Istiyanto, S Bekti
Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL LITERASI MEDIA SOSIAL BAGI MAHASISWA Sulthan, Muhammad; Istiyanto, S Bekti
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 6 (2019): Januari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.313 KB) | DOI: 10.24329/aspikom.v3i6.280

Abstract

PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA ANAK PENYANDANG DOWN SYNDROME MELALUI PELAYANAN TERAPI WICARA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Putri, Resya Nur Intan; Istiyanto, S Bekti
Jurnal Dakwah Risalah Vol 30, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v30i1.6999

Abstract

This study talks about the therapeutic communication process carried out by medical personnel (speech therapists) with patients with special needs who are specified in persons with Down syndrome at Prof. RSUD. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This study aims to determine the process or method of conducting therapeutic communication by speech therapists with pediatric patients with Down syndrome in Prof. RSUD. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. The method used in this study is an explorative qualitative method. The results of this study indicate that to conduct a therapeutic communication with pediatric patients can be done using several methods in language therapy, for example such as modeling and self talk-parallel talk methods. Furthermore, there is a therapeutic communication process carried out by a therapist consisting of the stages of pre-interaction, introduction, orientation, work, and termination. In therapeutic communication that is interwoven there is also the exchange of messages and obstacles experienced by therapists in carrying out the process.
KOMUNIKASI KELUARGA SEBAGAI PENUMBUH KEMANDIRIAN BELAJAR ANAK Istiyanto, S Bekti; Yusasi, Ragil
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5 No 1 (2017): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 5 No 1 Juli 2017
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/communicology.051.01

Abstract

Learning is the need of every human being. By studying then humans can find the ease or solution to the problems it faces. Nowadays learning is not necessarily in formal places like school, but developing with the independent learning process that can take place anywhere. Therefore self-learning requires encouragement to be able to maintain continuity. This is where the role of family communication is considered very important in maintaining the independence of learning children who choose to learn not in formal places or homeschooling. This study used a qualitative approach with informants selected purposively from families that carry out self-learning process for their children. Data collection using observation techniques, in-depth interviews and literature review. The results showed that: family communication is a major basis for the implementation of children's learning process. The more harmonious family communication that is established, the better the independent learning process will be done by their children. Family harmony factors also foster closeness between parents and children; Family communication used in fostering children's learning interest in the early learning process is more applying the process of modeling or imitation; The form of communication applied in an independent learning process that adopts from the Rumah Inspirasi model is a type of primary and circular communication pattern. Primary communication pattern is done in the form of daily conversation in the education process. While the pattern of circular communication by encouraging the child to ask more questions, open out what is in the minds of children so that children have the courage to speak.
Strategi Manajemen Brand Ambassador Artis pada Industri Kuliner di Purwokerto Priantana, Ajeng Puspita; Istiyanto, S Bekti
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 2, No 02 (2019)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.25008/wartaiski.v2i02.38

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanastrategi manajemen menggunakan Brand Ambassador artis komedian Sule Sutisna berhasil mendorong kemajuan industri kuliner di Purwokerto, Jawa Tengah. Studi menempatkan Rumah Makan “Parte Ceker Rempah” milik Sule sebagai subyek penelitian dan konsumen bersama manajemen rumah makan itu sebagai informan penelitian. Sampel diambil menggunakan purposive sampling, yakni memilih informan yang mengetahui permasalahan. Analisa menggunakan analisis interaktif, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Trend penggunaan Brand Ambassador artis Sule Sutikna dinilai tepat dari sisi pengelolaan manajemen rumah makan. Hasil penelitian dengan menggunakan metode SWOT menyatakan, strategi manajemen reputasi pada industri kuliner menggunakan brand ambassador berhasil menarik minat konsumen untuk berkunjung ke rumah maka “Parte Ceker Rempah” yang berujung pada peningkatan profit usaha setiap bulannya.
Pembelajaran Politik untuk Pemilih Pemula Melalui Media Sosial di Purwokerto – Jawa Tengah Pangestuti, Sri; Herutomo, Ch; Istiyanto, S Bekti
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 1, No 02 (2018)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.25008/wartaiski.v1i02.21

Abstract

Pembelajaran politik untuk pemilih pemula adalah subjek penelitian yang menarik. Pemilih pemula, merupakan segmen yang strategis untuk direkrut dalam kegiatan pemilihan umum baik dalam pemilihan Presiden, legislatif, dan kepala daerah di tahun politik 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana komunikasi melalui media mampu memberikan pengaruh untuk para remaja yang mempunyai rentang usia 17-21 tahun dalam menerima informasi politik sebagai bagian pembelajaran berpolitik. Asumsi dasar dari penelitian ini adalah bagaimana belajar berpolitik melalui media sosial untuk remaja merupakan fenomena yang menarik dan dapat memprediksi keberhasilan kegiatan politik praktis bagi pemilih pemula secara tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan focus of group discussion (FGD). Informan merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi yang merupakan pemilih pemula. Karakteristik informan dibatasi dengan kriteria berumur dari 17-21 tahun, tahun 2019 merupakan partisipasi pertama dalam politk praktis seperti kegiatan pemilihan umum dan atau kepala daerah. Hasil dari studi ini:  pembelajaran politk bagi pemilih pemula umumnya dipengaruhi oleh lingkungan terdekat di mana mereka tinggal; Strategi pembelajaran politik yang diperlukan untuk pemilih pemula  dalam kegiatan politik praktis berjalan efektif menggunakan media sosial yang sesuai.