Jatiyasa, I Wayan
Kresna Bina Insan Prima

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI HUMOR DALAM PEMBELAJARAN DI STKIP AGAMA HINDU AMLAPURA Jatiyasa, I Wayan
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.691 KB)

Abstract

Penelitian ini didasari oleh munculnya persepsi bahwa humor seringkali disamakan dengan lelucon, dan dianggap hanya akan mengganggu konsentrasi belajar, membuat kegaduhan, dan tujuan pembelajaran tidak tercapai serta kurangnya informasi pembelajaran dengan humor di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Agama Hindu Amlapura, Bali. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) implementasi humor dalam pembelajaran di STKIP Agama Hindu Amlapura dapat ditinjau dari segi: efektivitas, waktu, dan jenis humornya; dan 2) persepsi mahasiswa terhadap implementasi humor dalam pembelajaran di STKIP Agama Hindu Amlapura, yaitu: (1) pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yang disisipi humor; (2) humor efektif dalam pembelajaran di perguruan tinggi; (3) dosen STKIP Agama Hindu Amlapura memiliki humor yang baik; (4) dosen pengajar ideal adalah dosen humoris; (5) dosen paling humoris adalah dosen laki-laki; dan (6) humor sangat bermanfaat dalam pembelajaran.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BUKIT Parwati, Ni Kadek Putu; Jatiyasa, I Wayan; Subagia, I Made
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 12 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.725 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Bukit ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, karena beberapa faktor pembelajaran yang didomonasi oleh ceramah dan belum  memotivasi siswa untuk belajar secara aktif. Berdasarkan penerapan yang telah dilakukan dihasilkan kesimpulan model kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Bukit dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu tahun pelajaran 2017/2018. Hal tersebut dapat diketahui melalui nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan dari refleksi awal sebasar 65,67 menjadi 77,11 pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 80,44. Daya serap pada refleksi awal adalah 65,67% meningkat menjadi 77,11% pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 80,44%. Sementara itu, ketuntasan klasikal belajar siswa pada refleksi awal 33%, pada siklus I tetap sama 33%, dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. 
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS AKSARA BALI SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DHARMA PRASANTHI AMLAPURA Supardiana, I Wayan Agus; Jatiyasa, I Wayan
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 10 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.069 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang antusiasnya siswa dalam pembelajaran, siswa masih pasif pada saat guru mengajar, proses pembelajaran masih berpusat pada guru, dan kemampuan menulis aksara siswa kelas X masih dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini dilakukan pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan menulis aksara Bali setelah diterapkan metode tutor sebaya. Pada refleksi awal rata-rata siswa 13,59 dengan daya serap 13,59%, dan ketuntasan belajar 3,13%. Pada siklus I rata-rata siswa 66,09 dengan daya serap 66,09% dan ketuntasan belajar 40,63%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata siswa 86,41 dengan daya serap 86,41%, dan ketuntasan belajarnya mencapai 93,75%. Sedangkan respon siswa kelas X terhadap metode tutor sebaya adalah 38,16 pada siklus I dengan kategori positif, dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 42,75 dengan kategori sangat positif. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan kemampuan menulis aksara Bali.