  serta mengajukan kepada Institusi Jurusan Keperawatan untuk dilakukannya pembaharuan.