Triwoelandari, Retno
Program Studi PGMI

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS VII SMP ISLAM AL QUDWAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI Nisa, Khaerun; Triwoelandari, Retno; Kosim, Ahmad Mulyadi
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 10 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.214 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar PAI di kelas VII SMP Islanm Al Qudwah  yang masih rendah. Hal ini sesuai dengan realitas pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Islam Al - Qudwah pada Penilaian Akhir Tahun TP. 2016/2017. Seharusnya nilai ketuntasan belajar yang dicapai siswa adalah 75, namun demikian hanya 17 siswa yang mampu mencapai nilai KKM 75. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri ini membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dengan cara melakukan analisis data, sehingga siswa menjadi aktif dan pembelajaran menjadi student center. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I, siklus II dan siklus III menunjukkan adanya peningkatan. Peningkatan dapat dilihat dari ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siswa siklus I sebesar 43%, kemudian meningkat menjadi 63% pada siklus II dan 86,7% pada siklus III. Prosentase hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 20% dan peningkatan presentase hasil belajar siswa dari siklus II ke siklus III pun meningkat sebesar 23.7%. model pembelajaran inkuiri memilki langkah langkahnya sebagai berikut : 1) orientasi, 2) rumusan masalah, 3) merumuskan hipotesis, 4) mengumpulkan data, 5) menguji hipotesis, 6) menarik kesimpulan.
PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VII SMP PEMBANGUNAN BOGOR Mariyam, Siti; Triwoelandari, Retno; Nawawi, H. Kholil
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.512 KB)

Abstract

Salah satu metode yang bisa membuat anak menjadi aktif dalam pembelajaran adalah metode resitasi. Dimana peserta didik dapat menggali informasi dan mengembangkan serta mengaplikasikan pengetahuan yang ada secara mandiri melalui latihan dan pelaksanaan tugas yang diberikan guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui penerapan metode resitasi pada mata pelajaran PAI, 2) untuk mengetahui motivasi belajar PAI, 3) untuk mengetahui pengaruh metode resitasi terhadap motivasi belajar PAI. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata motivasi belajar PAI siswa kelas VII-A sebelum dan sesudah metode resitasi, 2) terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata motivasi belajar PAI siswa kelas VII-B sebelum dan sesudah metode ceramah, 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar akhir siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa skor rata-rata siswa dalam kelas kontrol mengalami peningkatan, namun peningkatan tersebut tidak semaksimal di kelas eksperimen.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK TERINTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DAN SAINS UNTUK MENINGKTAKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA Nurjanah, Fenti; Triwoelandari, Retno; Nawawi, M. Kholil
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2018): Volume III Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.63 KB)

