p-Index From 2015 - 2020
1.452
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH GUIDED IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI ANAK USIA 7-13 TAHUN SAAT DILAKUKAN PEMASANGAN INFUS DI RS ROYAL PRIMA JAMBI Pratiwi, Margareta; Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.954 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i1.236

Abstract

Pemasangan infuse dapat  menimbulkan  nyeri pada anak.Guided Imagery merupakan strategi nonfarmakologi yang dapat menurunkan nyeri.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh Guided Imagery terhadap tingkat nyeri anak saat pemasangan infuse.Jenis penelitian kuasi eksperimen dengan sampel 30 intervensi dan 30 kontrol di RS Royal Prima Jambi.             Hasil penelitian menunjukkan Tingkat nyeri responden saat di lakukan pemasangan infus di kaji dengan menggunakan Wong Baker Faces Pain Rating Scale. Tingkat nyeri responden antara Kelompok intervensi dengan Kelompok control di yang menunjukkan 50% responden mengalami nyeri sedang sebelum dilakukan tindakan relaksasi guided imagery, dan sisanya sebanyak 43,3% mengalami nyeri berat, 6,7%  responden mengalami nyeri tak tertahankan. 80 % responden mengalami nyeri sedang setelah dilakukan tindakan relaksasi guided imagery, dan sisanya sebanyak 20 % mengalami nyeri berat, 0% mengalami nyeri tak tertahankan.             Ada pengaruh signifikan antara relaksasi guided imagery terhadap tingkat nyeri pada pasien pada saat pemasanagn infus di RS Royal Prima Jambi (p-value : 0,002, 95% CI). Perubahan tingkat nyeri pasien terhadap pemasangan infus sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi guided imagery .
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (KTD) DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.279 KB)

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual sehinggamenyebabkan kehamilan tidak diinginkan dikalangan remaja. Salah satu penyebab terjadinyaperilaku seksual adalah masih minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi termasukkehamilan tidak diinginkan (KTD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh SKRRI tahun 2007dari 633 responden remaja kesemuanya memiliki pengalaman berhubungan sek pranikah, denganpersentase perempuan 18% dan laki-laki 27%, ini menunjukan bahwa perilaku seks pranikah remajacenderung meningkat dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) juga terjadi pada remaja.Diketahuinya hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD)dengan perilaku seksual di SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.Yang digunakan adalah deskriptif analitik korelasional dengan rancangan waktu cross sectional.Penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2013 di SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI yang sedang atau pernah pacaran sebanyak 74 respondenyang diambil secara proportional to population size. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dandianalisis dengan menggunakan Fisher’s Exact Test dengan α = 5%.Sebanyak 66 responden (89,2%) memiliki perilaku seksual tidak beresiko terhadap terjadinyakehamilan tidak diinginkan dan sebanyak 8 responden (10,8%) memiliki perilaku seksual beresikoterhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan. Hasil Sig. 0,003 (< 0,05) dengan nilai C=0,346 dannilai OR=16,1 yang berarti H0 ditolak, yang artinya ada hubungan yang bersifat sedang antara tingkatpengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD) dengan perilaku seksual remaja di SMANegeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, TEKNIK MENYUSUI DAN PERAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN MASTITIS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2016 Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.68 KB)

Abstract

Penyebab tertinggi kematian dan kesakitan pada masa nifas (45,16%) yaitu salah satunya infeksipada masa nifas. Berdasarkan data rekam medik di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher ProvinsiJambi angka kejadian Mastitis pada tahun 2013 berjumlah 2 orang ibu nifas, pada tahun 2014mengalami peningkatan berjumlah 5 orang ibu nifas dan pada tahun 2015 kembali mengalamipeningkatan dengan jumlah 6 orang ibu nifasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene, teknik menyusui, dan perankeluarga dengan pencegahan mastitis di wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik dengan desaincross sectional Penelitian ini dilakukan pada tanggan 25 juli – 04 agustus 2016. Populasi padapenelitian ini sebanyak 34 ibu dan sampelnya sebanyak 34 ibu. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling, dimana penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesionerdengan cara pengisian kuesioner, dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,024, ada hubungan antara teknik menyusui dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,020, dan ada hubungan antara peran keluarga dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,008.Diharapkan kepada petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang personal hygiene, teknikmenyusui dengan pencegahan mastitis agar ibu nifas  
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, TEKNIK MENYUSUI DAN PERAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN MASTITIS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2016 Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.484 KB)

Abstract

Penyebab tertinggi kematian dan kesakitan pada masa nifas (45,16%) yaitu salah satunya infeksipada masa nifas. Berdasarkan data rekam medik di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher ProvinsiJambi angka kejadian Mastitis pada tahun 2013 berjumlah 2 orang ibu nifas, pada tahun 2014mengalami peningkatan berjumlah 5 orang ibu nifas dan pada tahun 2015 kembali mengalamipeningkatan dengan jumlah 6 orang ibu nifasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene, teknik menyusui, dan perankeluarga dengan pencegahan mastitis di wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik dengan desaincross sectional Penelitian ini dilakukan pada tanggan 25 juli – 04 agustus 2016. Populasi padapenelitian ini sebanyak 34 ibu dan sampelnya sebanyak 34 ibu. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling, dimana penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesionerdengan cara pengisian kuesioner, dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,024, ada hubungan antara teknik menyusui dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,020, dan ada hubungan antara peran keluarga dengan pencegahanmastitis dengan nilai p-value 0,008.Diharapkan kepada petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang personal hygiene, teknikmenyusui dengan pencegahan mastitis agar ibu nifas
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO DI KALANGAN REMAJA SMA NEGERI 1 KOTA JAMBI TAHUN 2015 Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.241 KB)

