ProNers
Vol 4, No 1 (2019): Proners

ANALISIS PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN TEHNIK SBAR (SITUATION BACKGROUND ASSESSMENT RECOMMENDATION) TERHADAP RISIKO INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ANTON SOEDJARWO PONTIANAK

., Rangga Hariyanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2019

Abstract

Latar belakang: Komunikasi dengan tehnik SBAR adalah satu komponenpelaksanaan standar kesalamatan pasien sehingga dapat menurunkan kejadian insidenkeselamtan pasien. Teknik SBAR membantu dalam komunikasi yang terfokus danmempermudah antara seluruh tenaga kesehatan terutama selama masa penyampaiankesehatan pasien dan berkomunikasi via-telpon untuk menyampaikan kondisi pasienkeseluruh tenaga kesehatan. Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak memilikifasilitas dan sumber daya manusia yang mendukung dalam menggunakankomunikasi efektif dengan tehnik SBAR untuk meningkatkan mutu pelayanan.Tujuan: Menganalisis komunikasi efektif dengan tehnik SBAR terhadap risikoinsiden keselamatan pasien di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak.Metode: Desain kualitatif teknik purposive sampling metode non probabilitysampling pendekatan fenomenologi, diambil dengan semistrucuture interview.Hasil: Penelitian ini didapatkan hasil tiga tema yaitu pengetahuan perawatmemahami komunikasi efektif dengan tehnik SBAR, kemampuan berkomunikasiperawat menggunakan komunikasi efektif dengan tehnik SBAR dan dampak yangdirasakan perawat setelah tehnik komunikasi efektif dengan tehnik SBAR diterapkandi Rumah Sakit Anton Soedjarwo.Kesimpulan: Pengetahuan perawat dalam berkomunikasi efektif dengan tehnikSBAR memiliki pengetahuan yang baik dan cukup biak , kemampuan perawat dalamberkomunikasi efektif dengan tehnik SBAR perawat di Rumah Sakit AntonSoedjarwo Pontianak di katagori kan dua kelompok ada yang baik dan cukup baik disebabkan kemampuan perawat yang kurang baik, untuk peningkatan nya denganpelatihan dan seminar mengenai tehnik SBAR, dampak yang di rasakan perawatbegitu baik. Kata Kunci: Komunikasi SBAR, Keselamatan pasien & Perawat

Copyrights © 2019