Abstract

ABSTRACT   The decline in the character of the nation's children is a form of failure in the process of implementing education. This is proven, that the mandate of Law No. 20 of 2003 Article 3 and character values ​​as a national culture that must be developed in accordance with the Ministry of National Education (Ministry of National Education) are not implemented. Then it needs a real effort to integrate Islamic values ​​on subjects. Integration of Islamic values ​​can be carried out on various subjects, one of which is science. Given the purpose of science, among others, is to increase human piety towards the greatness of God, as well as increase human awareness to respect nature as one of God's creations. The manifestation of integration is by compiling teaching materials in the form of modules to support the learning process in schools in order to improve the religious character of students. The purpose of this study was to determine the procedure for preparing modules as a tool in improving the religious character of students, knowing the feasibility level of teaching materials in the form of modules, and knowing the increase in religious character that occurred in students after learning to use the module. This study uses the Research and Development (R & D) method which was modified by Nana Syaodih Sukmadinata into three stages, namely the introduction, development, and testing stages. at the development stage, the results of the study showed a number of material experts 96.25%, design experts 80.88% and linguists 67.85%. At the testing stage, the results are 95.39% for the limited test, namely in the 5-C class and the broad test 1 in the 5-A class is 95.85% and 88.80% in the broad test II, namely class 5-B. The final test results show sig. 0.00 <0.05 with differences in the results in the experimental class 56,337 and the control class 52,959 which is 3,378 larger experimental classes. Thus, the development of modules as effective teaching materials is used to improve the religious character of students based on the preparation process and the level of feasibility. ABSTRAK Merosotnya karakter anak bangsa merupakan bentuk kegagalan dalam proses pelaksanaan pendidikan. Hal ini dibuktikan, bahwa amanah UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 3 dan nilai karakter sebagai budaya bangsa  yang harus dikembangkan sesuai Kemendiknas (Kementerian Pendidikan Nasional) tidak terlaksana. Maka perlu usaha nyata untuk melakukan integrasi nilai-nilai Islam pada mata pelajaran. Integrasi nilai-nilai Islam dapat dilakukan pada berbagai mata pelajaran, salah satunya adalah sains. Mengingat tujuan sains antara lain adalah untuk meningkatkan ketakwaan manusia terhadap kebesaran Tuhan, serta meningkatkan kesadaran manusia untuk menghargai alam sebagai salah satu ciptaan Tuhan. Wujud dari pengintegrasian tersebut yaitu dengan menyusun bahan ajar berupa modul untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah dalam rangka meningkatkan karakter religius siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur penyusunan modul sebagai alat dalam meningkatkan karakter religius siswa, mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar berupa modul, dan mengetahui peningkatan karakter religius yang terjadi pada siswa setelah belajar menggunakan modul. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) yang dimodifikasi oleh Nana Syaodih Sukmadinata menjadi tiga tahap yaitu tahap pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. pada tahap pengembangan, hasil penelitian menunjukkan angka angka ahli materi 96.25%, ahli desain 80.88% dan ahli bahasa 67.85%. Pada tahap pengujian, hasilnya yaitu 95.39% untuk uji terbatas yaitu pada kelas 5-C dan uji luas 1 pada kelas 5-A hasilnya 95.85% serta 88.80% pada uji luas II yaitu kelas 5-B.  Hasil akhir pengujian menunjukkan sig. 0.00 < 0.05 dengan perbedaan hasil pada kelas eksperimen 56.337 dan kelas kontrol 52.959 yaitu 3.378 lebih besar kelas eksperimen. Dengan demikian, pengembangan modul sebagai bahan ajar efektif digunakan untuk meningkatkan karakter religius siswa berdasarkan proses penyusunan dan tingkat kelayakannya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP TANGGUNG JAWAB DAN KERJA KERAS SISWA Triwoelandari, Retno; Fadilah, Afiyanti
AT-TA`DIB Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.735 KB)

Abstract

This research aimed to know what kinds of characters found before applying model of cooperative learning type numbered heads together (NHT) and how is the effect of that model to responsibility and hard work students. The research conducted qualitative. Based on the data, the research found that majority of character found before applying the model was discipline (57 %) and awareness (61 %), but both characters are less enthusiasm. In contrast with class IV B, the character found are curiosity (59 %), responsibility (36 %). This model increases students’ responsibility in class IV A from 41 % to 81 %, and hard work’s from 45 % to 71 %. The increasing both character are also found in IV, the responsibility from 41 % to 51 %, hard work from 36 % to 45 %. In conclusion, this research has a significance for the teacher to conduct a model of cooperative learning type numbered heads together (NHT) in teaching learning process.
ANALISIS PROGRAM KEGIATAN KEAGAMAAN TERHADAP PENINGKATAN AKHLAK SISWA (STUDI KASUS MTsN KOTA BOGOR) Rahayu, Wanti; Triwoelandari, Retno; Gustiawati, Syarifah
JPPGuseda | Jurnal Pendidikan & Pengajaran Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan & Pengajaran Guru Sekolah Dasar, Maret 2019
Publisher : Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.4 KB) | DOI: 10.33751/jppguseda.v2i1.995

Abstract

This study aims (1) to determine the religious activity program (2) to find out the implementation of religious activities (3) to determine the impact of religious activities on improving the morality of students in the MTsN of Bogor city. Methodologically this research uses qualitative descriptive approach which is descriptive and not numerical or a research method that describes data so that accurate data can be obtained. Data collection techniques in this study are using observation,interviews, documentation and triangulation. Data analysis techniques are reducing, presenting and drawing conclusions from research results. The results of this study that the religious activity program in MTsN in the city of Bogor is included in the good category, this is evidenced by the many programs of religious activities in the city MTsN in Bogor that are in accordance with the specified religious programs, namely reading the Qur’anic verses bertadarus before entering the lesson hours for 10 minutes, pray at the beginning and at the end of the lesson, dhuha prayer at rest, zuhur prayer in congregation, zikir together, get used to on Friday, every Friday students wear Muslim clothing, tahfidz qur’an, held a pesantren kilat in the month of Ramadan, the celebration of the Islamic Great Day, and students are enthusiastic in carrying out religious activity programs and most of them claim to be happy with the religious activity programs, and the impact of the religious activities of Bogor city MTsN on improving student morals, which can make students more obedient in worship, always read the Qur’an every day, add religious insight and make students better themselves.