Ulya, Afriani
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

THE INDIVIDUATION OF HERO IN KHALED HOSSEINI’S THE KITE RUNNER Ulya, Afriani; ., Muarifuddin
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 4 No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3, Oktober 2015
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.249 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses Individuasi Hero dalam novel karya Khaled Hosseini yang berjudul The Kite Runner berdasarkan kasus psikoanalitik. Fenomena ini ditunjukkan oleh psikologi Amir. Masalah dalam penelitian ini dirumuskan: Bagaimana dengan Individuasi Hero pada novel The Kite Runner karya Khaled Hosseini "?. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel The Kite Runner yang diterbitkan pada tahun 2003 di Amerika. Data dikumpulkan dengan melakukan pencatatan, pratinjau, dan penafsiran untuk mendapatkan analisis lengkap tentang Individuasi Hero dalam novel The Kite Runner karya Khaled Hosseini. Psikoanalitik oleh Carl Gustav Jung digunakan sebagai alat analisis untuk mendukung temuan di The Individuasi Hero dalam novel The Kite Runner. Hasil analisis ditemukan bahwa Individuasi Hero dalam The Kite Runner karya Khaled Hosseini, di mana Amir sebagai karakter utama, mampu mencapai proses individuasi dengan adanya Persona, Anima, Shadow, dan Self dalam kepribadiannya. Selain itu, karakter utama mampu mentransformasi psyche tersebut dalam pikiran sadar dan pada saat yang sama melakukan sinkronisasi serta harmonisasi, yang berarti bahwa karakter utama mampu meminimalkan persona, menyadari animanya, menyeimbangkan bayangannya, meningkatkan dirinya secara bertahap mengarah ke hirarki tertinggi di pusat jiwa. Proses individuasi dari karakter utama terjadi ketika ia harus menghadapi kenyataan suram dan memaksanya untuk kembali ke Kabul untuk menyelamatkan Sohrab (putra Hassan) yang mendapatkan pelecehan seksual. Setelah menyadari bahwa ia telah menjadi pengecut sejati, Amir merasa yakin bahwa ia dapat membayar kembali kebaikan yang diberikan oleh Hassan dengan cara kembali ke Kabul untuk menyelamatkan Sohrab (putra Hassan). Amir berusaha keras untuk mengatasi semua rintangan demi menyelamatkan Sohrab. Ketika Amir berhasil melihat Sohrab, penyamarannya terbongkar. Ternyata Assef, menjadi kaki tangan pemimpin Taliban, adalah dalang dibalik penguncian. Assef digunakan untuk mengintimidasi Amir dan ia juga seorang Pashtunese. Amir memohon belas kasihan agar Sohrab diperbolehkan untuk dibebaskan, tapi ia menolaknya. Amir memanfaatkan momen untuk membayar kebaikan yang diberikan oleh Hassan. Akhirnya, Amir berhasil membebaskan Sohrab, membawanya ke Amerika Serikat, dan mengadopsinya sebagai anaknya sendiri. Kata kunci: individuation, hero, persona, anima, shadow, self