Articles

Found 3 Documents
Search

AKTIVITAS SEDIAAN GEL ANTISEPTIK TANGAN BERBAHAN AKTIF EKSTRAK FRAKSI ETANOL DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANENCENS JACK.) TERHADAP BEBERAPA BAKTERI PATOGEN Ibrahim, Arsyik; Utami, Indah Woro; Agustina, Risna
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 2 (2015): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.202 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i2.94

Abstract

Penelitian Aktivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Berbahan Aktif Ekstrak Fraksi Etanol Daun Sungkai (Peronema Canencens Jack.) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antiseptik fraksi daun Sungkai (P. canescens. Jack) secara in vitro terhadap beberapa bakteri patogen dalam sediaan gel antiseptic tangan dan mengetahui konsentrasi terbaik fraksi etanol daun Sungkai (P. canencens Jack.) dalam sediaan gel antiseptik tangan terhadap masing-masing strain mikroba patogen. Bahan uji diperoleh dengan fraksinasi ekstrak fraksi etanol daun sungkai, selanjutnya formulasikan ke dalam basis gel antiseptic, diuji aktivitasnya terhadap beberapa bakteri pathogen dan menentukan konsentrasi terbaik fraksi etanol daun Sungkai (P. canencens Jack.) dalam sediaan gel antiseptik tangan terhadap bakteri Escherichia coli, Salmonella thyposa, Staphylococcus aureu, Bacillus subtilis. Metode pengujian antibakteri mengunakan uji difusi padat secara in vitro. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi fraksi etanol dalam sediaan gel antiseptik aktif terhadap bakteri Escherichia coli, Salmonella thyposa, Staphylococcus aureus dan Bacillus subtillis. Konsentrasi terbaik ekstrak etanol dalam sediaan gel antiseptik adalah 4% efektif menghambat/membunuh ke tiga bakteri uji. Kata kunci : P. canencens Jack, Gel antiseptik, E. coli, S. thyposa, S. aureus, B. subtlisABSTRACTA research which antiseptic hand gel preparations containing the active leaf extract fraction ethanol Sungkai (Peronema canencens Jack.) has been done. This study aims to know is antiseptic activity Sungkai leaf fraction (P. canescens. Jack) in vitro against to several microbial pathogens in the preparation of antiseptic hand gel, and to know determine the best concentration of ethanol fraction Sungkai leaf in the preparation of antiseptic gel hands each strain of pathogenic bacteria. Test materials obtained by fractionation of the ethanol extract of the leaf fraction Sungkai, further formulated into a gel base antiseptic, tested its activity against several bacterial pathogens, and determine the best concentration of ethanol fraction Sungkai leaf in the preparation of antiseptic hand gel against Staphylococcus aureus, Salmonella thyposa, Escherichia coli and Bacillus subtilis bacteria. Antibacterial testing using method in vitro solid diffusion test. The results showed the concentration of ethanol fraction in gel dosage of active antiseptic against Staphylococcus aureus, Salmonella thyposa, Escherichia coli and Bacillus subtilis bacteria. The best concentration of ethanol extract in the preparation of antiseptic gel was 4% effective at inhibiting or kill the to three bacteria. Keywords: P. canencens Jack, antiseptic gel, E. coli, S. thyposa, dan S. aureu, B. subtllis
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SALAM (EUGENIA POLYANTHA) SEBAGAI ANTIINFLAMASI PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) Agustina, Risna; Indrawati, Dewi Tita; Masruhim, Muhammad Amir
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 2 (2015): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.829 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i2.96

Abstract

The aim of this study was to determine the anti inflammatory effect of ethanol extract of salam leaves, viewed from decrease paw edema volume rats carrageenan induced 1%. For the anti-inflammatory activity measurement, five different groups were established, three test group, one positive control group and one negative control group. In the test group given the extract of salam leaves, the positive control given Na diklofenak, while the negative control group given Na CMC. Salam leaf extract was administered in three different doses : 50 mg/kgBB, 150 mg/kgBB and 250 mg/kgBB. Each of them were given orally 30 min before carrageenan induced. The paw volume was measured every hour for five hour after injection carrageenan. The results showed that ethanol extract of salam leaves in all doses has anti inflammatory efect on white rats.Keywords: Anti-inflammatory, extract salam leaves, white ratsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiinflamasi ekstrak etanol daun salam ditinjau dari penurunan volume udem telapak kaki tikus putih jantan yang diinduksi karagenan 1%. Untuk pengukuran aktivitas antiinflamasi digunakan 5 kelompok hewan coba yang berbeda yakni 3 kelompok uji, 1 kelompok kontrol positif dan 1 kelompok kontrol negatif. Pada kelompok uji diberikan ekstrak daun salam, pada kontrol positif diberikan Na diklofenak, sedangkan pada kelompok kontrol negatif diberikan Na CMC. Pemberian ekstrak daun salam dilakukan 3 variasi dosis yaitu dosis 50mg/kgBB, 150mg/kgBB, dan 250mg/kgBB. Bahan uji diberikan secara oral 30 menit sebelum diinduksi dengan 0,1 mL karagenan 1%. Pengukuran volume telapak kaki tikus dilakukan setiap jam selama 5 jam setelah induksi karagenan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun salam pada semua variasi dosis memberikan efek antiinflamasi pada tikus putih jantan.Kata kunci: Antiinflamasi, ekstrak daun salam, tikus putih jantan
EKSTRAKSI GELATIN DARI KAKI AYAM BROILER MELALUI BERBAGAI LARUTAN ASAM DAN BASA DENGAN VARIASI LAMA PERENDAMAN Indrawan, Muhammad Rasyid; Agustina, Risna; Rijai, Laode
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 4 (2016): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.228 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i4.120

Abstract

Gelatin is a biopolymer that can be obtained from partially hydrolysis of collagen present in skin, bone, and connective tissues of animals This study used chicken Broiler feet as a source of collagen. This study was conducted to determine the effect of soaking treatment with solution of acid and base, and with variety of soaking time. The solution used is HCl, CH3COOH, and NaOH with different concentration. The process of soaking followed by extraction, filtration, and drying to obtain a sheet of gelatin. Gelatin was analyzed qualitatively with chemical reaction. The best results of yield can be obtained from various methods of soaking given by HCl 2% for 2 days, CH3COOH 2% for 3 days, and NaOH 2% for 1 day. Keywords : Gelatin, Chicken feet Broiler’s, Acid-treated, Alkali-treated ABSTRAK Gelatin merupakan biopolimer yang biasanya diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen jaringan kulit, tulang, dan jaringan ikat hewan. Penelitian ini menggunakan kaki ayam broiler sebagai sumber kolagen. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh perlakuan perendaman kaki ayam broiler melalui berbagai larutan asam dan basa dengan variasi lama perendaman. Larutan yang digunakan yaitu HCl, CH3COOH, dan NaOH dengan berbagai konsentrasi. Proses perendaman dilanjutkan dengan ekstraksi, filtrasi, dan pengeringan untuk mendapatkan lembaran gelatin. Gelatin yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui reaksi kimia. Hasil rendemen terbaik dapat diperoleh dari berbagai metode perendaman yaitu HCl 2% selama 2 hari, CH3COOH 2% selama 3 hari, dan NaOH 2% selama 1 hari. Kata Kunci : Gelatin, Kaki ayam Broiler, Metode asam, Metode basa