Abstract

Remaja merupakan jumlah populasi terbesar yaitu 18% dari jumlah penduduk dunia. Permasalahanremaja saat ini sangat kompleks salah satunya adalah meningkatnya perilaku seksual berisikodikalangan remaja (62,7%) remaja SMP-SMA sudah tidak perawan. Akibat perilaku seksual berisikopada kalangan remaja Kota Jambi dalam rentang tahun (2010-2012) sebanyak 164 remajaperempuan (berstatus pelajar) diketahui hamil di luar nikah.Jenis penelitian ini survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan padabulan Desember – Mei 2015 dan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Jambi dengan sampelsebanyak 111 responden diambil secara simple random sampling, dengan jumlah sampel perkelasdiambil secara proposional. Pengumpulan data menggunakan angket. Data dianalisis menggunakananalisis univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda.Hasil dari penelitian ini terdapat sebanyak 59 (53,15%) siswa/i berperilaku seksual berisiko bahkanmasing-masing 1 siswa diantaranya melakukan oral seks dan melakukan hubungan seksual. Variabelpaparan media informasi dominan mempengaruhi perilaku seksual berisiko dengan nilai OR 3,415setelah dikontrol variabel sikap, teman sebaya, orang tua dan pengetahuan. Variabel sikap,pengawasan orang tua, pengaruh teman sebaya dan pengetahuan adalah konfonding untukhubungann paparan media informasi dengan perilaku berisiko.Dari penelitian ini diharapkan agar sekolah dapat mengadakan kembali program-program yangmendukung peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dikalangan siswa/i sertamemberikan bimbingan mengenai masalah-masalah pada masa remaja. Hal ini dapat bekerja samadengan BKKBN serta Dinas Pendidikan untuk mengadakan program KRR dan diskusi antar sekolahdengan pendekatan peer group.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN DENGAN RIWAYAT PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI TAHUN 2016 Arista, Devi; Hozana, Hozana
SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.279 KB)

Abstract

Cakupan imunisasi yang rendah menjadi indikator terjadinya kematian akibat PD3I (Penyakit yangDapat Dicegah Dengan Imunisasi). Oleh karena itu salah satu program yang telah terbukti efektifuntuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat PD3I adalah imunisasi. Hal ini sejalandengan kesepakatan MDG’s, dimana untuk mencapai penurunan angka kematian bayi ditandaidengan peningkatan cakupan imunisasi dasar.Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi pada tanggal 15 Agustus-19 Agustus 2016. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan CrossSectional (penelitian satu waktu). Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yangdidapatkan langsung dari responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memilikibayi berusia 12 bulan periode Juni 2016 berjumlah 120 orang ibu bayi. Besar sampel dalam penelitianini sebanyak 59 responden. Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan ujistatistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebanyak 30 responden (50,8%) mempunyai riwayat imunisasilengkap pada bayi, 31 responden mempunyai pendidikan tinggi, 31 responden (52,5%) mempunyaidukungan keluarga tinggi dan 33 responden (55,9%) mempunyai peran tenaga kesehatan tinggi. Adahubungan antara tingkat pendidikan ibu, dukungan keluarga ibu dan peran tenaga kesehatan denganriwayat pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi Tahun2016.Diharapkan kepada Pihak Puskesmas Paal V agar tetap meningkatkan penyuluhan-penyuluhantentang manfaat imunisasi dasar pada masyarakat dengan melakukan kunjungan langsung kemasyarakat terutama pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERKAWINAN USIA MUDA DI KECAMATAN KOTA BARU KOTA JAMBI TAHUN 2018 Arista, Devi
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v8i1.409

Abstract

Perkawinan usia muda merupakan institusi agung untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam satu ikatan keluarga. Diperkirakan 142 juta anak perempuan (atau 14,2 juta per tahun) akan menikah sebelum usia 18 tahun dari tahun 2011 sampai 2020, dan 151 juta anak perempuan atau 15,1 juta per tahun akan menikah sebelum usia 18 tahun dari tahun 2021 sampai 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan dukungan keluarga dengan perkawinan usia muda di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11-24 Juli 2018 di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat denga uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 responden, 32 responden (80%) memiliki pendidikan menengah, 22 responden (55%) memiliki dukungan keluarga tidak mendukung dan 28 responden (70%) menikah muda. Hail analisis bivariat tidak ada hubungan pendidikan dengan perkawinan usia muda dengan nilai p value 0,563. Ada hubungan dukungan keluarga dengan perkawinan usia muda dengan nilai p value (0,044). Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai gambaran dalam meningkatkan pelayanan kesehatan remaja dengan memberikan penyuluhan tentang usia yang produktif untuk menikah.