Riyatun, Riyatun
Material Physics Laboratory, Physics Department, Sebelas Maret University Jl. Ir. Sutami No.36A Kentingan Surakarta 57126

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Geometri Wedge pada Pesawat Teleterapi 60Co Putri, Ajeng Sarinda Yunia; Suharyana, Suharyana; Riyatun, Riyatun; Muhtarom, Muhtarom
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v2i0.16352

Abstract

Abstract: In  RSUD Dr.  Moewardi available wedge angle of 15°, 30°, 45°, and 60°. This research simulates with Monte Carlo N-Particle eXtended Version (MCNPX) computer software to determine the geometry of the wedge that produces the isodose angle of 20°, which is hoped to be applied to therapy of organ tilt of 20 ° in some cases of cervical cancer. In simulation obtained the value of the wedge factor of isodose angle of 20° and distribution of dose rate. The simulated material of wedge is Lead-Antimony Alloy. Verification of the simulation result was done by measuring the wedge factor of angle of 30° and 60°, the simulation result was validated with result of measurement experiment on 60Co teletherapy in RSUD Dr. Moewardi Surakarta. The relative error between simulation and measurement experiment of wedge angle of 30° is 8.84% and angle of 60° is 4.35%. The relative error is small to convince the researcher to develop a simulation at an isodose angle of about 20°. From the simulation results obtained isodose angle 20.3° of Lead-Antimony Alloy material with geometry is length 16 cm, width 14.9 cm, thick 0.83 cm, the value of the angle α of 3.2°. Wedge factor of isodose angle of  20.3 ° is (0.68 ± 0.01). Wedge isodose angle of 20.3° if used in therapy in an organ tilt about 20 ° gives dose rate enough uniform. Abstrak :. Di RSUD Dr. Moewardi tersedia wedge untuk sudut 15°, 30°, 45°, dan 60°. Penelitian ini mensimulasikan dengan software computer Monte Carlo N-Particle eXtended Version (MCNPX) untuk menentukan geometri wedge yang menghasilkan sudut isodosis 20°, dimana diharapkan dapat diaplikasikan pada terapi organ dengan kemiringan 20° di beberapa kasus kanker serviks. Besaran yang diperoleh dari simulasi adalah nilai faktor transmisi wedge sudut isodosis 20° dan distribusi laju dosis serap penggunaan wedge tersebut. Bahan wedge yang disimulasikan adalah Lead-Antimony Alloy. Verifikasi hasil simulasi dilakukan dengan pengukuran faktor wedge pada sudut isodosis 30° dan 60°, hasil simulasi divalidasi dengan hasil pengukuran langsung pada pesawat teleterapi 60Co di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kesalahan antara simulasi dan pengukuran langsung pada isodosis sudut 30° adalah 8,84 % dan pada sudut 60° adalah 4,35 %. Kesalahan relatif tersebut cukup kecil sehingga meyakinkan peneliti untuk menyusun simulasi pada sudut sekitar 20°. Dari hasil simulasi diperoleh isodosis sudut 20,3° dari bahan Lead-Antimony Alloy dengan geometri yaitu panjangnya 16 cm, lebarnya 14,9 cm, tebalnya 0,83 cm, nilai sudut α sebesar 3,2°. Faktor wedge sudut 20,3° sebesar (0,68 ± 0,01). Wedge sudut isodosis 20,3° bila digunakan dalam terapi pada organ dengan kemiringan 20° memberikan laju dosis yang cukup seragam. 
Effect of B-doping on the Crystal Structural and Optical Properties of Zinc Oxide Thin Films for Photonic Devices Adriyanto, Fery; Santosa, Usman; Riyatun, Riyatun; Wenas, Wilson W.
Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol 33, No 1 (2001)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.548 KB)

Abstract

Abstract. Effect of B-doping B2H6 on the crystal structural and optical properties of zinc oxide (ZnO) thin films has been studied. The crystal orientation of these films were evaluated  by X-ray diffraction. It was found that the (110) reflection peak was dominant for all the film and became less pronounced as B2H6 flow rate was increased. The grain size of thin film decreased as B2H6 flow rate was increased. The transmittance in the ultraviolet  wavelengths region shifted to higher energy as the B2H6 flow rate was increased. I t was also found that refractive index of ZnO thin films increased as the B2H6 flow rate was further increased. These doping effects should be minimized  in order to grow low resistivity ZnO film with excellent optical properties for application to photonic devices. Efek Doping Boron (B) terhadap Struktur Kristal dan Sifat Optik Lapisan Tipis ZnO untuk Divais OptoelektronikSari. Telah dilakukan studi tentang pengaruh doping B2H6 terhadap struktur Kristal dan sifat optic lapisan tipis ZnO. Orientasi kristal lapisan tipisnya dievaluasi dengan difraksi sinar-x. Diperoleh bahwa puncak refleksi (110) mendominasi seluruh film dan berkurang sejalan dengan penambahan laju aliran B2H6. Ukuran butir Kristal dari film juga berkurang sejalan dengan penambahan laju aliran B2H6. Transmitnasi pada daerah panjang gelombang ultra violer bergeser ke arah energy yang lebih tinggi sejalan dengan penambahan laju aliran B2H6. Ditemukan pula bahwa indeks bias lapisan tipis ZnO bertambah sejalan dengan penambahan laju aliran B2H6. Efek-efek doping tersebut harus diminimalkan agar dapat diperoleh lapisan ZnO beresistivitas rendah dengan sifat optik yang baik untuk aplikasi pada divais fotonik.