This Author published in this journals
All Journal CANTILEVER TEKNIKA
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISA PENURUNAN TANAH LUNAK DENGAN BEBERAPA METODE KONSOLIDASI PADA PROYEK JALAN TOL PALINDRA Puspita, Norma; Capri, Ari
CANTILEVER Vol 6, No 1 (2017): Cantilever
Publisher : Jurusan Teknik Sipil & Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on Daily Traffic Average of Palembang - Inderalaya in 2007, traffic volume of 2 ways of Palembang City for traffic capacity had been reach at 19900 vehicles/2 ways/day. Therefore, in order to decrease traffics jamthen government has built Palembang – Inderalaya Highway (Palindra). According to topography of Palembang City, it has lying on lowland areas with soft soils type which has high compressibility. The objectives of this study are to estimate soft soils settlement with various method of consolidation which are oedometer test, pre-fabricated vertical drain (PVD), and vacuum consolidation method (VCM). The results of this study showed the numbers of settlement of soft soils 1,479 m for 17,24 years in oedometer test, 1,342 m for 105 days in PVD with square pattern, and 1,354 m for 90 days in PVD with triangular pattern. Meanwhile, the numbers of settlement with VCM method have 2,250 m for 105 days with PVD square pattern, and 2,251 m for 90 days with PVD triangular pattern. Based on those results, it can be concluded that VCM triangular pattern more effective than others.
ANALISA KEBUTUHAN KOLAM RETENSI BANDARA ATUNG BUNGSU KOTA PAGAR ALAM Puspita, Norma
TEKNIKA Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.004 KB)

Abstract

Sistem drainase di kawasan lapangan terbang mempunyai fungsi dan peranan yang sangat penting dalam keselamatan operasional penerbangan yang difokuskan pada area run way dan shoulder. Sistem drainase berfungsi mencegah terjadinya genangan pada badan run way. Untuk mengakomodasi volume air limpasan dari sistem drainase lapangan terbang maka dibutuhkan kolam penampungan (retensi). Analisa pada kajian ini menggunakan metode rasional dengan beberapa analisa yaitu analisa hidrologi untuk menghitung hujan rencana, intensitas hujan, dan debit banjir limpasan, sedangkan analisa hidrolika untuk menghitung volume kebutuhan saluran drainase dan kolam retensi. Darihasil analisa diketahui bahwa debit limpasan untuk kawasan Bandara Atung Bungsu (250 hektar) adalah 4.574612 m3/detik dengan kebutuhan dimensi saluran drainase lebar (B) 0.71 m dan kedalaman H = 1.72 m. sedangkan dimensi kolam retensi dihasilkan yaitu 199m  x 100 m dengan menggunakan pompa kapasitas 5 m3/detik.  Kata kunci : Drainase, Retensi, Bandara.
ANALISA STABILITAS LERENG BADAN JALAN TERHADAP LONGSOR DENGAN METODE FINITE ELEMENT (FEM) PADA RUAS JALAN MUARA ENIM – LAHAT – TEBING TINGGI Puspita, Norma
TEKNIKA Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.32 KB)

Abstract

Longsor pada badan jalan pada wilayah dengan topografi pegunungan disebabkan oleh menurunnya kuat geser tanah akibat adanya rembesan dalam tanah dan peningkatan tegangan tanah yang ditimbulkan oleh meningkatnya beban lalu lintas. Analisa pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar faktor keamanan pada kondisi eksisiting dan metode perkuatan lereng yang harus digunakan untuk mencegah terjadinya longsor pada badan jalan di ruas jalan Muara Enim – Lahat. Analisa stabilitas lereng menggunakan metode elemen hingga Plaxis dengan pemodelan keruntuhan Mohr, yang disebut dengan analisa Phi-c reduction. Berdasarkan hasil analisa stabilitas lereng pada kondisi eksisting di 3 lokasi yaitu KM 165+200, KM 190+900, dan KM 197+770 menunjukkan faktor keamanan mendekati kondisi kritis berturut – turut sebesar 1.019, 1.026, dan 1.075. Faktor keamanan tersebut jika terjadi penambahan beban lalu lintas dan rembesan akan menyebabkan kondisi lereng menjadi kritis dan terjadi longsong. Sehingga harus dilakukan perkuatan pada lereng. Hasil analisa stabilitas lereng setelah perkuatan sheet pile dan bored pile menunjukkan bahwa terjadi kenaikan faktor keamanan berturut – turut sebesar 1.332, 1.424, dan 1.231. Kata Kunci: FEM, Plaxis, Lereng, Jalan,