Nasution, Rina Mahyurni
STIKes Aisyah Pringsewu Lampung

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Work Environment and Behavior on Health Complaints in Female Waste Pickers at Terjun Landfill Ferusgel, Agnes; Nasution, Rina Mahyurni; Tarigan, Yenni Gustiani
Proceeding - Sari Mutiara Indonesia International Conference on Health Vol 1 No 1 (2018): Sari Mutiara Indonesia International Conference on Health
Publisher : Sari Mutiara Indonesia University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.544 KB)

Abstract

Background: Nowadays, female workers are vulnerable to workplace hazards. One of the groups who are highly vulnerable to the exposure of workplace hazards is female waste pickers. This study focused on breathing problems in female waste collectors. The present study aimed to determine the effect of work behavior and work environment on respiratory complaints in female waste pickers at Terjun Landfill in Medan City. Methods: It was a cross sectional study in which the independent variables were work behavior and work environment, while the dependent variable was health complaints, respiratory complaints in particular. Work behavior was measured by collecting the data of protective mask use, while the data of work environment was collected by exploring the concentration level of CH4 and H2S at Terjun Landfill in Medan City. A total of 53 female waste pickers were participated as research sample. The data was analyzed by performing multiple linear regression calculation. Conclusion: It was obtained that there was an effect of work behavior (p=0.047) and concentration level of CH4 (p= 0.000) on respiratory complaints in female waste pickers at Terjun Landfill. However, it was found that H­2S concentration level did not have an effect on respiratory complaints in female waste pickers at Terjun Landfill in Medan City. This study suggests that Sanitary and Park Office of Medan City can work together with related stakeholders to cultivate methane emissions (C­­H4) to become energy source to reduce air pollution at waste landfill, whereas to female waste collectors, this study suggests that they can regularly use protective mask to minimize the risk of hazardous gas at workplace.
Penetapan Kebijakan K3 serta Perencanaan K3 Dan Implikasinya terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja di PKS Kebun Rambutan PTPN-III Tebing Tinggi Siregar, Khoirotun Najihah; Wahyuni, Wahyuni; Nasution, Rina Mahyurni
Jurnal Kesehatan Global Vol 2, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v2i1.4071

Abstract

Pendahuluan; Penetapan kebijakan K3 serta perencanaan K3 yang baik akan berkorelasi dengan berkurangnya angka kecelakaan kerja, di beberapa perusahaan di Indonesia kecelakaan kerja masih terjadi meskipun perusahaan telah menetapkan kebijakan K3 dan perencanaan K3, begitupun dengan PKS Kebun Rambutan juga masih terjadi kecelakaan kerja, pada tahun 2014 terdapat 20 kasus kecelakaan kerja tipe ringan, tahun 2015 terdapat 14 kasus kecelakaan kerja tipe ringan, tahun 2016 terdapat 23 kasus kecelakaan kerja, 2 kasus diantaranya merupakan kecelakaan kerja berat. Tujuan; untuk mengetahui penetapan kebijakan K3 serta perencanaan K3 dan Implikasinya terhadap kejadian kecelakaan kerja. Metode; Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu  penelitian yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas dan mendalam tentang penetapan Kebijakan K3, perencanaan K3. Informan penelitian ini adalah pihak manajemen yaitu P2K3. Analisis data dilakukan dengan tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil; Penelitian ini menunjukkan bahwa penetapan kebijakan K3 sudah terlaksana dengan baik, hal ini terlihat dari komitmen manajemen sebagai pimpinan puncak, sedangkan yang menjadi kendala dalam hal perencanaan K3 sehingga berimplikasi terhadap terjadinya kecelakaan kerja adalah perbedaan persepsi didalam memaknai konsep bahaya. Kesimpulan;  penelitian ini adalah perbedaan didalam memaknai konsep bahaya akan berimplikasi terhadap kejadian kecelakaan kerja olehkarena itu disarankan kepada pihak manajemen PKS Kebun Rambutan untuk melaksanakan sosialisasi secara terus menerus tentang  K3 secara keseluruhan kepada semua pihak.