Hayati, Rahmi
Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Aplikasi Beberapa Fungisida Nabati Dengan Berbagai Dosis Untuk Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporum) Pada Tanaman Tomat Hayati, Rahmi; Chamzurni, Tjut; Amin, Buni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.346 KB)

Abstract

Tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi serta mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia seperti vitamin C, vitamin A dan mineral. Dewasa ini produksi tomat mengalami penurunan akibat serangan penyakit layu Fusarium yang ditandai dengan pucatnya tulang-tulang daun, terutama daun-daun sebelah atas dan terkadang daun sebelah bawah. Penyakit ini disebabkan oleh patogen Fusarium oxysporum f.sp lycopersici. Pertumbuhan dan perkembangan patogen ini perlu dikendalikan secara efektif dan efisien. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan, yaitu daun sirsak, nimba dan cengkeh dengan berbagai dosis. Dimana daun tersebut mengandung senyawa yang bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan patogen Fusarium oxysporum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial dengan 12 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis fungisida nabati tepung daun nimba dengan dosis 50 g/polibag bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan Fusarium.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA GARAGATA KECAMATAN JARO KABUPATEN TABALONG Hayati, Rahmi
Jurnal PubBis Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.326 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk memberikan gambaran pelaksanaan Alokasi Dana Desa di Desa Garagata Kcamatan Jaro Kabupaten Tabalong, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode deskriptif kualitatif, dimana instrument utama dalam penelitian adalah peneliti sendiri. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder yang berkaitan denagn situasi dan kondisi empiris Implementasi Kebijakan. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan penelitian survey guna memperoleh data primer mengenai Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Garagata  Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. Dengan berdasarkan data yang ada, penulis berupa mendriskripsikan/menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Garagata Kecamatan Jaro  Kabupaten Tabalong berjalan dengan baik. Namun terdapat Faktor Pendukung  Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Garagata, kejelasan komunikasi sudah jelas dari para pelaksana kebijakan ADD dan konsistensi pesan tidak saling bertentangan, dukungan sarana dan prasarana cukup baik, sedangkan Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan ADD di Desa Garagata yakni, kemampuan Sumber Daya pelaksana ADD relative rendah dan tidak adanya dukungan dari dana lain. Saran, Para pelaksana ADD diberikan pendidikan dan latihan, perlu dirancang  sistem aplikasi computer dan mencari dukungan dana  dari dana lain. Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Alokasi Dana Desa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LARANGAN PEMBUKAAN LAHAN PERTANIAN DENGAN CARA DIBAKAR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 DI DESA WARUKIN KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Hayati, Rahmi
Jurnal PubBis Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.97 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Larangan Pembukaan Lahan Pertanian dengan Cara Dibakar berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 di Desa Warukin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dan untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang mempengaruhi dalam mengimplementasikan Kebijakan Larangan Pembukaan Lahan Pertanian Dengan Cara Dibakar berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 di Desa Warukin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dideskripsikan dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif yang memberikan gambaran mengenai menganalisis Implementasi Kebijakan Larangan Pembukaan Lahan Pertanian dengan Cara Dibakar berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 di Desa Warukin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dengan tiga tahap yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut : 1) Kebijakan Larangan Pembukaan Lahan Pertanian Dengan Cara Dibakar Berdasarakan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 di Desa Warukin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong pada faktanya dilapangan sudah terimplementasi; 2) Ternyata faktanya faktor yang menjadi kendala atau penghambat implementasi kebijakan oleh Bambang Sunggono tidak sepenuhnya terbukti dilapangan. Tetapi diluar itu ditemukan kendala lain seperti sumber daya manusia dan kurang tersedianya sarana maupun prasarana serta dana. Kata kunci : implementasi; kebijakan; undang-undang nomor 32 tahun 2009
KUALITAS PELAYANAN IBU HAMIL PESERTA JAMKESDA DI PUSKESMAS MALINAU KECAMATAN LOKSADO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Hayati, Rahmi
Jurnal PubBis Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa Kualitas pelayanan Ibu Hamil Peserta Jamkesda di Puskesmas Malinau Kecamatan Loksado dan Mengidentifikasi Apa saja yang menjadi faktor penghambat Kualitas pelayanan Ibu Hamil Peserta Jamkesda di Puskesmas Malinau Kecamatan Loksado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Informan yang dipilih adalah ibu hamil sebagai peserta Jamkesda. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari informan dan data sekunder yang diperoleh secara tidak langsung. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dideskripsikan dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif yang memberikan gambaran mengenai Kualitas Pelayanan Ibu Hamil Peserta Jamkesda Di Puskesmas Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten HSS dengan tiga tahap yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengujian keabsahan data dilakukan dengan teknik uji kredebilitas yaitu : (1) perpanjangan pengamatan, (2) meningkatkan ketekunan, (3) triangulasi, (4) analisakasus negative, (5) menggunakan bahan referinsi dan (6) mengadakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Ibu Hamil Peserta Jamkesda Di Puskesmas Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten HSS dikatakan cukup berkualitas, hal ini terlihat indikator-indikator bahwa : Tangibles (Nyata), Reliability (Dapat dipercaya), Responsivess (Keinginan untuk membantu), Assurance (Kepastian) dan Emphaty (Empati). Kendala yang dihadapi yaitu kelengkapan sarana dan prasarana  kurang memadai, kemudahan akses, tempat dan lokasi pelayanan tidak mudah dijangkau oleh masyarakat, kurangnya kedisplian waktu pelayanan dan kurang responsif. Penelitian ini merekomendasikan kepada Puskesmas Malinau Kecamatan Loksado Kabupaten HSS agar direncanakan lebih baik, kreatif dan lebih inovatif sehingga dapat berjalan lebih maksimal dan efektif dalam melaksanakan penyelenggaraan pelayanan Jamkesda. Kata Kunci :  Kualitas Pelayanan, Jamkesda
Praktik Desentralisasi Asimetris di Indonesia Hayati, Rahmi; Ifansyah, Muhammad Noor
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.609 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.60

Abstract

Tantangan terbesar dalam praktik demokrasi adalah bagaimana proses pembagian kekuasaan, terutama bagi Negara kesatuan Indonesia. Kurang jelasnya aturan hukum dalam pembagian kewenangan menyebabkan bergolaknya daerah-daerah penghasil sumber daya. Konsep desentralisasi asimetris merupakan salah satu jawaban dalam praktik demokrasi di Indonesia. Melalui pendekatan kajian pustaka, tulisan ini mencoba mengurai sedikit persoalan praktik desentralisasi asimetrik di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bentuk desentralisasi asimetris merupakan konsekuensi logis praktik demokrasi di Indonesia. Kata kunci: Desentralisasi Asimetris