Brata, Yat Rospia
UNIVERSITAS GALUH CIAMIS

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ASPEK HUKUM ISLAM DALAM KEBUDAYAAN SUNDA Brata, Yat Rospia
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS GALUH CIAMIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.337 KB) | DOI: 10.25157/jigj.v6i1.1236

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan dan menganalisis aspek hukum Islam dalam kebudayaan Sunda. Bertolak dari kenyataan bahwa orang Sunda memiliki ikatan yang sangat kuat dengan agama, khususnya Islam, sehingga muncul jargon bahwa Sunda identik dengan Islam, maka dianggap anomali jika ada orang Sunda yang beragama non muslim apalagi tidak menganut agama. Tulisan ini memaparkan bahwa orang Sunda memiliki etika dan budaya yang sangat kuat mengakar di masyarakat jauh sebelum datangnya Islam. Ketika Islam datang, nilai-nilai etika dan budaya orang Sunda ternyata memiliki nilai-nilai kesamaan dengan nilai-nilai Islam, itulah sebabnya Islam dengan mudah diterima oleh orang Sunda dan melebur dengan nilai-nilai ajaran Islam sehingga wajar jika ada pernyataan yang menyatakan bahwa Islam identik dengan Sunda dan Sunda identik dengan Islam.Kata Kunci: Kebudayaan Sunda, Hukum Islam
PERANG SHIFIN Brata, Yat Rospia
Jurnal Artefak Vol 3, No 1 (2015): Maret (Media Cetak)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.531 KB) | DOI: 10.25157/ja.v3i1.1111

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terjadinya Perang Shifin, proses terjadinya Perang Shifin, dan akibat yang ditimbulkan dari adanya Perang Shiffin. Metode yang digunakan adalah metode historis yang meliputi heuristik (pengumpulan data), kritik (pengujian), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan karya ilmiah). Teknik pengumpulan data yang dugunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Studi ini dilakukan melalui pengumpulan data dengan mempelajari sumber-sumber pustaka yang dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membahas, memahami, dan menunjang terhadap penelitian. Perang Shifin merupakan peperangan antara pihak Ali bin Abi Thalib  dan Muawiyah bin Abi Sufyan. Diawali ketika khalifah Ali bin Abi Thalib meminta Muawiyah meletakan jabatan gubernurnya, namun Muawiyah menolaknya, bahkan secara terang-terangan menentang Ali bin Abi Thalib.  Penolakan Muawiyah bin Abi Sufyan untuk meletakan jabatan gubernurnya, hal ini memaksa Ali untuk bertindak melawan Muawiyah bin Abi Sofyan. Maka terjadilah pertempuran antara pihak Ali melawan Muawiyah di kota tua Shifin dekat Sungai Eufrat, pada tahun 37 H. Dalam peperangan ini sebenarnya pasukan Muawiyah telah terdesak kalah dengan 7000 pasukannya terbunuh, dan menyebabkan mereka mengangkat Al Quran sebagai tanda damai dengan cara Tahkim. Adanya Perang Shifin yang diakhiri dengan peristiwa Tahkim yaitu perselisihan yang diselsaikan oleh dua orang penengah sebagai pengadil, namun tidak menyelesaikan masalah, kecuali menegaskan bahwa gubernur yang makar itu mempunyai kedudukan yang setingkat dengan khalifah, dan menyebabkan lahirnya golongan Khawarij, yaitu golongan yang keluar dari barisan Ali.Kata kunci: Perang Shifin dan Tahkim
ASSESSING LOCAL TAX CONTRIBUTIONS TO LOCAL OWN REVENUE: EVIDENCE IN ONE REGION IN INDONESIA Akbar, Dendy Syaiful; Brata, Yat Rospia; Herlina, Elin; Prawiranegara, Benny; Prabowo, Faizal Haris Eko
Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Vol 19, No 1 (2019): April
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/mraai.v19i1.3881

Abstract

The purpose of this study is to analyze the size of the contribution of local taxes to the Ciamis Regency local own revenue. In this study, the formula for the ratio of local tax contribution to local own revenue was formulated. The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. Measurement of contributions of local taxes on local own revenue is drawn from the local own revenue structure which consists of local taxes, regional levies, separated regional wealth results, and other legitimate regional income. The results of the study show that the contribution of local taxes to local own revenue is in the very low and low category, because during the 2013-2015 fiscal year the figure was below 26%, while in the 2016-2017 fiscal year it reached a number of 26% -50%. The low contribution of local taxes to local own revenue is due to restaurant taxes stipulated through regional regulation No. 5 of 2011, namely the imposition of a 10% tax on each transaction with consumers is still a lot of rejection from most restaurant managers, with the reason of fear of a decline in consumers.
PERANAN ABU UBAIDAH BIN JARRAH DALAM PERANG YARMUK TAHUN 636 M Brata, Yat Rospia; Gustina, Rina Dwi
Jurnal Artefak Vol 2, No 1 (2014): Maret (Media Cetak)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.647 KB) | DOI: 10.25157/ja.v2i1.303

Abstract

ABSTRAKAbu Ubaidah bin jarrah r. a salah satu sahabat Nabi yang tidak  mementingkan jabatan ataupun posisi istimewa dipemerintahan, melaikan hanya menjalankan dengan kesungguhannya sebagai umat Islam. Abu Ubaidah bin Jarrah r. a merupakan sahabat Nabi yang membawa pengaruh terhadap peradaban islam dalam melakukan ekpansi wilayah di luar Arab. Sehingga menjadikan banyak daerah yang dapat dibebaskan dan kekuasaan islam semakin kuat. Atas upaya dan kesungguhannya, Alloh menjanjikan Abu Ubaidah bin Jarrah r. a. sebagai Assabiqunaal Awwalun (masuk surga). Abu Ubaidah bin Jarrah r. a. mengajarkan pentingnya berjalan di agama alloh dengan kesungguhan, keiklasan, tanpa kesombongan ataupun pamrih. Semua dijalankan berdasarkan mencari keridoan Alloh. Abu Ubaidah bin jarrah dipercaya oleh Umar bin Khttab sebagai panglima perang dalam peristiwa yarmuk tahun 636 M dimana peristiwa tersebut dimenangkan oleh umat muslim dalam penaklukan pertamanya di luar Jazirah Arab melawan Romawi Timur. Dengan strategi perang membag tentaranya menjadi lima bagian, depan, belakang, kanan, kiri dan tengah. Serta, karena kehebatannya sebagai panglima beliau berhasil membunuh komandan Romawi. Kata Kunci: Abu Ubaidah dan Peranga YarmukABSTRACTAbu Ubaidah bin jarrah ra one of the companions of the Prophet were not concerned with the post or privileged position the groverenment, but only run with sincerity as Muslims. Abu Ubaidah bin Jarrah ra is a companion of the Prophet who had an impact on the Islamic civilization in doing expansion outside the Arab region. So that makes a lot of areas that can be freed and Islamic power is getting stronger. The efforts and sincerity, Allah promises Abu Ubaidah bin Jarrah ra as Assabiqunaal Awwalun (go to heaven). Abu Ubaidah bin Jarrah r. a. taught the importance of walking in the religion of Allah with sincerity, keiklasan, without vanity or self-interest. All are run by looking keridoan Allah. Abu Ubaidah bin jarrah trusted by Umar bin Khttab as a warlord in the event of Yarmuk in 636 AD where the event was won by the Muslims in the first conquest beyond the Arabian Peninsula against the East. With war strategy divide army into five parts, the front, rear, right, left and center. As well, because of his prowess as a commander, he managed to kill the Roman commander. Keyword: Abu Ubaidah and Yarmuk